iseng-iseng :)

Review film

17.56



Haay, Assalamua’laikum. Udah hari Minggu aja. cepet banget waktunya berlalu. Udah H+ 7 sejak hari ulang tahunku dan belum ada sesuatu yang berarti yang aku lakukan. Kemalasan selalu menjadi faktor utama dan kebiasaan menunda waktu.

Nyari berita buat Gagasan juga udah jarang. Beda dengan Yuni atau teman-teman Gagasan lainnya yang hampir tiap hari dapat berita dan pastinya dapat pengalaman berharga. Kalau aku mah selalu buat-buat alasan. Nggak ada acara dikampuslah yang mau diliput, nggak ada motorlah buat cari berita keliling kampus. Halah, Kak Wilna aja nggak punya motor masih bisa ngeliput dengan hebat. Padahal kakak tu juga sibuk dengan kerjaannya sebagai guru les dan sibuk dengan skripsinya. Yuni juga nggak punya motor. Hikmah juga nggak punya motor. Tapi mereka masih bisa ngasih waktu buat ngeliput.

Haha. Terlalu banyak alasan buat aku. tak berani nerima tantangan. Oke-oke, mulai minggu besok 3 berita harus ada dalam seminggu. Ajak Desnoy atau Lelek. Nggak mau kalah dengan yang lain. Berlomba untuk kebaikan itu nggak papa kan?

Oh ya, semalam dan kemaren malam aku nonton 2 film yang menurut aku luar biasa. Kartun sih. Cuma aku nggak pengen apa yang aku tonton itu terbuang sia-sia, jadi ya udah aku tuliskan aja disini point-point penting yang aku dapat dari kedua film itu.

Film pertama yang aku tonton itu code breaker. Code breaker ini film yang menceritakan kisah seorang code breaker yang hidup layaknya manusia. Yang membedakannya itu code breaker harus membuang ‘sampah-sampah’ masyarakat. Ya, code breaker bertugas untuk membunuh semua orang-orang yang melanggar hukum negara. Slogan yang selalu diucapkan oleh code breaker saat ingin memusnahkan lawannya dengan kekuatannya adalah : “Mata dibalas mata. Gigi dibalas gigi. Kejahatan dibalas dengan kejahatan.” 



Difilm ini dapat aku ambil sebuah Hikmah dan kesimpulan bahwa jangan menilai seseorang hanya dari luarnya saja. Belum tentu seseorang yang kita nilai dia baik, tapi sebenarnya tidak. Dan begitupun sebaliknya. Jadilah orang yang netral dalam memandang seseorang. Kalau belum mengenalnya terlalu jauh, jangan men-judgenya yang tidak-tidak. Dan beranilah dalam memberantas kejahatan.

Dan film yang kedua aku tonton adalah the legend of Korra. Kisah avatar setelah avatar Aang. Kisah ini menceritakan tentang seorang avatar cewek yang harus belajar menguasai keempat elemen dan Korra belum bisa menguasai elemen udara. Ia pergi ketempat Tenzin untuk belajar. Tenzin ini anaknya Aang. Untuk menguasai elemen itu tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapinya, terutama memusnahkan para kelompok equalist yang dipimpin oleh Amon.

 


Kelompok equalist ini adalah kelompok orang-orang yang tidak bisa melakukan pengendalian, tapi mereka bisa memusnahkan pengendalian terhadap seseorang. Hingga sampai akhirnya Korra bisa menyelamatkan kota dari equalist.

Hikmah dan kesimpulan yang dapat aku petik adalah bahwa kita sebagai seorang perempuan juga bisa menjaga diri kita dan juga keluarga kita. Jadilah perempuan yang hebat, yang kuat, dan yang berguna bagi orang lain. Harus kuat karna kedepannya kita nggak tau apa yang bakal terjadi dalam kehidupan kita. Tetep semangat dalam ngejar semua impian kita. Memang nggak mudah dan dibutuhkan jalan yang berliku, tapi bukan berarti nggak bisa kan? selalu ada jalan dalam mendapatkan sesuatu. Satu faktor kegagalan itu Cuma terletak didiri kita.

Ya gitu deh. Entar kalau aku nonton film lagi, aku bakal buat reviewnya lagi. Mungkin reviewnya kurang detai, tapi nggak papalah ya, dari pada nggak nulis dan ngabisin waktu buat nontonnya doang.

Okee, segini dulu kali ya? Mau masak nih. Jom semangat ngejar cita-cita kita :D See you. Semoga hari ini menyenangkan. Salam unyu, @muthiiihauraa
8 Juni 2014. 06.09 WIB

You Might Also Like

2 komentar

  1. Kakak belum nonton dek. wah ultah ya kemaren, happy birthday yaaaaa..... semoga segala doanya segera diijabah oleh-Nya.

    BalasHapus