Interview LPM Gagasan!

00.32



Haay, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya? Sehat? Kemaren entah kenapa aku badmood banget. Rasanya pengen nangis, tapi nggak tau apa yang ditangisin. Kesel sama diri sendiri dan kesel dengan semuanya. Gara-gara kebadmoodan itu, mungkin aku membuat sebal teman-teman di Gagasan. Maafkan.

Sorenya setelah sesi interview selesai, aku-Adrial-Aqib-Ika keliling-keliling Unri. Aku pikir aku butuh refreshing. Butuh jalan-jalan. Penat dengan semua yang ada. Nyatanya nggak! Pulangnya masih tetap badmood, malah makin parah. Susah juga ya jadi orang yang moody-an, apa-apa tergantung mood. Nggak mood bawaannya nggak mau ngelakuin apa-apa.

Ah, itu hal yang sedang berusaha aku hilangkan. Memang nggak mudah, tapi bukan berarti nggak bisa kan. Ayolah Mut, belajar mendewasa. By the way, diatas aku ada nyinggung-nyinggung soal interview kan? Jadi ceritanya, LPM Gagasan sedang open reicruitment calon anggota baru dan aku sebagai Pimpinan Redaksi dapat tugas nginterview adik-adik calon anggota baru.


Senang? Pasti. Pengalaman baru. Senang bisa ketemu calon adik-adik baru Gagasan. Senang bisa bincang-bincang dengan mereka. Pengalaman pertama nih. Sama sekali nggak nyangka saat ini malah aku yang nginterview orang, padahal tahun-tahun kemaren Cuma sebagai orang yang ngebantu-bantu aja. Yah, roda itu berputar kan? Tiap orang ada masanya, tiap masa ada orangnya :D

Dari sesi nginterview orang ini, aku jadi belajar banyak hal. Aku belajar mengenali karakter orang yang baru pertama kali aku kenal. Aku belajar mengenali seseorang yang benar-benar serius dan niat untuk masuk ke Gagasan dengan yang nggak. Aku belajar melihat mana type yang yakin dengan dirinya sendiri dan mana yang nggak. Aku belajar dari gerak tubuh mereka yang grogi. Ah, pokoknya aku belajar banyak.

Dari nginterview inipun, aku jadi tertantang untuk terus memperbaiki diri. Aku jadi tertantang untuk terus rajin membaca. Aku jadi tertantang untuk jadi orang yang lebih baik kedepannya. Iyalah, kalau akunya sendiri nggak baik dan minim ilmu, bagaimana bisa aku ngebimbing mereka dengan baik kan? Kalau bukan aku dan pengurus yang membimbing mereka, lantas siapa lagi?

Mereka para calon adik-adik baru Gagasan ibarat kertas putih kosong, kamilah yang bakal negwarnai mereka dengan tinta apa. Semoga aja untuk kedepannya, kami para pengurus nggak salah pilih generasi. Semoga aja diantara mereka-mereka yang lulus itu nantinya akan ada penulis atau wartawan handal. Ya, itu tugas kami, semoga saja bisa.

Ayo semangat, Mut! Ini bukan akhir, tapi awal dari sesuatu yang baru. Bismillah. Jangan galau-galau lagi Mut. Jangan moody-an. Belajarlah dewasa dan punya pendirian. Oke sip!
Salam sayang, @muthihaura1.
Senin, 10 Oktober 2016. 11.37 WIB.

You Might Also Like

13 komentar

  1. Semangaaaat ! duh jadi inget masa-masa di interview orang dulu. deg deg an haha

    https://alsheilaaa.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang namanya di interview pasti bawaannya deg-degan ya mbak ;)

      Hapus
  2. Ih senengnya jiwa muda masih penuh energi dan kreatifitas. Semoga berkah semua kegiatamnya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. makasih ya mbak. semoga semua kegiatan mbak juga berkah :D

      Hapus
  3. iya ayok semangat mba :)

    salam kenal btw

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo semangat ;)) Salam kenal kembali

      Hapus
  4. semangat mbak! pengen deh interview orang gitu hihihi tapi apalah aku remah remah tempe #bukanjurnalis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo iih semangat, nggak boleh merendah gitu ;)

      Hapus
  5. Jangap putus asa yaaa :D Banyak jalan menuju Roma :D

    BalasHapus