PKJTLN SKK Ganto #5

17.24 Muthi Haura 2 Comments



Haay, Assalamua’laikum. Lagi pada apa nih? Nggak kerasa 2015 sebentar lagi bakal berlalu. Tinggal menghitung hari untuk menuju ke tahun 2016 ;’) Rasanya sedih, soalnya masih banyak target yang belum terealisasikan, terlepas dari semua itu pula, aku juga bersyukur karna 2015 mengajarkan aku banyak hal. Iya, banyak sekali! Banyak juga impian aku yang terwujud ditahun ini. Alhamdulillah Alhamdulillah!

Saking rajinnya, kemaren malam aku udah nyuri start buat target untuk tahun 2016 nanti. Kecepatan memang, tapi  ya nggak papalah, sekalian introfeksi diri. Sadar masih banyak kurangnya. Makin jauh dari Allah dan pergaulan dengan lawan jenis yang makin makin tak terjaga ;( Maafin Ya Allah.

Sebenarnya banyak banget yang pengen aku ceritain sama kamu, my blog, tapi apalah daya karna diri ini terkadang sok sibuk pula. Beberapa minggu yang lalu aku ke hotel pangeran lagi with kengkawan Gagasan. Malam-malam dijemput Ijah akunya. Kami menghadiri KPID Riau Award. Acaranya bisa dibilang meriah dan aku jadi termotivasi untuk semakin mendalami broadcasting. Pengen bisa bikin program acara sekeren pemenang-pemenang KPID Award. Pengen pakai baju berlogo trans 7 trus juga megang award juara. Aaak pengen :G Mimpi dulu nggak papa kali ya? Bermimpilah setinggi langit, kalaupun kamu terjatuh, jatuhnya nggak akan jauh-jauh di bintang :D



Selfie with abang-abang Trans 7 yang menang award :D

Eeh kok melenceng ya? Aku Cuma pengen share cerita kelanjutan dari Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut yang aku ikuti di Bukittinggi sebulan yang lalu. Kalau mau baca cerita sebelumnya, bisa baca disini-disini-disini- dan disini


Jum’at, 13 November 2015
Jalan-jalan seru!! Walau capek, tapi tetap happy. Aku dan Wilingga sempat sedikit dongkol dengan teman-teman yang lain, masalahnya mereka pada asik photo-photo terus di satu spot yang sama. Jadinya kan waktunya habis buat photo aja, padahal masih banyak tempat yang akan dikunjungi. Takutnya entar nggak kekejar dan ternyata ketakutan kami beneran terjadi. Kami nggak jadi singgah di kebun  binatang dan rumah bung Hatta ;( Sayang sekali. Huhu. Terlepas dari masalah itu, aku happy! Senang!

Siangnya setelah masuk lobang Jepang, kami ke jam gadang untuk berbelanja oleh-oleh. Aku dan Ferdy bagi-bagi tugas buat beliin anak sekre oleh-oleh, karna keterbatasan uang, aku dan Ferdy Cuma bisa beliin oleh-oleh gantungan kunci dan makanan ringan. Beda dengan anak Bahana yang ngebeliin oleh-oleh kaus untuk teman-teman disekrenya. Nggak papalah, jangan diliat dari barangnya, tapi liat dari niatnya :D

Selama sesi jalan-jalan dihari Jum’at ini pula, aku dekat dengan Eko dan Wilingga. Kami cerita banyak, terutama masalah LPM. Dari mereka, aku belajar banyak hal. Bukan hanya dari Eko dan Wilingga aja sih, dari semua teman-teman PKJTLN Ganto dan panitia, aku belajar banyak hal. Banyak sekali.

Sorenya, kami balik ke Padang, ninggalin Bukittinggi ;’) Ninggalin kota kenangan. Ninggalin banyak cerita disana. Semoga Allah memberiku kesempatan kedua untuk kesana bersama orang-orang yang aku sayang. Amin! ;’)

Tiba di Padang udah malam, lupa sekitaran jam berapa nyampainya. -_- Yang pasti kami udah pada tepar. Setelah makan malam, kami tidur di ruangan lapang sejenis aula gitu, nggak tau apa nama ruangannya.

Sabtu, 14 November 2015
Udah Sabtu ajaaaaa! Kami kontigen dari Riau berinisiatif untuk pulang bareng 1 travel, minus Dede, soalnya Dede katanya mau jalan-jalan dulu. Travel di booking sekitaran jam 10-an pagi kalau nggak salah ingat :v Bangun tidur, setelah sholat, aku dan beberapa teman pergi mandi di WC mesjidnya.

Setelah kami mandi dan makan pagi, kami diajakin panitia buat kepantai. Iya, pantai gajah yang dihari pertama aku datang. Photo-photo disana plus nangkepin hewan-hewan disekitar pantainya. Kontigen dari Riau pada banyak yang ngaku kalau mereka baru fristime liat pantai, termasuk aku dan Ferdy. Haha! Akhirnya kami kontigen Riau diledekin. Dibilang kalau Riau ini nggak ada pantai. Mereka bilang gini : “Eh yang dari Riau photolah, kasian di Riau nggak ada pantai.”
  





Kontigen asal Riau yang baru nemu pantai :v :D

Setelah asik berphoto ria, kami balik lagi kesekretariat Ganto karna mobil travelnya udah datang. Pamitan sama teman-teman, si Naniknya malah nangis. Trimakasih untuk pengalaman berharganya Ya Allah. Trimakasih untuk kesempatannya LPM Gagasan. Trimakasih untuk pertemuan luar biasa kita teman-teman dan panitia PKJTLN Ganto 2015. Walaupun aku nggak aktif-aktif banget disana, tapi pertemuan kita adalah hal yang luar biasa.

Aku berasa punya saudara diseluruh Indonesia. Kalian selalu bilang gini : “kalau ke Medan/Aceh/Makassar/Lampung, telpon aja aku, nanti nginap di sekre kami. Nanti diajakin jalan-jalan deh.” Huhu. Amin! Semoga suatu hari nanti aku bisa jejakin kaki ketanah-tanah kalian ya, begitupun kalian, aku tunggu lho di Riau. ;))

Seminggu yang luar biasa! Jadi kepengen ikutan yang kaya gini lagi! Maksudnya acara nambah-nambah ilmu dan link kaya gini. Sampai saat ini masih kontakan sama teman-teman PKJTLN dan panitia. Masih keingat juga kebersamaan kita yang ‘hanya’ seminggu. Ya, Cuma seminggu tapi membekas. Keingat kata-kata Nanik yang selalu merepet kalau Dede udah buka pintu lebar-lebar. Nanik bilang : “Tutup pintunya, De! Nanti berkurang mahar aku! Aku nggak pakai jilbab.”

Atau cerewetnya kak Khorik, lawakannya Afni, narsisnya Riani, kalemnya Grace, ributnya geng body, ah rindu! ;’) Hey kalian, makasih atas waktu seminggunya. Aku belajar banyak dari kalian dan bikin aku makin makin kemotivasi untuk terus memperbaiki diri. Aku sadar, aku banyak banget kurangnya dibanding kalian. Nulispun juga belum ahli, tapi aku juga nggak tinggal diam kok. Aku lagi berusaha. Lagi berusaha menggapai semua mimpi-mimpi aku. ;’)

Mungkin Sabtu di tanggal 14 November itu adalah hari perpisahan kita. Tapi perpisahan bukan akhir dari segalanya kan? Melainkan awal dari suatu hal yang baru. Kita mungkin memang tak bersua raga, tapi hati kita menyatu dalam sebuah ikatan. Kita nggak mungkin bisa jumpa secara lengkap lagi kaya pas PKJTLN. Bukan nggak bisa sih, hanya saja kemungkinannya sangat kecil. Sampai jumpa dipuncak kesuksesan ya teman-teman. See you at the top! ;)) Buat Ferdy One Effendy, trimakasih sudah menjadi ‘adik’ yang baik selama disana dan selama diperjalanan. Maaf belum bisa membuatmu bangga punya kakak seperti aku ;) haha!

Udah gini dulu deh. Selesai juga ngerekam jejak lewat catatan blog ini tentang perjalanan PKJTLN. Alhamdulillah. Fabiayyi a’la irabbi kuma tukadziban. Maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan? :D Semoga Allah memberiku kesempatan mengikuti acara-acara serupa dan bertemu dengan teman-teman hebat lainnya. Salam sayang, @muthiiihauraa
Senin, 21 Desember 2015. 22.55 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

2 komentar:

  1. Nggak ada fotonya grace :'((
    wkwkwkw.. btw, itu abang-abang trans 7 ketjeh jugak yak :3

    BalasHapus
  2. Selfy di bibir panti memang menyenagkan ya...?apa lagi selfy bareng crew Trans 7 waah pasti tambah seru.....

    BalasHapus