juri

Juri Mading

23.58



Haay,Assalamua’laikum. Apa kabar dan lagi apa? Kemaren, tepatnya ditanggal 13 April, aba dan Raihan balek dari Madinah. Alhamdulillah tes masuk kuliah adik aku itu berjalan lancar, walaupun belum tau hasilnya. Apapun hasilnya, pasti itu yang terbaik menurut Allah. Berdoa aja dikasih yang terbaik =D

Pulang dari Madinah, aba malah sakit. Ternyata di rumah sakit di Jeddah pun sempat dirawat. Cuaca disana kan beda banget dengan cuaca di Indonesia. cepat sembuh ba, I love you so much! Oh ya, aku Cuma mau cerita kalau kemaren itu aku jadi juri lomba majalah dinding a.k.a mading yang diadain oleh KSR UIN Suska se-Riau.

Jadi itu KSR-nya UIN Suska AGITAPRAJA III. Aku kurang ngerti juga apa maksud dari AGITAPRAJA itu. -_- Acara ini diadain selama lima hari kalau nggak salah dan yang diundang seluruh KSR dari SMP dan SMA se-Riau. Kebayang nggak besarnya itu acara? Untuk penginapan, adik-adik SMP dan SMA yang diutus itu mendirikan tenda. 

AGITAPRAJA III
AGITAPRAJA III



Salah satu perlombaan yang diadakan dalam acara AGITAPRAJA III itu adalah lomba mading untuk SMP dengan tema ‘KSR Peduli Bencana’. Untuk lomba mading ini, teman-teman KSR minta dari Gagasan untuk jadi panitia. Siang kemaren bang Hapiz nanya di grub siapa yang mau jadi juri lomba mading. Aku ya menawarkan diri dong. Kapan lagi kan ngerasain jadi juri? Kapan lagi kan nambah pengalaman?

Akhirnya aku dinyatakan jadi juri bareng Toni. Perlombaan mading dimulai jam empat dan aku harus stay disana jam empat juga, padahal kemaren itu aku masuk dan parahnya ada kuis. Akhirnya aku ngisi kuis dari Pak Amran dengan terburu-buru. Nggak tau deh gimana hasil kuisnya, soalnya ngerjainnya nggak maksimal. Pas aku lagi ngerjain itu, kak Dini selaku salah satu panitiannya udah nelpon lewat hp Ijah.


Setelah buru-buru ngisi kuis, aku izin sama Pak Amran, trus langsung chaw ke PKM. Nyampai sana eeh ternyata belum mulai. Tapi totally happy lah. Ini fristime bagi aku jadi juri gitu. Walaupun proses penjuriannya sempat tertunda setelah isya, tapi tetap saja pengalaman kemaren itu luar biasa.

Dulu pas SMA, sempat dua kali diutus dalam perlombaan mading. Walau sekali Cuma mampu bawa pulang piala. Trus pas awal-awal kuliah sempat jadi illustrator di MADIKOM (MADIng Karya kOMunikasi) dan kemaren itu jadi juri mading. Wah, ternyata hidup memang selalu berputar berbentuk siklus gitu :D

Kertas penilain untuk juri
Kertas penilain untuk juri


Pas proses penjuriannya itu, adik-adik yang ikut lomba mading disuruh mempresentasikan madingnya dihadapan aku dan Toni, sekalian juga kami tanya-tanya. Kelihatan banget mereka groginya. Haha, padahal mah aku juga grogi. :p Terus pas nentuin juara-juaranya, sempat debat panjang juga dengan Toni.

Alhamdulillah, trimakasih untuk kesempatan luar biasanya my Allah. Trimakasih juga untuk kesempatannya LPM Gagasan dan KSR UIN. ;)) Baru kali ini ngerasaian jadi juri, greget! Yang asiknya itu diawain minum, dianterin makanan, luar biasalah. Alhamdulillah. Fabiayyi ala irabbi kumatukadziban. Maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?
Salam sayang, @muthiiihauraa.
Minggu, 17 April 2016. 19.01 WIB.

You Might Also Like

5 komentar

  1. Wah keren itu, berarti dipercaya keilmuan sastranya. Sukses ya, mudah-mudahan pengalaman ini bisa berkelanjutan. :D

    BalasHapus
  2. Waaah seru banget pasti ya pertama kali jadi juri. Menang kalahnya para peserta ditangan juri soalnya yaaa. Hihihiii

    BalasHapus
  3. Huaaaaaaaa... Seru dong ya jadi juri...
    AKu pernah jadi juri lomba, dan itu juga yang pertama kali. tapi lombanya online. Jadi dibelakang layar. Dan rasanya itu juga deg-degan banget..

    Semoga ini pengalaman yang bisa membawa kesuksesan, Mbak. Hihihi......


    btw, semoga diberikan yang terbaik untuk Adiknya.
    Syukur alhamdulillah kalau diterima kuliah di sana.

    Salam kenal, Mba Muthia :)

    BalasHapus