Hanya ingin bercerita

17.13 Muthi Haura 1 Comments



Hujan. Ah, entah kenapa selalu menyukai hujan. Bahkan mencintainya. Hujan bagiku sumber ispirasi. Hujan bagiku pengobat rindu. Terlalu banyak alasan untuk aku mencintai hujan. Aku tahan bila menatap hujan seharian. 





Hy blog dan kalian semua, gimana kabarnya? Muth-Muth baru datang bukannya salam. Hehe. ups, Assalamua’laikum. Maaf. Gini nih kalau udah ketemu hujan. Sok melankolis. Kali ini pengen cerita aja, mumpung lagi nggak sibuk-sibuk amat. Sebelumnya aku mau ngucapin makasih buat oleh-oleh rendang dari Murni Rahayu a.k.a Mumun dan buat kue sus-nya dari Dila Novita Sari a.k.a berbie. Makasih ya. Sayang kalian ({})

Nggak banyak cerita di Minggu-minggu ini. klise. Aku udah mulai malas kuliah. Aku tau ini salah, semoga nggak ada pengulangan lagi kedepannya. Makasih juga buat semua sahabat-sahabat aku yang udah ngisi waktu aku menjadi lebih berwarna. Untuk semua perhatian kalian. untuk semua tawa yang kalian beri. Untuk semuanya deh pokoknya. Juga makasih untuk teman-teman baru di broadcast C. Berbie-Ides-Cristin-Zizah-Ocha-Sandra-Ayu-dan yang lainnya.

Jum’at kemaren pas mau berangkat pb aku nungguin Ides. Dia lama banget datangnya, trus Ulan-Mumun nemenin aku nungguin Ides di halte padahal udah telat banget. Aku bilang kemereka buat luan aja, tapi mereka nggak mau. Kemaren juga pas hari Selasa, aku-Ulan-Mumun buat video gila dikamar aku untuk ulang tahun Oca. Ah, ngakak liatnya. Semoga Oca nggak masuin ke youtube X_X kalian ({}) Susah nyari orang yang sesreg kalian. Makasih.

Eh cinta itu lumrah kan yah? Fitrah kan? Ini soal ‘dia’. Ah entah kenapa buat move on itu susah ya. Buat ngelupain orang yang disayang itu susah ya. Niat aja yang besar, tapi kenyataannya jauh dari itu. -_- Susah Ya Allah maaf.

Hay buat kamu Mr.Gamers. Gimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat ya. Lagi hujan nih, kamu berangkat kuliah kah? Atau nggak ada jam hari ini? Hujan membuatku mengingatmu, salahkah? Apakah kamu juga tengah mengingatku?
Terlalu banyak hal yang pengen aku ceritain tentang kamu, tapi sayangnya itu hanya tinggal kenangan di memori otak karna aku nggak berani terlalu menjadikanmu sumber dalam inspirasiku. Sumber dalam tulisanku. Maaf untuk kali ini telah lancang.
Kemana kamu tadi malam? Apakah kamu tersinggung dengan ucapan temanku? Aku menunggumu. Menunggu kabar darimu. Ya itu jujur. Maaf. Kemaren kamu ngomong apa? Maaf tak terlalu mendengarkan setiap ocehanmu karna aku lagi berusaha menata hati. Menata hati agar terlihat wajar didepanmu.
Mr.Gamers, makasih ya. Makasih udah ngasih warna dalam hidupku. Makasih untuk semua cerita dan tawa yang kamu bagi. Aku senang bisa mengenalmu.

Aaak, itu apa Muth? Ngalay bingit -_- Iiih aku bacanya geli-geli gimana gitu. Haha. Hanya sedikit mengungkapkan isi hati untuk seseorang disana yang telah sukses menyita waktu aku -_- Hay hujan, titip salam buat dia. Semoga Allah selalu menjagamu dan teruslah memperbaiki diri untuk bidadarimu kelak. Aku yakin kamu adalah cowok yang baik.

Okeh, kayanya aku harus bersiap-siap ke kampus nih. Hujan udah mulai reda. Kamis kan sekarang? Retorika :D Bye. Salam dari sipecinta hujan, @muthiiihauraa
9 Oktober 2014. 07.07
 

Baca Artikel Populer Lainnya

1 komentar: