Good Bye 2015!

18.18


2015 sebentar lagi berakhir, hanya tinggal hitungan jam. Hanya tinggal hitungan menit. Ditengah rintikan hujan dan desingan petasan yang sekali-kali muncul, aku masih disini. Dikamar dan ingin bergelut dengan tugas profosal yang tak kunjung selesai. Bukan tak berusaha mengerjakannya diawal waktu, hanya saja memang tak paham sehingga membuatku malas untuk menyentuhnya.

Tahun baru kali ini kuhabiskan dirumah. Sama seperti tahun baru tahun baru yang lalu. Ya, aku sama sekali tak merayakan pergantian tahun dengan petasan ataupun acara bakar-bakar. Bukan tak ada yang mengajak, tapi menurutku pergantian tahun sangat disayangkan jika harus ‘membuang’ uang seperti itu. Pergantian tahun bagiku, lebih kepada introfeksi diri. Introfeksi target-target yang dibuat diawal 2015 lalu.

Aah, begitu cepat waktu ini berlalu ya. Bahkan terlalu cepat. Baru kemaren rasanya nempelin target-target tahun 2015 di ‘dinding mimpi’. Baru kemaren rasanya bikin strategi untuk mewujudkan target-target 2015. Baru kemaren rasanya bertekad kediri sendiri kalau 2015 harus menjadi tahun yang luar biasa, eh sekarang udah mau 2016 aja.

2015 ngajarin aku banyak hal. Banyak sekali! Hampir rata-rata deretan mimpi yang aku tuliskan dan aku tempelkan tercapai, dengan cara yang sama sekali tak kuduga-duga. Dengan cara yang sama sekali tak terpikirkan olehku. Aku tuliskan untuk lihat pantai dan air terjun, Allah beri lewat jalan PJTLN ke Sumbar dan jalan-jalan kedesa Gema

Aku tuliskan untuk melihat kampus-kampus diluar Riau, Allah kasih ke UNP. Aku tuliskan agar novel ALY naik cetak, Allah kabulkan diawal tahun dan mendapatkan respon positif dari teman-teman seluruh Indonesia. Aku tuliskan untuk punya motor, Allah kasih beat pop warna hitam keluaran terbaru. 


Aku tuliskan agar dapat ‘sesuatu’ lewat blog, Allah kasih job review dan menang lomba walau masih harapan 1. Banyak sekali kemudahan yang Allah beri ditahun ini, bahkan juga ada yang tidak diduga-duga. Aku tak pernah menuliskan target untuk menang EAGLE Award Documentery Metro TV, tapi Allah memasukkan aku dan Chrystin kedalam 50 besar nominasi EAGLE Award, mengalahkan teman-teman diseluruh Indonesia. Walau Cuma 50 besar, teman-teman di LPM Gagasan nampaknya juga turut senang. Beberapa kali saat ngumpul antar alumni, nama aku disebut-sebut karna masuk nominasi. 


Aku tak pernah menuliskan target untuk ikut PKJTLN, tapi Allah kasih aku kesempatan untuk PKJTLN. Aku hanya menuliskan target agar bisa kenal dengan orang-orang hebat diseluruh Indonesia, lagi-lagi Allah kabulkan lewat PKJTLN. Tahun ini juga aku berhasil memompa diri untuk menulis 2 naskah novel dan kedua-duanya sekarang sudah ditangan penerbit menunggu ACC atau tidak. Memang tidak sesuai target, karna tahun ini kutargetkan untuk menulis 6 naskah novel. Tapi itu tak masalah bagiku, target memang target, tapi bukan untuk menyengsarakan. Aku sudah berusaha semampuku dan begitulah adanya yang bisa kutulis. 2016 ini kembali kucanangkan target untuk menyelesaikan 6 naskah, apakah bisa? Dicoba dulu! Yang terpenting bukan hasil akhirnya, tapi proses pengerjaannya.
 
2015 juga kucanangkan untuk mengikuti banyak perlombaan dalam bidang menulis. Tentu saja ada yang menang, walau berkali-kali gagalnya. Tapi bagiku, gagal bukan akhir dari segalanya. Gagal tak membuatku ‘jatuh’ tersungkur, justru gagal mengajarkan aku banyak hal. Gagal membuatku bermental baja dan tak takut untuk kembali mencoba. Gagal membuatku introfeksi diri, apa yang kurang, apa yang harus diperbaiki, dan berbagai pertanyaan lainnya.

Tahun ini juga dapat video ulang tahun dari Ulan-Mumun-ides plus dapat kue ulang tahun pertama dari Laila dan Fazri. ;’) Selain itu, 2015 ini, aku bisa dibilang lumayan aktif di Gagasan. Udah nembus wawancara rektor juga.

  
Tahun ini tak melulu tentang pencapain, beberapa kali juga ada sedihnya. Misal saat aba dua kali harus operasi mata diawal-awal tahun 2015 dan tampaknya awal 2016 nanti juga harus operasi mata lagi ;( Aba segala-galanya bagiku. Dia memang lelaki biasa. Dia tak memberiku uang yang melimpah atau harta yang banyak, tapi dia mengajarkanku untuk mendapatkan uang dan harta itu dengan hasil keringatku sendiri. Dia memang tak pernah mengajakku jalan-jalan keluar Riau, tapi dia mengajarkanku cara untuk jalan-jalan ‘gratis’ keluar Riau. Semoga 2016 nanti, aba menemukan pasangan hidupnya yang baru. Ya, aku dan adik-adik memang mengizinkan aba untuk menikah lagi. Bukan untuk menggantikan posisi ‘umi’ didalam hidup kami, sama sekali tidak, bagiku umi is number one. Tak kan pernah terganti.

Tapi ada banyak pertimbangan sehingga izin menikah lagi itu kami berikan. Aba juga pantas memperjuangkan kebahagiaannya lagi, bukan hanya melulu memikirkan kami. Terlepas dari semua itu, 2015 memiliki banyak sekali hal-hal yang luar biasa. Flashback ke 2015 yang lalu, bikin aku terkagum-kagum dengan cara Allah. Begitu luar biasa. Begitu tak terduga. Begitu indah dan tak disangka-sangka. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah. Fabiayyi alaa irabbi kumatkudaziban. Maka nikmat Tuhan-Mu yang manakah yang kamu dustakan?

Mau minta maaf juga sama Allah dan teman-teman, untuk lisan yang kadang tak terjaga. Untuk sikap yang menyebalkan. Untuk tugas dan amanah yang sering banget dilalaikan. Untuk janji yang tak tertunaikan. Untuk sholat yang sering diakhir waktu bahkan ditiadakan. ;( Untuk Al-Qur’an yang jarang tersentuh. Untuk waktu yang tidak diisi dengan sebaik-baiknya. Untuk sholat dhuha yang mulai malas dikerjakan. Untuk pergaulan lawan jenis yang semakin-makin tak terkontrol. Untuk dengki yang kadang terselip. Dan untuk untuk sikap negatif lainnya, aku minta maaf. Aku hanya manusia biasa yang lagi belajar untuk lebih mengenal-Nya. Nggak mudah untuk konsisten. Nggak mudah untuk bertahan. ;’)

Good bye, 2015. Trimakasih untuk semua pengalaman luar biasanya. Aku udah nyiapin target-target baru untuk dilalui ditahun 2016. Berharap banget supaya tahun 2016 menjadi tahun yang lebih baik dari 2015. Semoga bisa makin nekan rasa malas. Semoga bisa lebih memange waktu. Semoga bisa membahagiakan aba dan adik. Semoga bisa punya penghasilan sendiri. Semoga bisa nyekolahin adik-adik.

Haaah, welcome 2016!!!! Semoga jadi tahun yang teramat luar biasa dibanding 2015. Bismillah untuk tahun 2016. Detik-detik menjelang pergantian tahun, salam sayang, @muthiiihauraa.
31 Desember 2015. 23.19 WIB.

 

You Might Also Like

3 komentar

  1. semoga lebih baik dan semangat di 2016 ^^

    BalasHapus
  2. wih seru ya mba 2015 nya.. semangat teruuus :)

    BalasHapus
  3. lembaran baru semangat baru!!
    welcome 16

    BalasHapus