curcol :)

7 Mei 2014

17.15



Haay, Assalamua’laikum. Apa kabaaar? Semoga always sehat yak! :D Malam ini aku nggak tau musti ngelakuin apa. Rada bingung juga. Sekarang tanggal 7 Mei kan? almarhumah Umi ku hari ini ulang tahun. Sedih juga ;( Cuma bisa ngirimin do’a semoga umi tenang disana. Amin.

Umi, selamat ulang tahun ya :D Semoga umi tenang disana. Kakak sayang umi. Maaf belum bisa bahagiain umi selama ini. kakak janji bakal jagain aba, nenek, dan adik-adik. Kakak janji bakal sukses. Sekarang nenek lagi sakit Mi, tapi umi nggak usah khawatir, kakak bisa kok ngerawat nenek :D miss you my mother, semoga Allah mempertemukan kita kelak di Surga-Nya. Amin. Walau orang sering mandang remeh kakak, walau orang sering terkadang nyakitin perasaan kakak, kakak kuat kok My. Kakak kan sekuat Umi. Kakak janji bakal sukses!!

Hiks ;( Aaah, sudah. No galau-galau. Haha. Hari ini ya have fun lah bareng temen-temen. Ketawa-ketawa. Cerita-cerita. Ulan-Mumun-aku dalam tahap move on alias ngelupain orang yang kami sayang. Sejauh ini sudah mulai berhasil. Ibaratnya kata Mumun kenangan tentang orang yang disayang itu udah dikunci disuatu tempat terpencil dan kuncinya udah dibuang kelautan. Kami saling ngingetin kalau udah mulai ngebahas tentang orang yang pernah disayang.  Tadi pas pulang juga sempat main ke kosan Ninuk. Konco-konco yang ikut Nadia-Ulan-Mumu-Aku. cerita-cerita juga di kos Ninuk. Si Ulan belajar makain jilbab hijab-hijab gitu. Yaah lumayan fun-lah hari ini. Senang bisa kenal orang-orang kaya mereka. Mereka adalah bagian dalam hidupku. Bersama mereka terutama Ulan-Mumun, aku bisa jadi diri aku sendiri. aku bisa ketawa sepuas yang aku mau. Aku bisa cerita tentang semuanya. 

Oh ya, malam Senin kemaren, aku nonton film malaysia yang judulnya surga cinta. Bagus juga filmnya. Aku suka film-film malaysia karna menurut aku banyak pesan moralnya. Dari film itu aku dapat menangkap bahwa cinta yang dibangun setelah akad nikah itu sweet banget dan indah. Lebih mulia lagi plus kita nggak dapat dosa. Aku juga pengen entar kelak ada yang bilang gini ke aku : Mungkin cinta aku tak seagung cinta nabi Muhammad pada Siti Khadijah atau tidak sehebat cinta zulaikha pada nabi Yusuf. Tapi yang aku tau, aku perlukan kamu dalam hidup aku. Maukah kamu sehidup semati denganku?

Aissh. Romantis banget. Sensasinya pun pasti lebih indah ketimbang tembak-menembak hanya untuk pacaran sesaat. Lelaki yang gantleman itu saat dia mencintai wanita, dia bakal dengan gagah datang untuk melamar sang wanita. Bukan malah ngajak ke jurang kehancuran. Wanita itu butuh kepastian boy! Haha :p

Ah, sudahlah. Pokoknya intinya sweet. Aku juga suka film malaysia yang judulnya vanilla dan coklat. Aish, romantis juga. Udah ah nggak usah ngomongin film lagi. kemaren dihari Minggu aku ke Gagasan. Biasa rapat. Sebenarnya rada malas datang, tapi mengingat aku masuk Gagasan dengan keinginan sendiri dan aku juga masih baru disana. Akhirnya aku datang juga.

Aku senang dan bangga bisa jadi bagian Gagasan. Bisa jadi bagian pers mahasiswa UIN SUSKA Riau. Senang. Banyak pengalaman berharga yang aku dapat. Aku yakin besok-besok seiring tumbuh dengan Gagasan makin banyak pengalaman yang aku rasai. Trimakasih udah ngasih kesempatan buat aku berada diantara orang-orang hebat yang punya intelektual tinggi seperti kalian. Aku bangga menjadi keluarga Gagasan.

Nah pas ngumpul-ngumpul itu aku belajar dan tau banyak hal. Walau bisa dibilang aku masih belum bisa aktif disana. Senang bisa punya temen-temen baru dari Gagasan. Temen yang Insya Allah bakal jadi sahabat aku nantinya. 



Ngecapture bareng sahabat Gagasan :D walau muka kusam, narsis tetep jalan :p








Itulah sedikit capture kami disaat jeda rapat bareng beberapa sahabat Gagasan. Ada Lelek juga :p Sebenarnya masih banyak photonya, tapi segitu aja deh. entar kalian malah bosan lagi ngelihat tampang-tampang kami. Hehe.

Kemaren iseng ngedit-ngedit gambar. Gambarnya tentang impian gitu.  Yah, mimpi! selalu mimpi jadi cerita menarik ya. Mimpi mimpi mimpi. Orang-orang tua selalu bilang : ‘Gapailah mimpimu setinggi langit.’ Setuju banget tuh, tapi mimpi tanpa tindakan mah sama aja boong. Kalau kamu punya mimpi harus siap juga buat disiplin dan berkomitmen untuk menggapainya.

Nah, tadi aku buat ini :






Ini ni beberapa dreams terbesar aku untuk beberapa tahun kedepan. Dreams yang sangat ingin aku capai. Aku mau bahas satu persatu ah.

Menjadi wanita sholehah. (dalam proses. Insya Allah)
Wanita sholehah bak mutiara didasar laut. Tak selalu putih terkadang terbungkus lumut. Didalam cangkangnya ia senang berada, menjaga diri dan tak mudah digoda. Mungkin kamu harus menyelam untuk mendapatkannya, tapi nanti kamu akan tau seberharga apa dia ketika sudah mendapatkannya.

Aku pengen jadi wanita sholehah. Wanita yang dengan keberadaannya menenangkan jiwa. wanita yang kelak bakal buat bidadari surga iri. Aku ingin. Sangat ingin. Bukankah semua wanita memang pada nalurinya menginginkan menjadi seorang sosok wanita sholehah? Saat ini aku lagi belajar dan terus belajar dalam memperbaiki diri. Aku sadar bahwa diri ini banyak khilafnya. Banyak dosanya.

Aku selalu iri ngelihat sosok perempuan yang berjilbab panjang plus syar’i. Terlihat anggun, berwibawa, dan pastinya menyejukkan mata. Apalagi jika perempuan itu dibarengi dengan wajah yang menawan, kecerdasan intelektual yang tinggi plus aktif juga berorganisasi. Setidaknya dia bisa membuktikan dihadapan banyak orang bahwa perempuan berjilbab lebar itu tidak hanya bisa berdiam dikamar, tapi juga bisa menorehkan berjuta-juta prestasi. Seperti Oki Setiana Dewi mungkin. Aku akan berusaha! Fighting!

Punya rumah kos (20-21 years old)
Ini baru mimpi yang Insya Allah bakal terealisasi. Kalau pun diumur 20 dan 21 itu mimpi aku memiliki rumah kos belum tercapai, setidaknya aku sudah bangga pernah memiliki mimpi. :D kenapa minatnya dirumah kos Muth? Karna dari pandangan aku mahasiswa itu pasti butuh rumah kos kan? entar aku dirikan rumah kosnya disekitar kampus aja. semoga aja Allah ngasih jalan. Amin. Menurut aku prosfer rumah kos ini menjamin.

Wisuda (21 years old)
Insya Allah diumur aku ke 21, aku udah wisuda. Aku pengen ngerasain rasanya pakai baju toga. Aku pengen rasanya berdiri di podium. Tapi nggak mau cepat-cepat jugalah. Nikmati aja dulu proses kuliahnya. Kapan lagi kan ngecetak cerita kuliah yang nyenengin gini, toh entar setelah wisuda kita dihadapkan dengan tantangan hidup yang sebenar-benarnya.

Menikah (23 years old)
haha, baru umur 18 tahun udah mikirin nikah Muth! Ya gapapa lah kan! itu kan hal yang wajar, apalagi kita udah kuliah nih. Semuanya itu wajar untuk difikirkan, terutama masa depan. Sering aku nanya keteman-teman kampus tentang soal nikah ini. ada jawabannya belum kepikiranlah, ada yang udah terpikir, pokoknya beragam jawaban deh. kalau aku pribadi mah jujur udah terpikir. Toh memang pada dasarnya seseorang itu ditakdirkan untuk menikah kan?

kalau masalah kriteria suami aku nggak neko-neko bangetlah. Dua yang terpenting bagi aku yang harus dimiliki oleh calon suami aku nanti. Yang pertama pastinya dia orang yang sholeh. Orang yang sholeh yang kelak bakal bisa nuntun aku ke Surga dan bakal ngebangunin aku disepertiga malam untuk sama-sama sholat tahajud berjamaah. Ah, pasti sweet. Dan yang kedua aku Cuma pengen dia bisa nrima aku apa adanya dan bisa sayang aku dengan tulus.

Hey calon suamiku dimana pun dirimu berada dan siapa pun kamu. Seseorang yang tidak aku ketahui urutan abjadnya. Seseorang yang sketsa wajahnya belum tergambar dalam benakku. Untuk saat ini semoga kamu disana lagi berusaha memperbaiki diri, seperti halnya aku disini. Aku tau aku bukan wanita sholehah, tapi aku akan berusaha untuk menjadi wanita sholehah. Kamu juga ya :D jaga dirimu baik-baik, jangan deket-deket cewek. Entar aku cemburu. Aku juga bakal berusaha kok menjaga batasan dengan laki-laki non mahram. Keep spirit for you and for me!

Dan banyak mimpi digambar itu lainnya seperti nerbitin banyak novel, travelling, punya banyak uang, dan punya toko. Aku capek. Mungkin sekian dulu ya. Terimakasih untuk serpihan kenangan dihari ini Ya Allah dan ajarkan aku untuk selalu bersyukur. :D bye!
Salam mimpi, @muthiiihauraa
7 Mei 2014. 21.22 WIB  

You Might Also Like

6 komentar

  1. Umur 23 udah nikah? Apa ga terlalu cepet tuh? Masa muda tuh cuma sekali lho, dan inget, menikah tuh bukan garis finish, tapi garis start. Hidup tuh ga seindah film-film Walt Disney, abis nikah lalu happily ever after. Pada kenyatannya ngga begitu. Abis nikah, mulai deh aneka ragam masalah muncul. Karena itu, mumpung lu masih muda, manfaatkan waktu untuk mengembangkan kualitas diri lu. Kerja, cari banyak pengalaman di berbagai bidang. Sekolah, kuliah, kalo perlu kejar S2 atau S3. Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, mumpung masih bisa. Petualangan, merantau ke berbagai penjuru dunia, melihat dunia luar. Kalo lu sendiri ga punya banyak kemampuan dan pengalaman, kalo ujung-ujungnya suami lu ternyata bukan cowo baek-baek, terus minta cerai, lu bisa hidup seorang diri ga?

    Meskipun lu perempuan, jangan habiskan seumur hidup lu hanya dengan ngurus anak dan beberes rumah kayak jaman Siti Nurbaya. Lihat di luar sana, ada jutaan perempuan yg sukses dan punya sesuatu yg bisa dibanggakan. Lu udah datang ke dunia ini, coba lah untuk meninggalkan sesuatu yg berarti untuk umat manusia ini, sesuatu yg bisa dibanggakan oleh kedua orang tua yg telah membesarkan lu dari kecil sampai sekarang...

    Hanya pendapat pribadi ya, no offense =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha. ya ya ya, setuju juga dengan pendapat kakak. bisa dipertimbangkan. :D
      trimakasih masukan dan sarannya kak :)

      Hapus
  2. Semoga tercapai semua cita2 dan keinginan muthii...

    BalasHapus
  3. wuih mau dong liat filmnya

    BalasHapus