Saat Kegagalan Menyapa

16.47 Muthi Haura 12 Comments



Pernah merasa gagal? Pernah merasa saat rasanya kamu sudah berusaha sebisa kamu, tapi ternyata tak sesuai dengan apa yang kamu harapkan? Pernah merasa sedih saat apa yang kamu harapkan, tak kamu dapatkan? Pernah merasa semua itu? Pastilah kan! Namanya juga manusia, tempatnya gagal dan khilaf.

Aku juga pernah merasakannya. Merasakan kegagalan. Merasakan saat rasanya sudah berjuang semampunya tapi tak sesuai dengan apa yang diharapkan. Merasakan lelah-lelahnya berjuang, tapi ternyata tak membuahkan hasil. Baru-baru ini, aku gagal dalam mengikuti ajang ‘Penghargaan Taruna Sastra bagi Generasi Muda’. Padahal libur kemaren, aku sibuk ngurus-ngurus berkasnya kekampus SENDIRIAN. Bolak-balik warnet untuk ngelengkapi syarat. Berulangkali ngirim surat lewat pos dan semua itu tentu saja membutuhkan biaya. Gagal! Masuk nominasi pun tidak. Sedih? Kecewa? Down? Pasti, manusiawi! Tapi aku juga tak ingin disaat kegagalan ini menyapa, aku terus-terusan sedih. Terus-terusan kecewa. 



Gagal itu biasa! Wajar! Yang nggak wajar itu, disaat kamu gagal, kamu tak berniat untuk bangkit lagi. Yang nggak wajar itu, disaat kamu gagal, kamu memutuskan untuk berhenti. Coba bayangkan jika sipenemu lampu saat percobaan pertama langsung gagal, apa kita sekarang masih bisa menikmati lampu? Nggak! Kita masih berada didalam kegelapan. Coba bayangkan jika J.K.Rowling menyerah saat pertama kalinya gagal menerbitkan Harry Potter dan dia menyerah, apa bisa kita menikmati sensasi cerita Harry Potter? Nggak!

Banyak lho orang-orang sukses yang dulunya merasakan pahitnya kegagalan, tapi mereka mampu survive. Mereka jadikan kegagalan sebagai cambuk untuk kembali bangkit dan melakukan hal yang lebih baik lagi, sehingga mereka mampu sukses seperti saat ini. Merry Riana, contohnya. Ahmad Fuadi juga dan masih banyak lagi. Kalau ngelihat kesuksesan seseorang, jangan iri! Jangan menganggap hidup mereka beruntung makanya dengan mudahnya mendapatkan kesuksesan. Kalau ngelihat orang sukses, lihat juga masa lalunya. Lihat seberapa jauh dia berusaha untuk mendapatkan kesuksesan itu, lihat seberapa banyak dia gagal dan kembali bangkit, lihat seberapa kerasnya hidup dia, dan nantinya kamu akan sadar bahwa kesuksesan itu memang pantas untuknya setelah apa yang ia lalui dalam hidupnya.

Gagal itu salah satu jalan untuk menuju pada kesuksesan. Kalau nggak pernah gagal, gimana mau sukses? Kalau nggak pernah gagal, gimana mau belajar? Bukankah guru terbaik adalah pengalaman itu sendiri? Trus apa yang harus ditakuti dari sebuah kegagalan? Bukankah selagi muda ini memang seharusnya menghabiskan banyak jatah gagal? Menghabiskan banyak jatah gagal, sehingga jatah gagal itu habis dan kesuksesan menghampiri. 


Jangan takut gagal! Hidup adalah proses. Hidup adalah belajar, tanpa ada batas umur, tanpa ada kata tua. Jatuh, berdiri lagi! Kalah, mencoba lagi! Gagal, bangkit lagi! Never Give Up! Sampai Allah berkata : ‘Saatnya pulang’! Ketika lelah membuatmu berhenti, tataplah impian yang telah menguatkanmu untuk memulai. Tataplah orang-orang yang mengharapkanmu untuk sukses. Tataplah orang-orang yang telah meremehkanmu. Tataplah bahwa berhenti itu bukanlah jalannya. Selesaikan sesuatu yang sudah dimulai, karna berhenti atau mundur berarti hancur.

Seharusnya disaat kamu gagal, introfeksi diri. Jadikan pelajaran! Tanya diri, apa yang kurang? Usaha apa yang kurang? Apa yang belum dilakukan? Udah berikhtiarkah kepada Allah? Sebaiknya gimana? Untuk langkah kedepannya seperti apa? Saat kegagalan menyapa, jadikan pembelajaran untuk menjadi lebih baik kedepannya. Jadikan pembelajaran untuk tau sejauh mana diri kamu dan perbaiki!

Gagal bukan akhir dari semuanya, tapi awal dari sesuatu hal yang baru. Saat kegagalan menyapa, berarti Allah menyuruh kamu untuk jauh lebih banyak belajar. Allah ngasih apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan. Dan yang pasti, Allah ngasih sesuatu diwaktu yang tepat, bersama orang-orang yang tepat juga pastinya.

Masih takut gagal, Mut? Tulisan ini didedikasikan buat diri sendiri, karna bukankah motivator terbaik itu diri sendiri? semangat memperbaiki diri dan welcome November! Salam sayang, @muthiiihauraa.
1 November 2015. 06.31 WIB

Baca Artikel Populer Lainnya

12 komentar:

  1. suka baca tulisannya mbak Mutia...
    banyak muatan semangatnya.. kemarin Anwar fuadi..
    dan skrng bapak BUMN..,

    makasih telah menyemangati...

    BalasHapus
  2. suka baca tulisannya mbak Mutia...
    banyak muatan semangatnya.. kemarin Anwar fuadi..
    dan skrng bapak BUMN..,

    makasih telah menyemangati...

    BalasHapus
  3. benar banget mba,karena dngn kegagalan,kite akan trus berusaha melakukan yg terbaik :D

    BalasHapus
  4. Bener, gagal itu seharusnya jadi cambuk buat kita. Kalo gagal berati memang ada yang kurang / salah, dan kesalahan itu yang harus kita perbaiki nanti.. Semangat ya kak! :D

    BalasHapus
  5. Aku sering mengalami kegagalan sehingga terasa malas untuk bangkit lagi. Jiwa terasa rapuh dan tenaga terasa sudah terkuras. #NovemberWish

    BalasHapus
  6. Hahaha.... mantap tuh quote dari Pak Dahlan Iskan....
    gue kira2 masih punya jatah gagal berapa banyak ya??
    tapi memang terkadang kegagalan bisa bikin kita jatuh sejatuh-jatuhnya...
    tinggal kitanya aja, mau lanjut tidur atau mau bangun...

    BalasHapus
  7. introspeksi diri dan melakukan hal yang terbaik dari kegagalan itu jauh lebih baik daripada haya meratapi dan menyesal

    yup, motivAtor yang baik ya diri sendiri jadi ktika gagal hanya diri sendiri lah yg bisa membawa kita untuk tumbuh dan sanggup menghadapi semuanya

    BalasHapus
  8. gagal adlh berhasil yg tertunda
    so meskipun kecewaaa, hadapi aja n fokus perbaiki apa yg kurang
    yang penting mah udah nyoba gituh
    di kesempatan lainnya akan lebih baik lagi.
    semangaaat yaaa muthii ^,^
    YOU GO

    BalasHapus
  9. Saya orang yang sudah tahap Males ngeluh soal hidup. Hahaha banyak gagal, gagal lulus tepat waktu, gagal interview kerja dan gagal-gagal lain, saya percaya semua sudah ada yang ngatur. Kegagalan saya pasti ada maksud, entah saya disuruh belajar bersabar, belajar meningkatkan kemampuan, intinya saya disuruh agar terus belajar.. Hehe

    BalasHapus
  10. Gagal itu salah satu cara Tuhan untuk bilang, "Ayo coba lagi!" :)

    BalasHapus
  11. Wah bener banget nih apa yang ditulis kak mut, jadi semangat buat introspeksi diri, karena kalo bukan kita yang memotivasi diri kita, siapa lagi? :D

    BalasHapus
  12. Aku termasuk yang jatuh bangun dalam mencapai impian, entah berapa banyak lagi jatah gagalku dek, tapi semoga selalu diberikan semangat dan keyakinan yang lebih kuat dalam setiap perjuangan ya.. untuk kita semua yang tengah bertarung dengan mimpi, ecieee..

    Aminin aja deh ya, wkwkwk.. btw makasi ya udah bertamu ke #kacamatahani :*

    BalasHapus