Perfileman ;D

18.07 Muthi Haura 0 Comments






Malam bloggies? Malam minggu ya sekarang? Aku malmingan sama buku-buku dan laptop aja deh.  Hehe. Dari pada malmingan sama seseorang yang belum tentu jadi imam aku. asiik. Haha. ;v

Kalian lagi apa? Udah isya noh, sholat dulu yok? Mumpung nyawa masih dikandung badan. Mari sholat ;D

Gimana gimana? Udah sholat kan? ;D aku mau cerita apa yaaa?? Oh yaaa, aku lagi kesemsem banget pengen punya film hasil karya sendiri. Asik gitu rasanya punya karya yang bisa ditonton and syukur-syukur bisa ngerubah seseorang ke hal positif. Iya nggak? Makanya aku gabung di COFA (Comunikasi Of Film Akademi).

Motto COFA yang membekas banget diaku yakni : “Jangan lihat aku dari siapa aku, lihatlah aku dari karya yang aku buat.” Waaah, setuju banget tuh. Kata Kak Iqbal senior COFA : “Jadi dek, nggak perlu kita berkoar-koar didepan orang tentang betapa hebatnya diri kita, cukup kita tunjukan karya kita. Ini lho aku dan karya aku.”

Bener banget tuh kak ;D senang deh bisa kenal dengan senior-senior ilkom yang optimis dengan karya dan masa depan gitu. Bikin aku makin termotivasi buat makin makin dan makin berusaha kalau aku bisa. Orang lain aja bisa, kenapa aku nggak? Toh kita sama-sama makan dengan nasi. Right?

Okee, balik ke tema seputar perfileman. Kali ini aku pengen sharing/berbagi sedikit ilmu tentang dunia perfileman yang aku pelajari lewat pengalaman langsung pembuatan film kelas yang  diikutkan dalam perlombaan FFI (Festifal Film Indie) ilmu komunikasi UIN SUSKA Riau.

Gini nih menurut aku sedikit tentang pembuatan film :
Pertama, Mengetahui tema film. Ini nih penting banget sob. Gimana mau buat film kalau temanya aja kita nggak tau. Iya kan? Tema ini adalah gambaran secara keseluruhan tentang isi cerita. Misalnya kaya tema film lomba yaitu : Pahlawan.

Kedua, kita tentukan judul dari tema supaya lebih spesifik. Seperti judul kami tentang Ibu CS yang sebenarnya adalah pahlawan yang kehadirannya tanpa kita sadari.

Ketiga, kita harus menentukan siapa-siapa aja sosok-sosok yang berpengaruh penting dalam pembuatan film. Sosok-sosok ini meliputi penulis script, kameramen, editor, sutradara, dan yang pastinya para pemain. Kalau kita belum nentuin, gimana filmnya akan berlangsung. Kalau susunan sosok-sosok penting dalam film kami seperti ini :
Sutradara : Muhammad Iqbal
Kameramen : Muhammad Arifin, Muhammad Iqbal Fadhilah, Muhammad Hafid, Muhammad Ade Riza
Penulis script : Muthi’ah al Haura, Mustika Wulandari, dan Murni Rahayu
Editor : Muhammad Ade Riza, Muhammad Iqbal.
Pemain : Ibu CS --> Murni Rahayu, dll.

Keempat, eehhm. Apa lagi yaaa? Haha! Ya pastinya nulis script dong! Script film itu penting karna script itulah yang nantinya bakal dimainkan. Membuat script ini beda lho dengan membuat novel atau cerpen. Script ini harus lebih spesifik, meliputi misal kaya tempat shootingnya, trus apa yang harus dilakukan oleh kameramen. Ehm, pokoknya lumayan lama juga bikin script. Ampe puyeng sendiri. Haha!
Gini nih contoh script yang kami buat (oh yaa, no copas-copas yaa sob. Hargai karya anak bangsa! Hilangkan sifat plagiat dan tunjukan karyamu pada bangsa!) :
1.      INT. Ruang kelas 16. Dalam mobil. Pagi (Hari 1)
Pemain : Mahasiswa 1F, Dosen.

Close up : Suasana kelas sedang gaduh. Mahasiswa sibuk dengan urusan masing-masing. Kosma sedang menelopon dosen didekat pintu.

Kosma (menelepon) : Hallo, Assalamua’laikum pak. Gimana bapak masuk hari ini?
Dosen (menelepon sambil mengendarai mobil) : Iya, tapi bapak kurang nyaman dengan ruang 16. Bisa tolong carikan kelas lain?
Kosma : Oh iya bisa pak. Insya Allah saya carikan. Assalamua’laikum.
Dosen : Waa’laikumsalam.

Cut to

Kosma berjalan kedepan kelas sembari menenangkan teman-temannya.
Kosma : Wooy, kita cari kelas lain. Bapak kurang nyaman disini. (nada agak keras)
Rina : Eeh. Apa nih.
Rian : Emang ada kelas yang kosong?
Sekretaris : Udahlah cari aja dulu.
Mahasiswa 1 F berjalan meninggalkan ruang kelas 16.

2.      INT. Ruang kelas 15. Pagi. (Hari 1)
Pemain : Ibu CS, mahasiswa 1 F, Dosen

Ibu CS memasuki ruang kelas 15 dengan membawa sapu dan kain pel. Wanita setengah baya itu mulai membersihkan ruang kelas 15. Sesekali disekanya keringat yang membasahi wajah tuanya.

Cut to

Mahasiswa 1 F memasuki ruang kelas 15 yang kosong. Masing-masing diantara mereka menenteng cemilan dan duduk dikursi masing-masing. Kosma menerima telepon dari dosen.

Dosen : Asslamua’laikum. (Mondar-mandir didekat mobilnya yang mogok)
Kosma : Waa’laikumsalam. Pak kami sudah dapat ruang kosong diruang 15.
Dosen : Aduh, maaf banget nak. Mobil bapak mogok. Kayanya bapak nggak bisa datang. Maaf ya. Tolong sampaikan keteman-teman kamu.
Kosma : Oh gitu ya pak? Iya pak, nggak papa.
Dosen : Assalamua’laikum.
Kosma : Waa’alaikumsalam.

Kosma menghampiri teman-temannya.
Kosma : Bapaknya nggak jadi masuk do. Mobilnya mogok.
Tania : Eh, apa ni?
Dani : Tau gitu mending aku tidur lagi haaa. Bikin panek mah.
Ika : Udahlah mending kita nonton lagi. Aku ada film baru ha. (Beberapa mahasiswa mendekati meja Ika untuk sama-sama menonton film dan membuat tempat duduk menjadi sedikit berantakan.)
Mahasiswa yang lain sibuk dengan makanannya masing-masing dan membuang sampah makanan itu kelantai kelas 15.
Riko : Udah ah bosan disini. Cabut yok woi!

Cut to
Ibu CS melewati ruang kelas 15. Ditangan wanita itu masih menenteng sapu dan kain pel. Langkah wanita paroh baya itu terhenti saat melihat kondisi kelas 15 yang sangat berantakan. Ibu CS memasuki kelas dan dengan raut wajah sedih kembali membersihkan ruang kelas itu. Berkali-kali ia menghela nafas berat.

Fade out

3.      Fade in
Intercut. Toilet. Kelas. Koridor kelas. Siang (hari 2)
Pemain : Ibu CS, Anggia dan Luna.

POV : Mahasiswa dalam kelas yang lagi menunggu dosen. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing. Anggia dan Luna yang duduk bersebelahan tengah asik dengan kegiatan masing-masing. Luna sedang menulis dibukunya, sedangkan Anggia asik dengan laptopnya,’
Luna : Ya? Temenin aku ketoilet yok? (menyenggol tangan Anggia)
Anggia : Ish, entarlah. Lagi seru ha.
Luna : Ayoklah. Please. (Wajah memelas)
Anggia : eehh, ayoklah. (Tampang nggak ikhlas)

Cut to
Luna dan Anggia keluar kelas dan berjalan dikoridor kampus. Mahasiswa kelas lain berlalu lalang. Dua gadis cantik itu memasuki WC. Luna langsung menuju bilik WC. Ibu CS terlihat sedang  membersihkan bilik WC satu lagi.
Anggia : Ibu lagi ngapain?
Ibu CS : Ini nak lagi bersihin WC. Masih ada aja mahasiswa BAB yang nggak disiram. (Menghela nafas)
Anggia : Ya ampun. Yang sabar ya Bu.
Ibu CS : (Tersenyum) iya nak, inilah cobaan hidup.

Fade out
4.      Fade in
Intercut. Koridor kelas. Toilet. Kelas. Halaman fakultas. Siang (Hari 3)
Pemain : Ibu CS
Long shoot-medium shoot
Close up : Frame menampilkan Ibu CS yang sedang membersihkan koridor kelas, toilet, mengelap kaca, mengutip sampah dihalaman FDIK dan menyapu kelas. Semua itu ia lakukan tampa banyak mengeluh.

5.      INT. Kamar Ibu CS. Pagi
Pemain : Ibu CS dan anaknya

Pan up : kamera meng-shoot dari arah bawah keatas. Objek diambil dari samping. Ibu CS terbaring ditempat tidur sambil terbatuk-batuk. Anaknya menghampiri dengan raut wajah khawatir.

Anak Ibu CS : Kenapa bu? Ibu sakit? (meraba kening Ibunya)
Ibu CS : iya nak, ibu nggak bisa kerja hari ini.
Anak Ibu CS : Ya udah bu. Ibu istirahat saja dirumah.

Fade out

Over sound : “Apa sih yang terjadi kalau Ibu CS nggak bisa mengerjakan tugasnya?”

Fade out

6.      Fade in
Intercut. Koridor kelas. Toilet. Kelas. Halaman fakultas.
Close up : Frame menampilkan tampilan pada tempat-tempat yang kotor. Halaman fakultas kotor. Koridor dan kelas kotor. Kaca berdebu. Toilet kotor.

Cut to blank

Over sound : “Kadang orang yang kita anggap remeh atau kita pandang sebelah mata adalah orang yang sebenanrnya tanpa kita sadari pernah berjasa dalam hidup kita.”

Kelima. Waah udah yang kelima aja! Nah, script udah siap, pemain udah tau, mari saatnya shooting. Ini tugas kameramen lagi. Kalau menurut aku shooting ini rada-rada susah. Kenapa begitu? Misal salah satu faktornya tidak adanya kekompakan antara satu individu dan individu yang lainnya dan juga take yang harus beberapa kali diulang karna tidak keseriusan para pemain atau kameramen sendiri. Kami aja ngambil take yang untuk satu scene aja hampir berkali-kali. -__-

Keenam, ini yang terakhir kayanya deh. Nah, kalau shooting semua scenenya udah siap ya tinggal proses editing. Proses ini dilakukan oleh para editor. Biasanya software yang digunakan dalam mengedit film adalah movie maker, adobe premire pro, serial ulead video, dll. Tergantung si editor nguasai yang mana.  Cara ngeditnya kalau ada yang mau belajar bisa search di google *kebetulan aku juga pengen belajar ;D*

Ehhmm, itu aja kali yaaa? Semoga bermanfaat buat aku, kita, dan kalian semua. Kalau ada kesalahan-kesalahan dalam penyampain aku, aku mohon maaf. Maklum kita kan sama-sama pemula sob ;D

Oh yaa, film itu udah jadi. Sekarang aku, mbak (wulan.red), dan bebeb (mumun.red) mau buat film pendek lagi yang berdurasi 10 menit. Saat ini kami lagi nyusun skripnya. Do’ain yaah teman. ;D

Bagi kami kreasi bukan tradisi tapi harga mati yang tak bisa dibeli!! mari tunjukan pada dunia lewat karya kita. Biarkanlah karya yang berbicara. Asiiik. Aku bangga jadi mahasiswa komunikasi. Karna dengan komunikasi, seseorang itu bisa meguasai dunia.

Oh yaa, ampir ketinggalan. Ini nih aku share juga istilah-istilah dalam pembuatan script. Monggo dibaca biar nambah pengetahuan ;D
DAFTAR ISTILAH

  • CLOSE UP : Pengambilan gambar jarak dekat, menitik beratkan bagian Subyek yang dianggap penting
  • CLOSE SHOT : Pengambilan gambar tokoh, benda atau objek 1/3 dari badan.
  • MOVE TO :  Pergerakkan kamera dari objek satu ke objek lain dalam satu scene
  • ESTABBLISHING SHOOT : ShootPengambilan suasana dalam suatu wilayah dalam area luas dari daratan maupun udara dengan peralatan scene atau peralatan pembantu
  • FADE IN : gambar dari gelap ke terang
  • FADER OUT : Gambar dari terang ke gelap
  • FLASHBACK : Untuk mengungkapkan Kejadian yang di belakang
  • FLASHFORWARD : Seorang tokoh sedang membayangkan adegan yang akan terjadi
  • DISSOLVING TO : Sebuah gambar atau adegan hilang ditumpuki gambar lain
  • INT/EXT : Untuk paduan tentang tempat, apakah pengambilan gambar di dalam ruangan atau di luar ruangan
  • FLASHESS : Kilasan beberapa adegan dari kehidupan tokoh untuk mempercepat tercapainya sebuah kondisi
  • CUT TO : Perpindahan ke adegan lain
  • CUT TO BLACK : Perpindahan ke tampakan layar bewarna hitam
  • CUT BACK TO : Perpendahan ke adengan sebelumnya
  • PAN DOWN :  gerakkan kamera ke arah bawah
  • O.S/OVER SOUND :  Suara yang sumbernya tidak diperlihatkan di dalam frame
  • P.O.V/POINT OF VIEW : Sudut pandang
  • TITLE SLATE : Tampakan judul
  • SCENE : Adegan
  • INTERCUT: Petunjuk yang mengindikasikan adanya beberapa kejadian di beberapa lokasi terpisah yang berlangsung dalam waktu yang bersamaan
  • CONT./CONTINUE : Dialog yang diucapkan secara berkelanjutan oleh karakter yang sama setelah diselingi dengan suatu kejadian.
  • EXTREME CLOSE UP : memperlihatkan bagian dari sebuah benda atau bagian tubuh manusia





Okeee, sekian dulu kayanya dari aku. aku mau belajar ;D ketemu lagi next time yaaa. See you and babay! ;*

Salam emuuah, @muthiiihauraa
20.44 WIB. 9 November 2013
At my kamarku yang unyu ;p



Baca Artikel Populer Lainnya

0 komentar: