Menyikapi perbedaan

17.26 Muthi Haura 16 Comments



Haay, Assalamua’laikum. Malam minggu ya sekarang? Selamat bermalam minggu. Lakukanlah hal-hal yang positif dimalam ini. Seperti biasa because i am jomblo, malam ini setelah ngeberesin kamar, aku gunakan untuk ngeringkas catatan-catatan untuk UAS ditanggal 20 besok. Sambil ngeringkas sempat-sempatnya buat entry for my blog :p

Targetnya sih malam ini semua catatan udah diringkas, jadi minggu besok tinggal ngapalin materi. Semoga nggak tepar duluan deh akunya. Haha ;) Yaah, beginilah aku. terlalu lebai kayanya ngadepin exam yah -_- Tapi nggak apa, untuk masa depan. Kalau bukan aku yang peduli dengan study aku, trus siapa yang bakal peduli, ya kan?


Aku tak terlalu berniatlah untuk terlalu banyak bermain-main dalam hidup ini. Aku sadar diwaktu yang singkat ini aku sangat ingin berprestasi. Punya karya dan nggak dipandang remeh lagi oleh orang-orang. Yang pastinya nunjukin ke orang-orang yang pernah pandang remeh aku bahwa aku bakal lebih sukses dari mereka. Itu janji aku dulu.

Janji yang sampai saat ini jadi pompa didiri aku untuk selalu melakukan yang terbaik dalam hidup ini. Janji yang bikin aku semangat dalam ngembangin diri. Haha, kok melenceng ya dari judul entrynya?

Oke balik lagi deh ya. Dalam hidup ini pasti kita sangat ingin seperti orang-orang yang menurut kita lebih WAW kan. kita selalu ngelihat keatas. Mandang mereka dengan tatapan kagum dan berusaha untuk tampil seperti mereka, tanpa sadar ternyata kita berbeda dengan mereka.

Ya, berbeda! Berbeda dari segi fisik may be. Yalah, tak ada juga manusia didunia ini diciptakan dalam bentuk rupa dan sifat yang sama. Bahkan kembar identik sekali pun. Aku sering kok kaya gitu. Sering iri, kenapa aku nggak secantik mereka? Kenapa aku berbeda banget dengan mereka? Kenapa suara aku nggak sebagus mereka? Kenapa aku nggak sepintar mereka?

Dan masih banyak lagi pertanyaan ‘kenapa?’ yang muncul. Semakin aku memikirkan tentang perbedaan itu, semakin bikin aku down. Semakin bikin aku jatuh dan tak bersemangat. Lama aku tersungkur, sampai akhirnya aku mencoba untuk belajar menelaah.

Menelaah tentang bagaimana seharusnya aku belajar bersyukur. Memang nggak mudah. Tapi untuk apa coba selalu memandingkan kelemahan kita dengan orang lain? Bikin kita tambah sakit hati kan? Allah nyiptakan sesuatu itu nggak pernah sia-sia. Allah ciptakan kaya gini untuk kita belajar bersyukur.

Guys, perbedaan itu bukan halangan untuk berprestasi bukan? Justru dengan perbedaan itu kita harus semangat berprestasi. Keterbatasan fisik yang bikin kita beda dengan orang lain itu bisa jadikan kita motivasi untuk selalu berkarya iya kan?

Aku pernah nonton film Thailand tentang seorang gadis perempuan yang bisu dan tuli, tapi dia sangat hebat dalam bermain biola. Gadis itu hidup terasing karna perbedaan dan keterbatasannya itu. Teman-temannya selalu berkata seperti ini : Ada itik yang bermimpi menjadi seekor burung yang bisa terbang.

Suatu hari si gadis bertanya kepada Ayahnya dengan bahasa isyarat, katanya : Ayah, kenapa aku berbeda dengan yang lain?
Ayahnya menjawab dengan bahasa isyarat juga : Kenapa kamu mesti sama dengan yang lain? kenapa harus sama kalau perbedaan itu mampu menjadikanmu lebih baik dari yang lain?
Akhir cerita, gadis itu memenangkan lomba kontes biola. Hampir mirip dengan cerita dari novel ‘Ayah, kenapa aku berbeda’ kan?  Yah, kenapa aku harus sama dengan yang lain kalau perbedaan ini bisa membuat aku lebih baik? Dan aku hanya tinggal harus membuktikannya.

Aku selalu berusaha untuk menutup telinga seakan tuli dengan semua sindiran yang menerpa dan mengurut dada mencoba untuk sabar. Sekali lagi aku bilang memang nggak mudah, tapi bukan berarti aku nggak bisa kan? orang sukses itu adalah orang yang mampu menulikan telinganya saat perkataan sinis menerpa.


Nutup telinga

Dan pastinya jadikan perkataan-perkataan sinis itu selalu buat kita makin maju. Untuk selalu buat kita belajar menjadi yang terbaik. Untuk membuktikan kepada mereka yang udah nganggap kita nobody bahwa kita ini somebody.

Sekarang aku pengen nanya kediri aku sendiri. kalau misalnya aku sama dengan yang lain apakah sekarang aku ini bisa nulis? Apakah sekarang aku ini bisa ngembangin hoby-hoby aku?  apakah sekarang aku jadi anak yang rajin? Nggak menjamin kan? Kalau aku sama dengan yang lain, pasti aku lebih banyak mengutamakan kemalasan karna nggak ada motivasi untuk semakin maju, iya kan? *do you know what i mean?*

Intinya guys, nikmati aja perbedaan. Buat apa kita harus sama dengan orang lain bukan? Justru dengan perbedaan kita bisa menjadi somebody. Perbedaan = Peluang! Mari kita semakin semangat berkarya dan buktikan dengan orang-orang yang pandang kita sinis dan katakan pada dunia dengan senyum lebar : “This is me! And i proud dengan perbedaanku.”

Nggak selamanya yang berkilau itu indah, bisa jadi yang berkilau itu akan membawa bumerang dalam hidupmu. Dan buat kalian-kalian yang suka banget ngehina keterbatasan orang, buat apa kalian lakukan itu? Apa ada kepuasan bagi kalian setelah melakukannya?

Yalah, kalian sempurna. Ngerasa berada diatas angin. Kata-kata untuk kalian yang suka ngehina dan ngeremehin orang lain : lo boleh nyindir gue, nyinggung gue, ngeremehin gue, mandang gue sebelah mata. Tapi lo harus ingat, semua perbuatan lo itu akan menjadi bumerang buat diri lo sendiri suatu saat nanti!

Oke, sekian dulu dari Muthi Haura. oh yaa, entry ini lebih buat ngemotivasi diri aku sendiri. bukan bermaksud ngegurui. See you next post and babay! :*

Salam RR, @muthiiihauraa
11 Januari 2014. 21.32 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

16 komentar:

  1. waalaikumsalam wr wb...
    salam kenal yak!!!

    tulsian ini bikin aku melek mata juga. Aku seirng berpikir, kenapa aku ngga seperti mereka? dalam hal ini ataupun itu? aku tersadar, aku punya kelebihan, dan mereka ngga memiliki apa yang aku punya. Ngga mesti, masing2 orang punya cara untuk meraih sesuatu

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaaap bener :)
      trimakasih udah mampir ;)

      Hapus
  2. Kerikil yang beradad ditengah-tengah berlian pasti akan dilirik terlebih dahulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kata-katanya keren.
      bener banget :)

      Hapus
  3. Tuhan pasti ngasih kelebihan yang berbeda2 di tiap orang. Gak mungkin tuhan nyiptain manusia yang nggak ada gunanya

    BalasHapus
  4. Perbedaan adalah keunikan dan identitas diri kita. kalau kita bisa menjadi diri sendiri, kenapa harus menjadi orang lain :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju ;)
      perbedaan itu harusnya bikin kita bangga. ;)

      Hapus
  5. Berbeda adalah anugerah... Menyatukan perbedaan adalah pilihan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap bener :)
      perbedaan itu anugrah!

      Hapus
  6. buat memotivasi diri sendiri ya? bagus juga :)

    BalasHapus
  7. Jangan merasa tersidir karena perbedaan, karena perbedaan yang membuat dunia menjadi indah. asik..

    BalasHapus
  8. Be different, you'll be seen by others. :)

    Itu sih jadi mottoku. Hhehe... Soalnya dari dulu aku emang orang yg beda dibandingin tmen2ku yg laen.

    Your posting memotivasi sekali Kakak... Semangat exam-nya ya! ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. trimakasih dek.
      Alhamdulillah deh kalau bisa termotivasi :)

      Hapus