Desember

23.39 Muthi Haura 2 Comments

Hay hay, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya nih? Pasti lagi sibuk-sibuk dengan ujian dan tugas-tugas ya? Sama aku juga. Udah Desember aja, nggak kerasa. Cepet banget waktu berlalunya hingga aku belum benar-benar meresapinya. Banyak target yang belum bisa aku capai hingga detik ini, semoga di tahun 2015 nanti, Allah masih memberiku kesempatan untuk mencapai semua mimpiku. Amin.

Hari ini LPM Gagasan ulang tahun. Aku-Zizah-Ama-Ises-Ika-Iis-Ica-Indah masak tumpeng di kosnya Ika. Selamat ulang tahun LPM Gagasan, semoga kedepannya aku bisa lebih aktif lagi dan nggak hilang timbul. Pas ngerayain ulang tahun Gagasan di sekre, Kak Iwil nangis. Sedih juga ngelihatnya. Pengen juga dekat dengan Kak Iwil-Bang Gilang kaya Memes sama Ayu. Huhu.

Pokoknya intinya sukses aja buat Gagasan. Sukses juga buat para crew-crewnya. Ah, Desember. Akhir tahun gini bawaannya rada sedih, mimpi banyak yang masih belum terwujud dan waktu masih sering disia-siakan. Pengen banget cepat-cepat sukses agar bisa bahagiain aba dan keluarga. Nanti di tahun 2015 harus lebih berjuang keras.

Akhir-akhir ini jarang banget aku post curhat kehidupan di blog ya, maklum sok sibuk, jadi aku pengen cerita secara singkat-singkat aja nih. Pas tanggal 25 November kemaren, di kampus aku ada PEMIRA. Zizah ditugaskan Gagasan untuk ngeliput jalannya siding di TPS 06 dan Zizah ngajak aku. Aku tentu aja mau, nambah pengalaman. Di TPS 06 aku kenal dengan beberapa teman baru, ada bang Anwar selaku ketua panitia TPS 06, ada kak Rukmini dari BLM, ada kak Legi dari MENWA. Mereka orangnya  ramah-ramah, terutama kak Rukmini.

Ah hari presma kemaren benar-benar gila. Saat perhitungan suara di TPS 06 terjadi keributan. Kalau menurut aku sih panitianya nggak salah, maklumlah kalau ada kekurangan dikit, namanya manusia kan? Tapi tiba-tiba ada segerombolan penonton yang datang dan nggak menerima dari hasil perhitungan. Mereka minta perhitungan ulang. Abang dari pihak KPRM dan bang Anwar menolak, suasana semakin panas tuh. Trus bang Anwar megang kotak suara.
Aku : Bang, kotak suaranya masukin ke sekre HMJ aja.
Bang Anwar dengan tampang panik ngangguk sambil ngegendong kotak suara. Aku ikut bantuin nganggkat itu kotak suara. Eh pas tiba didepan pintu sekre HMJ-nya ternyata kekunci. Tiba-tiba ada abang-abang dari arah belakang yang teriak gini : “Woi, kotak suaranya disini. Disini!”
Makin paniklah bang Anwar, aku pun ikutan panik dan dalam hitungan beberapa detik terjadilah perebutan kotak suara. TPS 06 dihancurin. Saling kejar-kejaran. Pada akhirnya itu kotak suara surat-suratnya di rebut, disobekkan, dan dibawa lari. Nggak hanya itu, ada senior aku di fakultas dibuat babak belur oleh kira-kira 150 orang. Ternyata di depan sekre KPRM, mahasiswa-mahasiswa pada unjuk rasa.

Pokoknya gitu deh. Sesuatu banget hari itu. Aku nyampe rumah aja jam 10-an, aba udah ngomel. Hehe. Maaf ba! Trus beberapa hari setelah pemilihan, aku ngelihat aksi sidang pleno yang rusuh juga. Lumayan nambah pengalaman.  Experience is the best teacher, right?

Aku juga ngelihat bang Gilang munaqosoh. Baru pertama kali nih ngelihat orang yang munaqosoh, banyak juga pelajaran yang bisa diambil dari munaqosoh itu dan itung-itung persiapan  agar aku tau gimana sih munaqosoh itu. Ada beberapa catatan inti yang bisa aku ambil dari sidang munaqosoh. Oh ya, sebelum ngelihat sidang munaqosoh, entah ditanggal berapa itu, aku lupa, aku ngelihat senior-senior wisuda. Duh, ngelihat mereka-mereka wisuda jadi kebayang 2,5 tahun lagi jika Allah masih memberi kesempatan.

Aku ngebayangin aku yang berada disana dengan sahabat-sahabatku. Berdiri disana didandani, trus dipanggil sebagai lulusan camlaude dan ngelihat aba tersenyum kearahku. Trus photo-photo bareng keluarga besar dan sahabat-sahabat. Duuh Ya Allah, amin banget. Pengen juga bisa photo dengan ‘dia’ walau status kami hanya sebagai sahabat.

Dia siapa Muth? Dia, ya dia! Seseorang yang hanya sanggup aku gapai sebatas punggungnya saja. Seseorang yang sanggup aku nikmati bayangannya, tapi tak kan pernah bisa aku miliki. Seseorang yang hadir bagaikan bintang jatuh, sekelabat kemudian menghilang begitu saja, tanpa sanggup tangan ini menaja. Seseorang yang hanya bisa aku kirimi isyarat sehalus udara. Seseorang yang yaah bisa dianggap special didalam hatiku. Dia lelaki terbaik yang pernah aku kenal, R**** R******.

Iih kenapa jadi sok-sok menye-menye gitu ya? Geli sendiri jadinya iih -_-  Desember banyak cerita, akankah Desember tahun depan masih bisa bertemu? Entahlah! Yang pasti aku ingin secepatnya sukses. Tahun baru, target baru, dan pastinya semangat baru. Malasnya dihilangin! Novelnya dikelarin!

Kemaren entah tanggal berapa dan lagi-lagi aku lupa tanggal, aku dan teman-teman ketemu dengan senior Gagasan di sekre Gagasan. Senior kami itu ngasih banyak motivasi. Ada satu motivasi yang menurut aku keren banget. Motivasi ini diberi nama oleh beliau dengan istilah ‘Formula universal 40 +’.

Formula apaan tuh Muth? Baru dengar.
Formula ini formula keren tau! Guys, kalian pada pilih jadi orang sukses atau biasa-biasa aja nih? Pasti semua kita bakal milih jadi orang sukses kan, tapi hanya beberapa persen orang yang mampu menggapai kesuksesannya. Ibaratnya jika 100 % orang ingin sukses, maka hanya 30 % yang benar-benar akan sukses. Kenapa? Kuncinya hanya manajemen waktu yang baik plus kedisiplinan.

Oke aku bakal jelasin lebih rinci. Setiap kita bekerja dalam sehari kurang lebih delapan jam, delapan jam dikalikan dalam lima hari kerja full, maka hasilnya akan 40 jam. Nah, orang biasa pasti hanya bekerja dalam kurun waktu 40 jam, sedangkan orang sukses akan bekerja lebih dari 40 jam. Jadi mulailah dari sekarang untuk mengisi waktu kita dengan hal-hal bermanfaat. Usahakan juga dalam setiap harinya itu banyak membaca. Waktu yang kita lebihkan dari 40 jam dan bacaan yang kita baca adalah investasi kita untuk masa depan.

Satu lagi yang penting itu adalah kedisiplinan. Percuma punya segudang target tapi nggak pernah disiplin untuk menggapai target-targetnya *lirik diri sendiri. Kesindir -__-* Target kedepanku, sukses UAS-sukses memulai bisnis-IP aku naik. Semester kemaren IP aku 3,79; setidaknya entar naik jadi 3,80 atau 3,81; untung-untung dapat 4,00 Ya Allah. Amin!

Semangat Muth! Do’ain kakak y aba. Love you so much. Jadi ingat pas nyuci piring kemaren, tiba-tiba adik aku si Naila datang dan meluk aku.
Naila : Kak, maaf ya.
Aku : Haa? Ngapa?
Naila : Kakak capek-capek masakin dan ngurus kami. Nanti Ila urut kakak ya.
Duuuh terharu dengarnya. Makasi sayang. Nggak perlu ngurut-ngurut, kalian nurut dan jadi anak sholeh-sholehah aja kakak udah senang. Sayang sama kalian. Aba-umi-nenek-Raihan-Intan-Naufal-Naila-Dani, kalian insfirasiku. Kalian semangatku. Kalian motivasiku. Love kalian! Banget! Udah dulu ah, ngantuk nih. Salam sayang, @muthiiihauraa
14 Desember 2014. 

21.44 WIB at kamar tercinta. 

Baca Artikel Populer Lainnya

2 komentar:

  1. Udah akhir tahun aja ya, resolusiku juga banyak yang belum tercapai nih, tahun depan harus lebih giat lagi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaaap, tahun depan harus lebih giat lagi :))

      Hapus