beauty

Cantik itu…(?)

18.24


[Entry ini terpilih sebagai pemenang hiburan. Informasi pengumuman disini]
 
Setiap cewek didunia, pasti deh pengen dibilang cantik. Semua berlomba-lomba untuk mendapatkan gelar ‘cantik’. Media pun semakin gencar memproklamirkan bahwa cantik itu begini, cantik itu begitu, cantik itu putih-tinggi-langsing-bla bla bla. -__- Tapi tak semua perempuan yang dianugrahi kecantikan fisik. Ada yang kurus, gendut, jerawatan, dan hal-hal minus lainnya. Iya gitu!

Dulu aku sempat berfikiran kalau cantik itu nggak mesti soal fisik, yang penting pintar, punya karya, sholehah, dan punya hati yang baik. Aah, bullshit! Memang sih cantik itu nggak hanya diukur lewat ukuran fisik, tapi bohong banget bagi cewek yang bilang fisik bukan segala-galanya. Yang ada justru aku temui disetiap perbincangan antara aku dan teman-teman cewek, pasti ada selipan tentang fisik. Aku kurusan ya? Aku gemukan ya? Iih, gimana ngehilangin jerawat ini? Dan berbagai pertanyaan lainnya bernada serupa tentang fisik. See, fisik tetap jadi tolak ukur kecantikan dizaman sekarang.

Pernah nggak sih ngiri ngelihat teman cewek yang nggak bisa apa-apa tapi kayanya beruntung banget? Karna apa? Karna dia cantik! Seolah-olah dunia berfokus padanya. Seolah-olah semua orang terutama cowok nggak akan melihat kalau dia bodoh atau nggak bisa apa-apa, karna dia cantik secara fisik. Yah, lagi-lagi masalah cantik. Bohong juga tuh kalau ada cowok yang bilang bakal terima kamu yang ‘nggak cantik’ apa adanya, HAHA! Bohong! Kalau emang itu cowok nerima si cewek apa adanya, nggak mungkin dia bakal ngelirik kalau ada cewek yang lebih cantik dari pada kamu. Kalau memang dia nerima kamu apa adanya, nggak mungkin dia ngebandingin kamu dengan cewek lain, apalagi mantannya. Kalau emang dia nerima kamu apa adanya, nggak mungkin dia nyuruh kamu untuk tidak jadi diri kamu.

Coba deh juga perhatiin perlakuan cowok ke cewek cantik dan ke cewek yang nggak cantik. Beda? Banget! Iyakan? Udah ngaku aja! Ngerasain seperti apa yang aku bilang diatas? Ya, aku juga pernah ngerasainnya! Trus gimana? Apakah cewek yang nggak terlahir cantik ini nggak bisa untuk jadi cantik? Tentu saja bisa!

Aku suka banget baca blog my lovely sister yang judul entrynya ‘To My 17 year Old Self’. Di entry itu diceritain kisah seorang Ai Ni yang dulunya dia jelek, berkawat gigi, berkecamata ala Harry Potter, memiliki rambut kribo, nggak pintar, nggak punya teman, dan bahkan nggak ada dibuku year book sekolahnya. Tapi justru sekarang dia bisa survive dan jadi salah seorang beauty blogger yang aku kagumi.

Ai Ni bilang di post entrynya itu, ia mulai berubah dan percaya pada dirinya sendiri saat ia menemukan Tuhannya. Ia juga bilang : ‘Karna aku merasa diriku berharga makanya aku merawat diri, bukan karna aku merasa diriku nggak berharga maka itu aku merawat diri (termasuk dengan make up)”.

Trus ada juga kata-kata di entry blog my lovely sister yang nendang banget. Kata-katanya gini ‘Nggak usah takut waktu temen-temen kamu menjelek-jelekkan kamu karna muka kamu yang unik. Nggak usah iri sama cheerleader-cheerleader cantik yang selalu jadi cewek paling populer dan paling disukai disekolah. Karena nanti setelah dewasa, kamu yang akan jadi cewek cantik dan model terkenal papan atas. Nggak perlu minder sama bentuk tubuh, ras, warna kulit, tipe rambut yang selalu kamu nggak suka, karena nantinya itu yang bikin kamu jadi sukses di masa depan.’

Setiap perempuan itu cantik! Kurus, jerawatan, gendut, itu bukan takdir yang nggak bisa dirubah. Bisa kok jika kamu mau benar-benar berusaha untuk merawat dirimu. *ngomong ke diri sendiri* Nggak ada yang nggak mungkin kalau memang bersungguh-sungguh, termasuk juga belajar soal make up dan skincare. Make up itu bukan hal yang salah kan? Selagi itu nggak tabarruj dan berlebih-lebihan, why not? Sering juga kalau aku pakai lipstick, ada aja yang nyinyir. Lho, kan aku cewek juga, emang salah kalau lipstick-an? Emang salah kalau aku juga belajar tentang make up? Emang salah kalau mulai care sama diri sendiri? Kalau denger orang nyinyir yang sukanya ngomentarin plus ngejudge itu rasanya kesel! Kenapa sibuk dengan hidup orang lain, sedangkan hidup anda sendiri tidak anda urus?

Udahlah, kalau ada yang ngejudge atau komen negatif, tutup telinga aja! Allah ngasih dua tangan yang nggak kan mungkin bisa nutupin semua mulut-mulut orang yang berkata negatif, yang bisa dilakuin dengan kedua tangan itu Cuma nutupin telinga sendiri. Dengerin kata orang nggak kan ada habisnya. Selagi yang kita lakuin itu positif, udah biarin aja mah mereka berkoar-koar, entar capek sendiri.

Menyukai make up dan skincare plus segala tetek bengek kecewean lainnya bukan sebuah kesalahan, lumrah! Selagi masih bisa menyeimbangkan antara belajar, organisasi, dan tugas-tugas lainnya ya nggak papa kan?

Jadi pada intinya, cantik itu menurut aku adalah disaat kamu bisa care dan ngerawat diri kamu sendiri. Saat kamu bisa terus belajar untuk menjadi perempuan berhati cantik. Saat kamu punya karya dibidang yang kamu tekuni. Saat kamu bisa jadi cewek nan mandiri. Saat kamu dekat dengan-Nya. Semangat memberisikan badan, Mut! Salam sayang, @muthiiihauraa
1 Januari 2016. 09.02 WIB. 

“Tulisan ini diikutsertakan dalam mini giveaway PutriKPM”

You Might Also Like

14 komentar

  1. Cantik? Menurut saya cantik itu dibagi menjadi dua. Inner beauty dan Outer beauty. Yang membedakan ini adalah, outer beauty semakin lama semakin pudar tetapi Inner beauty semakin lama semakin baik. Nah yang kurang dipahami oleh kalangan remaja adalah pengejaran terhadap outer beauty, yang berarti hanya mengejar hawa nafsu mereka sendiri. Saya lebih berpihak kepada wanita yang cerdas(secara sikap dan otak) daripada wanita yang hanya mengandalkan fisiknya saja. Apakah efek dari pengejaran outer beauty? perceraian. karena ketika fisik dari sang kekasih sudah tidak seindah 'dulu' lalu pun sang kekasih menceraikannya agar bisa mencari yang lain. Semoga generasi muda bisa diajarkan tentang ini semua

    BalasHapus
  2. Cantik ga perllu make up, tapi merawat diri perlu banget. Beda loh make up sama treatment kulit. Cantik itu...yang bisa memberi manfaat untuk orang banyak tanpa harus mengeksploitasi diri. Cantik itu...yang bisa selalu setia sama Tuhannya.

    BalasHapus
  3. aku setuju. cantik itu pada intinya adalah bagaimana kamu menghargai dirimu sendiri. kalau kita bahagia dengan apa yang kita punya (plus dirawat tentunya) orang juga dengan sendirinya akan melihat ada "sesuatu" di diri kita. saya juga dulu pernah salah mempersepsikan cantik. akibatnya, saya malah merusak tubuh saya sendiri. alhamdulillah dengan banyak baca dan liat video di youtube tentang healthy lifestyle dan semacamnya,lalu merubah gaya hidup saya, sekarang saya lebih percaya diri dengan apa yang Allah kasih sama saya. postingannya bagus! saya suka.

    http://petitecovered.blogspot.com/

    BalasHapus
  4. cantik itu gak harus luarnya aja. tp dalamnya jg...

    BalasHapus
  5. cantik memang seringnya identik dengan fisik karena sebetulnya cantik itu sifat, yg penting jadi cewe pandai merawat diri bukan cuma soal dandan aja sihhh

    BalasHapus
  6. Jangan coba kau tengok maksud terselubung dalam komenku dengan niat untuk mencari makna sesungguhnya. Tidak ada bulshit disini. Komenku wajar apa adanya. Dan... Artikel yamg kau tulis itu cantik. Cantik, seakan menggambarkan dirimu ciptaan tuhan yang cantik ini. Anyway kamu cantik hhe

    BalasHapus
  7. aku suka posnya. Ce Ai Ni is my inspirator also^^


    Blacksugar 1st Giveaway^^

    BalasHapus
  8. Tak harus lahir cantik untuk terlahir cantik. Memang betul sekali.

    BalasHapus
  9. Cantik itu natural.. alias pake gak pake makup udah tetep aja cantik :-)
    cantik itu juga dibagi menjadi beberapa bagian.. cantik rupa, cantik hati, cantik sifat, cantik sikap dll..
    #MenurutPandanganAne :D

    BalasHapus
  10. cantik itu kalo udah ndak ada pikiran negatif ke siapa pun :D

    Salam,
    Puput

    BalasHapus
  11. Yes! Cantik itu relatif, tergantung siapa yang melihat ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  12. Iya, benar banget mbak. cantik itu akan terpancar saat kita mampu menjaga apa yang diberikan tuhan kepada kita.

    BalasHapus