Kinotalk #1

18.53 Muthi Haura 1 Comments



Hay, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya nih? Sehat nggak? Mudah-mudahan aja ya. Minggu-minggu ini rasa malas menghantui banget. Tugas numpuk, tapi  belum juga diangsur buat ngerjain. Ditambah lagi ada dua dosen yang marah sama kelas kami karna ulah beberapa teman-temanku. Ya, mereka ada yang makalahnya ngopas dari kelas lain, trus juga telat ngeprint makalah ampe dosennya keluar.

Ayolah Muth, lawan rasa malas itu. Ingat, apa yang kamu lakuin saat ini akan berdampak dikehidupan masa depanmu! Iya-iya, bakal berusaha untuk tidak terus-terusan terbelungu didalam kemalasan. Emang susah sih, tapi bukan berarti aku nggak bisa kan? Lelah sih, pengen ngelambain tangan kekamera, tapi emangnya dengan nyerah gitu aja, hidup bakal berubah? Nggak kan?

Diawal bulan April ini, aku diundang kinomedia dalam acara #kinotalk di twitter. Kinotalk ini adalah sebuah acara membahas tentang kepenulisan. Semuanya berhak bertanya apa saja keaku selama batas waktu yang ditentukan. Awalnya kaget juga pas dapat inbox dari kinomedia. Isinya gini : Hallo dear, mau undang buat program kinotalk bahas novel ‘Always Love You’ bisa? Jadwalnya kakak yang tentuin aja antara hari Senin, Selasa, atau Jum’at. Jam 7-9 malam 


inbox dari kinomedia

Ya aku sanggupinlah, lumayankan buat nambah teman baru plus promosiin novel dan pastinya juga blog ini. #eaaa. Banyak banget pertanyaan yang masuk, lumayan pegel jari ngejawabnya, tapi aku senang. Kali ini aku pengen share pertanyaan-pertanyaan yang masuk diacara #kinotalk dan tentu saja aku bakal ngejawab secara lebih lengkap. Kalau ditwitter nggak bisa jawab lengkap karna keterbatasan kosa-kata. Langsung aja simak yuk, let’s check this out :

Apakah dalam waktu dekat kakak bakal berencana nerbitin novel? Apa akan berbau Jepang juga? (@AltGST)
Ya, Insha Allah dalam waktu dekat bakal nerbitin novel lagi. Saat ini ada dua naskah dipenerbit dan sampai saat ini belum dapat kabarnya. Bantu do’a ya. Selain itu juga lagi ngerampungin dua naskah. Rencananya akhir April ini satu naskah bakal dirampungin, semoga saja rasa malas ini bisa diatasi. Untuk novel-novel selanjutnya tidak berbau Jepang lagi. Pengen berlatar Indonesia aja, karna cinta Indonesia :v

Menurut kakak gimana sih caranya dapat ide segar dalam waktu singkat? (@Safaira01)
Ide segar itu bertebaran dimana-mana, kadang juga tanpa kita sadari. Makanya aku sih biasanya kalau lagi dapat ide langsung dicatet. Nyatetnya bisa dihape atau dibuku. Sayangkan sebuah ide kelewat gitu aja? Ide itu kaya kesempatan, nggak akan datang dua kali.

Pesan apa yang ingin kakak sampaikan lewat novel ‘Always Love You’ ini? (@AltGST)
Kalau aku pribadi berharap pembaca bisa ngambil hal-hal positif dari novel itu. Pesan yang ingin aku sampaikan adalah bahwa cinta sebelum nikah itu bukan segala-galanya. Sukseskan dirimu dulu, nanti cinta yang berkelas akan datang dengan sendirinya. Kalau kamu mencintai seseorang, jangan memaksa keadaan untuk mempersatukan cinta itu, nanti akan ada waktunya sendiri dimana cinta itu akan bersemi dengan sendirinya. Sukses dulu deh pokoknya!

Bagaimana cara kakak mengasah keragaman kata dalam novel tersebut? (@AltGST)
Banyak-banyak membaca aja. Aku kan emang suka banget baca, jadi kalau ada kata-kata menarik, kadang juga aku catat.

Biasanya kakak memulai riset dalam menulis itu dari mana? (@AltGST)
Dari membaca. Kadang juga nanya orang yang berhubungan dengan sesuatu yang ingin ditulis.

Cara kakak dalam memperkaya dialog novel itu bagaimana? (@AltGST)
Banyak baca-baca-baca!

Gimana cara kakak membangun kuat karakter-karakter dalam novel tersebut? (@AltGST)
Kalau aku ngecoba jadi sitokoh. berusaha masuk dalam diri sitokoh. pokoknya apapun yang aku tulis, aku tanyain kediri aku, ini nyentuh atau nggak. Kalau nyentuh, aku lanjutin. Kalau nggak nyentuh, aku perbaiki kalimatnya.

Apa yang membuat kakak semangat ketika sedang menulis? (@AltGST)
Banyak hal yang bikin semangat, terutama orang tua. Trus semangat juga pas ngebayangin novel karya sendiri dibaca banyak orang. Selain itu juga pengen punya karya yang bisa ditunjukin kepada orang-orang yang dulu pernah ngeremehin. Orang-orang yang dulu Cuma nganggap sebelah mata.

Kakak orangnya moody-an yah? :p (@Safaira01)
Haha iya terkadang. Kalau lagi badmood parah, bisa-bisa kerjaan aku Cuma ngedumel plus nangis diatas kasur. Kalau lagi happy, banyak banget yang pengen dikerjain. Intinya sih sebenarnya penulis itu nggak boleh punya sifat moody-an, semoga aku bisa ngubahnya.

Pernah bikin naskah trus stuck ditengah jalan? Hal yang dilakukan? (@AltGST)
Sering banget! Sekarang juga lagi ngalamin, lagi nyelesain dua naskah, mendadak sekarang lagi ada ide baru. Tapi untuk sekarang aku berusaha komit menyelesaikan satu naskah terlebih dahulu.

Pernah ngerasa bosan nulis dan pengen vakum? (@AltGST)
Ehmm, nggak kayanya! Menulis is my life ;) Pas lagi badmood, kalau nulis, badmoodnya jadi hilang. Serius, cobain deh.

Sesuatu yang paling kakak suka dari novel ini apa kak? (@AltGST)
Semuanya suka! Soalnya nulisnya butuh perjuangan.

Apa yang menjadi moodboster pas lagi nulis? Gimana cara bagi waktu dengan kuliah? (@Safaira01)
Moodbosternya mungkin pengen ngebahagiaain orang tua kali ya plus pengen banget ngelihat nama sendiri dicover buku sendiri. Cara bagi waktu ya tergantung kegiatan masing-masing. Kalau aku sih biasa nulis hal-hal apa yang harus aku lakukan dalam sehari itu. Biasanya juga kalau lagi nggak malas, aku nulis tiap malam. Aku buat komitmen didiri sendiri harus bisa nulis tiga halaman perhari, walau sering dilanggarnya sih. :v

Apa sih yang bikin kakak tertarik buat ikut perlombaan?  (@AltGST)
Pengen ngelihat kemampuan menulis aja. Pengen lihat sejauh mana bisa bersaing. Kalah-menang itu hal biasa dalam sebuah perlombaan. Plus juga tertarik karna pengen nyari teman yang punya hoby sama.

Bagi kakak menulis itu bisa dijadikan profesi utama atau selingan saja? (@AltSGT)
Kalau aku pribadi pengennya sih dijadikan profesi utama. Seru banget pasti bekerja dibidang yang kita sukai kan? Nggak kerasa kerja jadinya. Pengen kaya mbak Asma Nadia, Andrea Hirata, A.Fuady yang punya nama lewat menulis.

Kakak lebih tertantang untuk bikin cerita genre apa sih? (@AltGST)
Genre romance, selipin dikit kata-kata motivasi atau pesannya. Berharap pembaca bisa berubah diri lebih baik setelah baca novel aku.

Aaaak, capek plus pegel tangan aku. Padahal pertanyaannya masih banyak. Stop disini dulu aja kali ya? Entar dibikinin kinotalk edisi kedua deh. Tujuan aku share dari acara kinotalk ini bukan untuk ajang sok-sokan atau hal lainnya. Aku Cuma pengen membekukan kenangan plus ngejawab pertanyaan yang ditujukan padaku. Banyak banget yang nanya lewat inbox facebook, semoga post ini bisa ngejawab ya dan tungguin kinotalk edisi dua. Sekali lagi makasih banget buat yang udah beli, ngirim photo, ngasih kritik-saran, pokoknya makasi banget dah! Seorang penulis nggak ada apa-apanya tanpa pembaca. Salam sayang, @muthiiihauraa

Jum’at, 17 Apri 2015. 20.23 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

1 komentar: