resep

Resep sup ayam spesial (late post)

19.40



Haaay, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya? Sehat? Gimana aktifitasnya saat ini? Kemaren kekampus sama Ides buat ngurus something, hari Senin juga kekampus. Malas sih sebenarnya, tapi ya mau gimana lagi. Demi sebuah mimpi #eaak. Kemaren rada sebel sama Ides, masalahnya dia itu tau kalau nilai audio Mumun belum keluar, tapi sama sekali nggak ngasih tau Mumun. Masalahnya itu aku liat di facebook kalau iraise bakal tutup tanggal 28 Juli ini. Kan kasihan Mumun kalau dia nggak tau ada nilainya belum keluar, 3 SKS pula tuh.

Akupun baru kemaren pula ngeliat dan nggak ada pulsa buit sms, akhirnya aku suruh Ulan yang ngasih tau. Terlepas dari semua itu, Ides salah satu teman yang asik dibawa cerita. Nyambung gitu. Kalau cerita sama dia ini lebih pembahas kemasa depan. Misal kaya : ‘Mut, entar semester lima kita udah mulai nyari judul skripsi yok?’, ‘Mulai nabung buat KKN, Mut’, ‘Entar semester lima, kita lebih sering keperpus yok’, dan ajakan positif lainnya. Aah, beruntung berada diantara mereka yang selalu optimis ngadepin masa depan kaya gini. Sukses untuk kita ya sayang-sayangku.

Oh ya, hari Minggu kemaren, kedua adik cowokku (Raihan dan Naufal) balik kepondok. Karna satu dan lain hal yang nggak bisa diceritakan disini, aba aku nggak bisa ikut ngantar. Sepeninggal kedua anak lelakinya itu, aba nangis dikamar. Aku dan adik-adikku kagetlah, belum pernah aku liat aba senangis kaya gini. Sampai nyucurin air mata. Ya Allah ngeliatnya nggak tega. ;( Aba juga nasehati kami, katanya kami harus rajin, jadi anak sholeh/sholeha, fokus, pokoknya banyak deh nasehat aba. Aku tau kalau aba bangga dengan dua anak lelakinya itu, terutama Raihan. Pas dikampung, si Raihan ini selalu sholat dimesjid, trus kadang ngaji juga dimesjid. Sampai diliatin dia sama orang-orang dimesjid itu, trus dengar desas-desus begini : ‘Anak siapa itu? Udah ganteng, cinta Allah pula lagi’

Yang pada kenal Raihan ini pada bilang kalau itu anak aba, eh aba disamperin dengan kata-kata gini : ‘Waang ko Lil, punyo anak bujang nggak bilang-bilang (kamu ni Lil, punya anak laki-laki nggak bilang-bilang)’, ‘La bapo umu du? (Udah berapa umur Raihan itu)’, ‘Ndeh kalau ado anak gadi den, omuo den ambiok inyo sebagai menantu (Ndeh, kalau ada anak gadis saya, mau saya jadikan dia itu menantu)’, dan kata-kata serupa lainnya.

Aku kapan ya bikin bangga aba? Pasti Insha Allah, promise ba! Eeh kepanjangan cerita kayanya nih, oke balik kejudul entry. Jadi ceritanya itu aku lagi rajin banget masak, tercetuslah ide untuk buat sup. Kebetulan semua bahannya ada dirumah. Oh ya, aku bukan orang yang pandai masak, Cuma lagi belajar aja. Paling kesel kalau ada yang bilang aku hebat masak. Asli masih jauh. Kalau aku udah hebat masak, aku ikutan masterceff kali. Ngomongin masterceef Indonesia, aku selalu nonton nih. Aku dukung Luvita dan Risky. Mereka keren banget, masaknya jago. Pengen kaya mereka. ;))

Oke, ini dia resep sup ayam spesial yang aku dapat dari blog just try & taste.
Bahan :
·         1 ekor ayam kampung, dipotong beberapa bagian.
·         1 buah wortel dipotong dadu
·         1 buah jagung manis, sisir
·         2 butir kentang, potong dadu
·         1 batang daun bawang, rajang halus
·         3 liter kaldu dari merebus ayam

Bumbu :
·         1 ½ sendok teh merica butiran, dihaluskan
·         1 bonggol bawang putih, cincang halus
·         1 butir bawang bombay, cincang kasar
·         2 sdt kaldu bubuk
·         1 batang kayu manis
·         5 butir cengkeh
·         1 buah pala, pipihkan
·         ½ sdm garam
3 buncis, potong-potong sepesar jempol


Sebenarnya aku kalau urusan dapur ini masih rada bingung juga dengan bumbu-bumbu dapur. Apalagi yang namanya pala aja, aku nggak tau -_- Ya udah terpaksa deh itu pala aku skip. Nah begini cara masaknya :
·         Masukan 3 liter air kedalam panci, masak hingga mendidih. Kecilkan api, masukan ayam. Rebus dengan api kecil hingga ayam lunak dan matang. Selain itu merebus dengan api kecil menurut yang aku baca dapat membuat kaldu semakin terasa dan lebih nikmat.
·         Setelah ayam matang, suwir-suwir daging ayamnya, lalu dimasukan lagi kerebusan air ayam. Sisihkan.
·         Siapkan wajan, masukan 2 sendok makan minyak. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum plus kecoklatan. Masukan pala, cengkeh, dan kayu manis. Aduk rata, setelah itu diangkat.
·         Tuangkan tumisan kedalam panci berisi rebusan ayam. Tambahkan merica, kaldu blok, dan garam. Masak kaldu hingga mendidih. Masukan buncis, wortel, kentang, jagung, masak hingga empuk.
·         Cicipi, kalau bumbu kurang terasa, tambahi garam. Jika dirasa sudah pas, sup siap disajikan.


Walaupun hasilnya seperti diatas, tapi aku jamin pasti enak. Aku buat satu mangkuk besar dan langsung habis dalam sekejap. Hal yang paling menyenangkan dalam memasak itu adalah saat makanan yang kita masak direspon positif. Ngelihat orang yang disayang menyantap dengan nikmat apa yang kita masak, rasanya kelelahan dalam memasak itu hilang.

Pengen coba resep baru lainnya, mumpung liburan. Ayo Mut, semangat! Itu aja dulu deh, pegel-pegel nih didepan laptop terus. See you, salam sayang, @muthiiihauraa
Kamis, 30 Juli 2015. 20.56 WIB.

You Might Also Like

2 komentar

  1. jam makan siang buka sup ayam, yg ada malah jadi laper -_-

    BalasHapus
  2. Aaaaaakkk, aku paling suka sup deh mbak, mau ayam kek, sapi kek, bakso kek, enak pokoknya mah :D

    Salam,
    Gianta

    BalasHapus