[Sosok] : Eni Martini

01.29 Muthi Haura 10 Comments



Hidup itu penuh teka-teki. Kita tak pernah bisa menebak pangkal dan ujungnya kehidupan kita akan seperti apa, kita hanya bisa ngelakuin semua hal terbaik menurut kita. Kita juga tak pernah tau alur mana yang akan dipilihkan untuk kita, sekali lagi kita hanya bisa melakukan yang terbaik.

Mungkin begitu menurut sosok yang satu ini. Namanya Eni Martini atau di Arisan Link III biasa disapa dengan nama mbak Eni. Mbak Eni sosok yang supel menurutku, ia mau berbagi banyak cerita dengan gamplang. Entah itu cerita tentang  pertemuan antara dirinya dan suaminya, sampai berbagi cerita horror.



Aku paling enggan buka grub WA Arisan Link III kalau pembahasannya tentang horror, maklum aku orangnya rada penakut, tapi penasaran juga akhirnya. Ternyata mbak Eni penulis cerita horror. Salah satu naskah novel horrornya malah pernah di film-kan ditahun 2010. Itu lho novel dengan judul ‘Toilet I05’, ada yang pernah nonton? Kayanya judul film ini nggak asinglah, familiar gitu, kayanya aku pernah nonton deh! Nggak nyangka sekarang malah kenalan langsung dengan penulisnya. ;))

Novel-novel horror mbak Eni disampulnya tidak memakai nama dirinya, tetapi memakai nama pena. Mau tau berapa jumlah novel mbak Eni yang sudah diterbitkan secara mayor? 23 buku solo. Iya, 23! Waw yah, produktif banget! Ternyata mbak Eni itu memulai nulis sejak berusia 20 tahun-an. Wah sama dong sama aku? Semoga kedepannya, aku juga bisa punya karya sebanyak karnyanya mbak Eni atau mungkin bisa lebih hehe :p

Mbak Eni memulai ngeblog sejak 2010, sudah sangat senior yah! Ditengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga dengan empat orang anak (satu almarhum), mbak Eni masih tetap bisa produktif menulis. Baik itu menulis di blog atau menghasilkan buku. Bukan hanya itu, mbak Eni juga punya usaha online menjual buku di www.bliblibuku.com.

Blog mbak Eni di www.enimartini.com pun sering update dengan cerita-cerita parenting. Seringnya juga, mbak Eni ketiban job review. Salah satu entry yang aku suka dari blognya mbak Eni postingan yang judulnya ‘Jejak Langkahku di RAINBOW’. Di postingan ini mbak Eni bercerita tentang proses menulis naskah RAINBOW hingga diterbitkan. Didalam proses menulis itu, mbak Eni tengah mengandung alm.Gibran ditahun 2012.

Di dalam postingan ini, ada salah satu kalimat yang aku suka, entah kenapa aku setuju dengan kalimat itu, yakni : ‘Buat saya, naskah itu seperti anak. Setelah kita menghadirkannya, mengasuhnya, dan melepaskannya untuk mendapatkan jodoh, maka biarkan takdir yang menentukannya.’

Bener banget tuh! Dulu pas aku kirim naskah kepenerbit, aku selalu nunguin pemberitahuan ACC. Hampir tiap hari ngecek e-mail. Nunggu dan nunggu hingga aku lupa kalau seharusnya aku nggak perlu menunggu seperti itu. Seharusnya aku nggak boleh berfokus kepemberitahuan itu. Seharusnya fokusku kembali pada naskah yang akan aku tulis selanjutnya. Trimakasih mbak sudah kembali mengingatkan lewat tulisan itu ;’)

Oh ya, mbak Eni memberikan pesan-pesannya buat generasi muda yang ingin terus berkarya lewat menulis, yakni : ketika berkarya jangan focus tentang bagaimana karyamu. Ditolak berarti ada yang kurang. Bisa jadi genrenya, stylenya kurang pas dengan penerbit tersebut atau memang karya kita masih harus terus diperbaiki.

Oke, mungkin sekian dulu ulasan tentang mbak Eni-nya. Semangat untuk terus berkarya. Salam sayang, @muthiiihauraa.
Minggu, 1 Mei 2016. 14.15 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

10 komentar:

  1. wah udah nulis 23 novel.. produktif banget :')

    Tentang Satu Pertanyaan http://sastraananta.blogspot.com/2016/04/tentang-satu-pertanyaan.html?spref=tw

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa, produktifnya kebangetan mbak nya haha. :D

      Hapus
  2. nasihat Mba Eni itu juga berlaku buat emak2 kan dek

    BalasHapus
  3. Hmm memamgn keren ya mbak eni.

    BalasHapus
  4. suka sama pesan Mba Eni :)
    ayo semangat dan jangan malas menulis..!!

    BalasHapus
  5. Makasih ya Muthi
    ayuk, terus menulis selagi waktu berdamai denganmu

    BalasHapus
  6. Mb itu alamat blog aku salah, bisa jadi broken link di blogmu nanti
    Yang benar www.duniaeni(dot)com

    BalasHapus