Impian Chrystin

19.45 Muthi Haura 3 Comments



Haay, Assalamua’laikum. Gimana dengan harinya? Semoga menyenangkan ya? Hari ini Cuma satu mata kuliah, sebenarnya dua, Cuma karna satu dosennya kagak masuk. Lumayan menyenangkan sih hari ini soalnya aku-Chrystin-Dila-Sandra jalan-jalan ke SKA. Si Sandra awalnya ngajakin ke Giant, tapi bilang nanggung banget. Iseng aku nyaranin buat ke SKA aja. Eh merekanya setuju.

Oh ya, Chrystin-Dila-Sandra ini teman-teman aku di Broadcasting C. Mereka orangnya baik, asik juga. Setelah setuju buat ke SKA, aku nebeng sama Sandra. Dila sama Chrystin balek kekos mereka dulu buat jemput helm. Di kos Sandra, aku di make up-in. Iya diajarin pakai eye liner, dan tetek bengek lainnya. Asli aku makainya kagak ngerti, belepotan -_- Sandra juga sempat-sempatnya tukar rok jadi celana. Pas ketemuan lagi dengan Chrystin-Dila, mereka marah-marah karna si Sandra pakai celana. Akhirnya kami balek lagi kekos Chrystin-Dila, mereka mau nukar celana juga. Awalnya Chrystin ngasih aku pilihan celana juga. Udah aku pakai celananya Chrystin, tapi nggak nyaman rasanya. Risih rasanya kalau pakai celana ngetat-ngetat gitu. Nggak suka. Akhirnya aku sendiri yang pakai rok, kelihatan banget anak UIN-nya ya. Haha!

Di SKA Cuma mutar-mutar doang, duduk-duduk, cerita-cerita nggak jelas, trus ketawa-ketawa. Kami sempat-sempatnya beli cemilan. Gila, Cuma untuk cemilan kaya roti-rotian aja aku ngabisin dua puluh ribuan -_- Boros banget Muth! Maklum rotinya bermerek. Enak sih. setelah capek mutar-mutar, akhirnya kami balik lagi kekos Dila-Chrystin. Iya Cuma gitu doang.


With Sandra



Dila. Cantik kan?


Chrystin-Aku

 
Pas mata kuliah pertama tadi, aku sama Chrystin tukeran kertas impian. Awalnya kami memang udah janjian untuk menuliskan semua mimpi-mimpi kami dikertas binder. Aku Cuma nulis satu halaman timbal-balik. Si Chrystin malah nulis tiga kertas binder besar timbal-balik. Dia nyeritain semua mimpi dia dari SD, lebih tepatnya kisah hidup dia. Chrystin ini teman pertama aku yang beragama non muslim, alias kristen. Sebenarnya waktu pelatihan jurnalistik dasar di Bahana pas semester dua kemaren, ada kok kenalan dengan yang non, tapi nggak dekat.

Chrystin orangnya asik diajak cerita berbagai hal. Di broadcasting C, Cuma dia yang paling nyambung diajak cerita. Kami memang berbeda agama, tapi kami saling menghormati kok. Aku sholat, dia diam. Kami juga pernah berdebat tentang daging babi, trus juga pernah ngelihat kitab suci agama Kristen. Trus juga tau bedanya kristen katolik dengan kristen protestan.

 

Kertas impian Chrystin. Panjang banget :D

Dikertas impian itu, Chrystin cerita banyak hal tentang semua mimpi-mimpinya, dari SD sampai duduk dibangku kuliah. Dia pengen jadi pelukis, lalu karna suatu hal berubah jadi penulis, lalu kemudian jurnalis. Dia juga cerita tentang masa SMA-nya yang sempat terjerumus kedalam hal-hal yang tidak baik. Pernah juga di SD dia bolos selama empat bulan. Pokoknya semuanya ia ceritakan dengan sangat jujur dan nggak bisa aku ceritakan disini dengan sangat detail. Dia minta ini dirahasiakan dan aku nggak mau ngerusak kepercayaan seseorang terhadap aku. Sebenarnya menceritakan yang diatas saja sudah termasuk ‘sedikit’ membocorkan bukan? Haha, Muth-Muth. =))

Makasih udah percaya ya Chrys, makasih untuk semua ceritanya. Mari semangat buat gapai semua impian kita. Kalau kamu punya mimpi, taroh mimpi itu dikening. Lihat terus dan jangan dilepaskan. Kemudian yang kamu butuhkan hanya kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan melihat lebih lama dari biasanya, bibir yang akan berucap doa lebih sering dari biasanya. Keep fighting for us!

Hey kawan. Pasti kau dan aku sama, sama-sama punya takut. Takut tuk mencoba dan gagal, tapi... hey kawan. Pasti kau dan aku sama, sama-sama punya mimpi. Mimpi untuk menjadi berarti. Karena

Harus kita taklukan, bersama lawan rintangan. Tuk jadikan dunia ini lebih indah. Tak perlu tunggu hebat untuk berani memulai apa yang kau impikan. Hanya perlu memulai untuk menjadi hebat raih yang kau impikan. Seperti singa yang menerjang semua rintangan, tanpa rasa takut. Yakini bahwa, kamu-kamu-kamu-kamu terhebat. (Coboy junior)

Aku juga bakal semangat buat gapai mimpi aku! Ayo Muth jangan mau kalah. Ingat janji bakal bahagiain aba. Bahagiain orang yang aku sayang. Salam sayang, @muthiiihauraa
17 Maret 2015. 17.08 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

3 komentar:

  1. Setiap impian pasti akan bertemu pada tujuannya dengan benar :)

    BalasHapus
  2. Aamiiin. Semoga impian kita semua terealisasi ya dek. Salam buat teman-temannya.

    BalasHapus
  3. Waalaikumsallam mbak....

    wah kertas impiannya berbeda dengan punya saya. kalau punya saya kertas impiannya berupa angka-angka, dan ada buku tafsir mimpinya

    BalasHapus