Miss Them

01.15 Muthi Haura 0 Comments



Assalamua’laikum, hay hay gimana kabarnya? Sehat? Alhamdulillah. Tadi siang aku menyempatkan diri untuk menulis. Ya, melanjutkan project yang udah aku canangkan pada diri sendiri. Melanjutkan project yang sempat tertunda disebabkan oleh bertumpuknya tugas-tugas kuliah. Sebenarnya bukan menumpuk, hanya saja aku yang terlalu malas untuk memulai mengerjakannya diwaktu luang. Iya gitu.

Project apa tu, Muth? Ini project yang berkaitan dengan mimpi-mimpi aku. Project menulis enam karya tulis fiksi atau nonfiksi dalam tahun 2015 ini. Saat ini ada dua naskah yang lagi proses penulisan. Sebenarnya aku bukan type orang yang bisa melakukan terlalu banyak kerjaan dalam satu waktu, alias sangat sulit untuk menulis dua ide dalam satu waktu yang sama. Tapi mau gimana lagi, novel pertama ditahun ini yang seharusnya selesai diakhir bulan Februari kemaren malah aku tinggalkan begitu saja gara-gara tidak merasakan feel didalam novel dan dengan PD-nya aku menulis tulisan baru. Targetnya akhir bulan April nanti selesai, Insha Allah.

Nah, pas lagi nulis tadi, aku tiba-tiba merindukan mereka. Merinduka semua tentang mereka. Merindukan kebersamaan dengan mereka. Merindukan setiap pengalaman yang mereka bagi denganku. Merindukan tiap tawa dan kelelahan bersama bareng mereka. Ya, aku sangat merindukan mereka. Rasanya pengen flashback kemasa-masa bareng mereka. Really miss them!

Mereka itu siapa, Mut? Merindukan siapa? Mereka! Ya mereka adalah bagian dari hidupku. Bagian dari masa laluku. Mereka adalah teman-teman organisasi Rohis MAN 2 Model Pekanbaru. Mereka adalah salah satu bagian masa indahku diputih abu-abu.

Aku kangen mereka. Kangen pas lagi sibuk-sibuknya buat acara. Kangen pas rapat. Kangen pas buka bareng sama-sama. Kangen sekre Rohis yang walaupun kecil, tapi memiliki arti. Kangen ngedisain mading bareng anak mading. Kangen bikin buletin ARASI. Kangen pas ikutan lomba. Kangen pak Norman. Kangen Sidiq-Rini-Aal-Ilmi-Arif-Ika-Lelek-Ica-Trima-Fitri-Fany-Punek-semuanya. Kangen jambore juga! Kangen suara emasnya bang Thifal Solesa Waldi. Kangen kumpul-kumpul sama kalian. Aku kangen kalian, sungguh!

Kangen bersih-bersihin aula tiap jumat. Kangen bersih-bersihin aula setelah ngadaian sebuah acara. Kangen bikin majalah, walau sampai sekarang nggak kewujud. Kangen diingetin kalau salah. Kangen dipanggil ‘ukhti’. Kangen ngedata adik-adik yang nggak sholat dengan alasan halangan. Kangen! Aku lebih merindukan kalian ketimbang teman sekelasku sendiri. Banyak cerita yang udah kita ukir bareng-bareng. Kalian membuatku menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Sampai saat ini, belum ada sebuah organisasi sesempurna kalian. Belum ada teman organisasi yang sedekat kalian. Miss! Trimakasih udah ngajarin banyak hal ya woi! Makasih udah percaya sama aku. Makasih udah motivasi aku selalu. Sekarang kalian udah pada mencar-mencar ya. Ada yang di Bandung, Jakarta, Jogja, dan kota-kota lain. Aku Cuma berharap semoga ada waktu suatu hari nanti untuk kita bertemu. Oh ya, album photo pas perpisahan kemarin masih aku simpan kok. 


miss kalian ({})



 Tadi saking kangennya sama kalian, aku ngeBM adik Rohis yang sekarang udah kelas tiga, padahal pas aku di MAN dulu, dia masih kelas satu. Cepat banget waktu berlalunya ya. Aku ngeBM dia buat nanyain perkembangan Rohis sekarang gimana. Banyak banget ternyata yang udah berubah. Program kita ada yang udah nggak dipakai lagi. Nggak papa, Cuma bisa berdoa semoga Rohis MAN 2 tetap jaya.

Dari aku yang merindukan kalian, @muthiiihauraa
21 Maret 2015. 16.56 WIB

Baca Artikel Populer Lainnya

0 komentar: