[Cerpen] : Asuransi Perjalanan

20.00 Muthi Haura 2 Comments



Aku ingin kesana-kemari. Menjejakkan langkah ketempat-tempat indah. Membiarkan diri mengukir kisah ditempat yang aku singgahi. Berkelana sesuka hatiku. Agar ketika suatu hari nanti aku punya anak-cucu, ada kisah yang bisa aku ceritakan. Aku ingin terus meninggalkan jejak!

Ara menatap kedepan. Menatap rintikan hujan yang turun kian deras. Gadis itu menghela nafas beberapa kali. “Bagaimana dengan rencanaku ke Yogya ini?” Ara berguman pada dirinya sendiri. Gadis asli Pekanbaru itu lagi-lagi entah untuk yang keberapa kalinya menghela nafas, seakan ada beban berat yang tengah ia tanggung.

Ara memang sudah lama memiliki planning untuk solo travelling ke Yogya. Bukan tanpa alasan, tentu saja ia ingin belajar banyak hal tentang kebudayaan Yogya yang katanya kota terpelajar itu. Seseorang menepuk pundaknya, lalu kemudian duduk disamping gadis manis berlesung pipit di pipi sebelah kiri itu.


“Ngagetin deh!” Ara bersunggut kesal. Lelaki itu hanya tersenyum. “Kenapa lagi sih dek? Masih galau karna nggak diizinin papa buat solo travelling ke Yogya?” ujar lelaki itu tepat sasaran. Ara mendengus kesal. Bibirnya maju beberapa senti, khas gaya Ara jika sedang merajuk.

“Aku tuh udah 21 tahun bang! Bukan anak kecil lagi, apa salahnya coba kan? Lagian ini bukan perjalanan pertamaku.” Ara mengeluarkan uneg-unegnya. Tio tertawa, membuat gadis bernama lengkap Haura Alfiana itu semakin manyun.

“Papa Cuma khawatir sama kamu dek, apalagi kondisi fisik kamu akhir-akhir ini kurang fit. Biasanya kan kamu juga nggak pernah solo travelling, pasti ada yang nemenin, kalau sekarang sendirian, emang kamu berani? Kalau kamu tiba-tiba drop lagi gimana?”

Ara menatap manik mata sang abang, membuat Tio sedikit salah tingkah. “Abang sayang sama Ara kan? Abang tau kan kalau Ara kepengen banget solo travelling ke Yogya. Pasti ada jalan bang, pasti. Please.”

Tio menghembuskan nafas. Kalau udah kaya gini, lelaki itu sama sekali nggak bisa buat nolak permintaan adik semata wayangnya itu. “Okelah oke! Nanti abang cari caranya,” kata Tio akhirnya. Ara berteriak histeris, lalu kemudian memeluk Tio sekilas, lalu kemudian berloncat-loncat kegirangan khas anak kecil.

Tio menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah gadis berusia 21 tahun itu. Dek dek, kamu memang nggak pernah berubah!
*@@@*
“Jadi pa, Ara tetap bisa pergi dengan adanya asuransi perjalanan. Kita buatkan dia asuransi perjalanan. Ada dua cakupan yang ditawarkan sebuah asuransi perjalanan. Yang pertama, jika misal bagasi kita hilang, maka dari pihak asuransi akan memberikan ganti bagasi beserta isinya. Trus juga yang kedua dan yang paling penting, jika Ara sakit, maka pihak asuransi memberikan santunan berupa biaya medis.” Tio menjelaskan panjang lebar kepada Anto—papanya.

Tio mengulurkan sebuah brosur tentang cakupan asuransi perjalanan kepada Anto. “Untuk lebih jelasnya, papa baca aja di brosur itu.”


Cakupan asuransi perjalanan



“Wah boleh juga nih. Kita bisa buat asuransi perja—” Kata-kata Anto terpotong oleh sebuah suara manja ala Ara. “Lagi ngomongin apa nih? Asik banget? Pasti lagi diskusikan perjalanan Ara ke Jogja kan?” ucap Ara dari arah belakang kursi yang diduduki Tio dan Anto.

Kedua lelaki itu menggeleng-gelengkan kepala melihat tinggkah gadis itu. “Tapi kamu tau nggak asuransi perjalanan mana yang recommended?” Seolah tak mempedulikan kehadiran Ara, kedua lelaki berbeda generasi itu kembali melanjutkan percakapan. Ara manyun, tapi mendengar kata ‘perjalanan’ yang diucapkan Anto, manyun gadis itu seketika menghilang.

“Ada sih asuransi perjalanan yang direkomendasi oleh temenku. Aku juga udah cek facebook, twitter, dan instagramnya, kayanya memang terpercaya. Travellin nama asuransinya.” 


Twitter

Fanspage

Instagram



“Travellin? Kayanya papa pernah dengar deh, namanya nggak asing. Coba buka websitenya!” ujar Anto. Tio meraih laptop dari atas meja, kemudian menghidupkan laptop tersebut. Ara ikut-ikutan menatap kearah laptop. Tentu saja gadis itu teramat penasaran dengan situs travellin, apalagi ini menyangkut juga untuk kepergiannya ke Jogja nanti.

Saat laptop sudah terkoneksi internet, Tio membuka situs www.travellin.co.id. “Websitenya didominasi warna kesukaanku, biru! Ramah dimata juga, nggak sakit mata ngelihatnya.” Ara berkomentar tanpa diminta.

Ara mengamati menu-menu diwebsite travellin dengan seksama. Ada menu purchase, package/paket produk asuransi, help, claim, dan login/register. Gadis itu berguman, lalu manggut-manggut saat membaca menu-menu itu didalam hati.




“Coba register bang, register!” kata Ara sedikit memaksa. Tio menatap Ara dengan tatapan dibuat sesinis mungkin, walau sebenarnya lelaki itu menahan tawa. “Sabar dong, Ra! Semuanya butuh proses. Dalam memilih sesuatupun juga berproses.”

“Termasuk dalam memilih cewek kan bang? Huuu!” Ara manyun, lalu kemudian duduk dihadapan Tio dan Anto. “Kalian ini! Kalau udah ketemu bawaannya berantem aja, kalau jauh-jauhan pada rindu-rinduan.” Anto lagi-lagi entah untuk yang keberapa kalinya menggelengkan kepala.

Ara tak menyahut. Gadis itu mengeluarkan smartphone dari saku celananya, lalu kemudian membuka website travellin.

Tampilan travellin di smartphone


“Yaaaah, kok pakai Bahasa Inggrish sih websitenya, aku kan nggak ngerti. Aku nggak pandai Bahasa Inggrish.” Ara berkomentar, membuat Tio tertawa terbahak-bahak. Lelaki berusia 23 tahun itu benar-benar puas menertawakan adiknya.

“Makanya dek, belajar Bahasa Inggrish!” Cemooh Tio disela tawanya. “Papa juga udah nganjurin kamu buat les kan? Kamunya aja nggak mau.” Anto ikut-ikutan memojokkan Ara.

“Seharusnya, websitenya dilengkapi dengan Bahasa Indonesia, biar orang-orang awam kaya aku yang nggak pandai Bahasa Inggrish ini tetap bisa menikmati jasa asuransi dari travellin,” ucap Ara yang tak ingin disalahkan.

“Ah bil—” Ara memotong perkataan abangnya. “Udah deh bang, mending abang jelasin deh sejelas-jelasnya tentang trevellin ini, jangan bully Ara terus!”

“Iya, kamu jelasinlah. Kayanya kamu yang lebih paham.”

“Oke-oke, kita mulai dari awal ya. Websitenya kan di dominasi dengan warna biru, kalau kita scroll kebawah, kita bisa daftar-daftar paket, kebawahnya lagi ada gambar-gambar penawaran dari travellin. Misalnya kaya gambar travellin point yang dimana saat kita membeli asuransi, lalu mengumpulkan point, dan dapat keuntungan.”

Travellin point


“Gambar-gambar ini selalu berganti, kaya slide gitu. Ada juga penawaran diskon pembelian asuransi untuk pembelian selama bulan November-Desember 2016 sebanyak 20 % dengan kode ‘TRAVELLINYEAREND’. Nah dari pembelian di bulan November-Desember 2016 ini, berlaku perjalanannya dari November 2016 sampai Desember 2017.”

“Aaaak, aku mau itu! Mau itu! Buatkan aku please untuk ke Jogja.” Ara histeris kesenangan. “Ara, dengarkan dulu. Jangan dipotong.” Anto mengingatkan. Ara menutup mulutnya. Santai Ara santai, impian kamu untuk solo travelling ke Jogja sebentar lagi akan kewujud. Sabar Ara! Ara membatin pada dirinya sendiri.

Diskon 20 %


“Oke, dilanjutin. Nah, scroll lagi bagian bawah travellin, ada rubric news dan promo. Ini berisi kaya tautan yang apabila kita klik akan ke artikel tersebut. Trus dibawahnya ada gambar kaya gini. Yang gambar berisi paymend menthod, secured by, dll.

Tampilan bawah travellin


“Untuk tampilan home travellin.co.id udah tuntas. Sekarang kita lihat menu-menunya dibagian atas. Ada pembayaran premi atau purchase, ada pemilihan paket produk asuransi atau package, ada pengajuan claim, pendaftaran dan sebagainya.”

“Untuk pembayaran atau purcahase, travellin memudahkan kita dengan empat metode pembayaran yang ditawarkan. Bisa membayar dengan Kartu Kredit, Online Banking, ATM Transfer, dan E-Wallet. Travellin menawarkan dua pilihan produk asuransi, yaitu asuransi travel domestik dan asuransi travel internasional.”

Penawaran paket perjalanan Internasional

“Untuk asuransi paket perjalanan internasional, ada tiga pilihan. Ada wordwide premier, wordwide executive, dan Asia. Wordwide Premier adalah paket asuransi perjalanan yang bisa diajukan dari negara mana saja. Untuk biaya asuransi dengan pilihan pribadi, keluarga atau kelompok dengan biaya 3.25 USD Sehari  untuk individu , 5 USD untuk satu keluarga dan 3 USD per orang untuk kelompok  dengan nilai benefit hingga 100.000 USD,” kata Tio panjang lebar.

Penawaran wordwide premiere


Anto manggut-manggut mendengar penjelasan Tio anaknya. Menurutnya, baru kali ini ia mendengar jasa asuransi perjalanan online yang pelayanannya prima seperti ini. Tio menghela nafas, lalu kemudian melanjutkan kalimatnya. “Wordwide Executive adalah paket asuransi perjalanan yang bisa diajukan dari negara mana saja dengan biaya asuransi untuk pilihan pribadi,keluarga atau kelompok yaitu 2.5 USD sehari. Untuk individu 4 USD. Untuk satu keluarga, 2 USD perorang. Untuk kelompok  dengan nilai benefit hingga 50.000 USD.

Untuk Paket Asia dengan pilihan paket pribadi, keluarga atau kelompok dengan biaya 1.5 USD sehari. Untuk individu 3 USD. Untuk satu keluarga 1,25 USD perorang. Untuk kelompok  dengan nilai benefit hingga 50.000 USD.”

Penawaran paket Asia


“Jadi keluar negeri pun kita nggak bakal khawatir ya kan pa? Asik nih!” kata Ara. Anto mengangguk setuju, begitupun dengan Tio. Tio lalu kembali menatap layar laptopnya dan kembali terpaku dengan website travellin.

“Untuk perjalanan domestic, ada tiga layanan yang bisa dipilih. Layanan domestic gold, domestic silver, dan silver plus.” 

Penawaran paket domestik

“Pa, modemnya kayanya habis paket deh, nggak mau connect lagi.”

“Yah, kok pakai habis paket segala sih bang? Abang lupa isi pulsa modem ya?” Ara kembali dengan gerutuannya. “Sudah-sudah, kita lanjutin besok saja. Lagian udah tengah malam juga ini.” Anto menengahi, lalu lelaki berusia 54 tahun itu bangkit dari duduknya dan berlalu memasuki kamar tidurnya.

Ara menatap Tio dengan kesal, lalu kemudian berlalu. “Ciee yang merajuk,” kata Tio sembari melirik Ara. Gadis berusia 21 tahun itu sama sekali nggak ngerespon.
*@@@*
Salahkah jika aku punya mimpi untuk solo travelling? Salahkah jika impian ini aku wujudkan? Aku hanya ingin belajar dari perjalanan sendiri ini. Aku melihat banyak hal, mempelajari banyak hal. Aku juga Cuma ingin mengetahui sejauh mana aku sanggup Itu saja, tak berniat macam-macam.

Ara memandang keluar jendela. Penjelasan dosen didepan sana sama sekali tak menarik minat gadis manis itu. “Oke, kita akhiri perkuliahan. Ibu harap kalian bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Permisi!” Wanita setengah baya dengan dandanan sedikit menor itu berlalu meninggalkan ruangan kelas.

Ara masih menatap keluar jendela. Masih diam terpaku dengan khayalannya. “Kenapa sih, Ra? Ngeliatin apa?” Tika menyenggol lengan Ara, membuat gadis itu gelagapan. “Ha apaan? Bu Wati mana?”

“Ya Allah, udah keluar dari tadi loh. Ngelamun sih. Emang ada masalah apa?”

“Nggak, aku Cuma lagi mikirin mimpi aku buat solo travelling ke Jogja itu. Trus juga semalam bang Tio sempat ngejelesin tentang asuransi perjalanan dari online, namanya travellin. Tapi penjelasan bang Tio nggak sampai selesai semalam, soalnya habis pulsa modem.”

“Oh asuransi dari travellin, paman aku dulu beli asuransi dari travellin, jadi kalau untuk travellin aku cukup tau banyak,” kata Tika. Mata Ara seketika bersinar. “Jelasin ke aku sekarang juga!”

Tika menghembuskan nafas. Ara kalau udah meminta, nggak akan bisa ditolak. “Iya, aku jelasin. Dengerin ya!”

“Oke bos! Jelasin dari menu help ya!”

“Di menu help, ada sub menu berupa : contact us, FAQ, About, disclaimer, how to claim. Untuk about itu berisi tentang travellin ini. Aku artiin deh dari yang Bahasa Inggrish ini karna kamu nggak pandai Bahasa Inggrish,” kata Tika sembari tertawa. Ara tak merespon ejekan Tika, gadis itu hanya diam mendengarkan.

“Artinya gini kurang lebih, Hi Travellers. Salam dari Asuransi Adira . Kami adalah perusahaan asuransi umum dengan nama PT Asuransi Adira Dinamika, terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kami bangga hadir salah satu produk terbaru dan terpercaya kami yaitu Travellin. Sebuah produk asuransi perjalanan yang menyediakan berbagai manfaat perlindungan dari risiko saat Anda bepergian ke luar negeri atau dalam negeri. Dengan munculnya media internet dan pesatnya perkembangan infrastruktur teknologi berbasis online, PT Asuransi Adira Dinamika / Adira Insurance memberikan kemudahan tambahan bagi mereka yang ingin mendapatkan perlindungan wisata dari produk Travellin. Kami menawarkan Travellin melalui saluran penjualan baru, mengadaptasi konsep website e-commerce.
Anda dapat langsung membeli atau bahkan melakukan pembayaran melalui website kami. Ini tersedia dengan berbagai metode pembayaran; dari kartu kredit, perbankan online, untuk kredit e-wallet / telepon. Selain melakukan pembelian, Anda dapat melakukan klaim langsung, kebijakan pembatalan, juga revisi kebijakan. Selain itu, Anda akan mendapatkan sensasi baru menerima kebijakan secara elektronik (e-kebijakan) melalui email, dikirim langsung ke inbox Anda yang telah terdaftar di website
Travellin.

“Keren juga ya Travellin ini. Lanjut lanjut!”

“Yaiyalah! Untuk disclaimer ini panjang banget. Aku jelasin yang inti-intinya aja ya?  Untuk data aplikasi, kita harus mengisi data aplikasi (data pelanggan) di website travellin akurat sesuai dengan identitas kita. Dengan menyetujui / konfirmasi data aplikasi, berarti kita juga setuju bahwa polis asuransi dapat diterbitkan langsung sesuai dengan data yang telah kita berikan dan akan melakukan penagihan pada aplikasi. Trus juga kita diminta untuk memberikan nomor telepon seluler dan alamat surat elektronik (email) yang akurat, karena media akan pengiriman kebijakan jalur asuransi dan informasi terkait polis asuransi kita. Selain itu, pihak travellin tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang disebabkan oleh pengiriman kesalahan kebijakan penulisan nomor telepon dan alamat e-mail ponsel Anda berikan.


Tika menghela nafas sesaat, lalu kembali melanjutkan kalimatnya. “Untuk transaksi, jumlah premi asuransi wajib yang kita bayar adalah sama seperti yang dinyatakan dalam aplikasi www.travellin.co.id melalui website atau melalui Adira Care 1500 456. Kita juga dapat membatalkan transaksi melalui www.travellin.co.id website dengan persyaratan periode kebijakan belum berjalan dan akan dikenakan biaya pembatalan sesuai dengan ketentuan. Kembali premi atas pembatalan transaksi yang kita lakukan akan diproses sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang ada. Pihak travellin berhak untuk membatalkan transaksi jika Anda tidak memenuhi syarat dan kondisi yang telah ditetapkan.

“Untuk masalah status aktif,  polis asuransi kita akan aktif setelah kita sudah melakukan pembayaran premi dengan cara metode pembayaran yang di sediakan di www.travellin.co.id situsStatus kebijakan asuransi yang belum aktif, tidak memiliki hak untuk mengajukan klaim dalam bentuk apapun,” jelas Tika panjang lebar.

Ara menatap Tika. “Trus?”

“Terus terus! Capek tau ngejelasinnya sepanjang ini. Kamu mah enak Cuma ngedengerin doang.” Tika menggerutu. “Habis ini janji aku traktir es cream. Ya ya? Kamu kan sahabat terbaik aku.”

Tika mencibir. “Kalau ada maunya, jadi super baik banget. Okelah oke, asal beliin aku nanti es cream dan kalau jadi ke Jogja, oleh-oleh baju!” kata Tika. Ara tertawa, lalu mengacungkan jari jempolnya.

“Sedangkan pembayaran dapat dilakukan melalui pilihan yang tersedia di www.travellin.co.id. Pembayaran baru akan diakui setelah semua uang telah ditransfer ke rekening sesuai dengan jumlah premi ditagih. Pembayaran dalam Rupiah, jika premi dalam mata uang dolar AS maka akan menggunakan nilai tukar yang ditentukan oleh pihak travellin pada saat transaksi.
setelah itu, kita akan menerima polis asuransi dalam bentuk e-kebijakan ke alamat email. Yang akan kita terima di email berupa : Ikhtisar Polis, penjelasan produk, Kata-kata (Syarat Polis Wisata Adira: Travellin), dan Kartu Virtual.

“Trus dimenu help, ada sub menu ho to claim. Di sub menu how claim ini kita bisa mengklaim asuransinya jika kita mengalami permasalahan. Misalnya kita sakit, maka biaya pengobatan, termasuk pengobatan gigi dan  pengobatan darurat ditanggung pihak asuransi.  Gitu juga dengan biaya santunan kematian atau cacat permanen, biaya transportasi untuk keluarga pemilik polis asuransi, pembatalan pemberangkatan, penundaan pemberangkatan, penundaan penerbangan, miskoneksi penerbangan, pembajakan pesawat, penundaan kedatangan barang, kehilangan atau kerusakan barang bawaan, barang pribadi, dan dokumen berharga, dan biaya panggilan darurat. Pokoknya biaya-biaya itu, mereka yang cover.”

“Mantap dong kalau kaya gitu, jadi kita travelling ngerasa lebih aman dan terjaga. Iih pengen banget daftar asuransi di travellin,” kata Ara. “Ini mau dilanjutin nggak sih? Jangan dipotong dulu ngapa? Atau nggak aku lanjutin nih?”

“Dih, merajuk. Iya iya bos, lanjutlah!”

“Sedangkan untuk nominalnya secara detail adalah sebagai berikut : Dana Kematian/cacat permanen karena kecelakaan itu maksimal 100.000 USD. Pengobatan medis ke luar negeri maksimal 100.000 USD. Pengobatan lanjutan di Indonesia Maksimal 1.000 USD. Pengobatan gigi darurat maksimal 60 USD. Biaya transportasi anggota keluarga pemegang polis asuransi maksimal 1.000 USD. Pembatalan travel maksimal 5.000 USD. Penundaan travel maksimal 1.500 USD. Penundaan penerbangan 50 USD/jam, dan maksimal 300 USD. Miskoneksi travel 50 USD/jam dan maksimal 300 USD. Penundaan kedatangan barang bawaan maksimal 500 USD. Kehilangan/kerusakan barang bawaan 50 USD/kg, maksimal 1.000 USD. Kehilangan barang-barang pribadi maksimal 5,00 USD. Kehilangan dokumen penting maksimal 250 USD.Selain yang di atas, terdapat juga biaya panggilan darurat, perpanjangan polis dan sebagainya.”

“Trus gimana cara kita klaim asuransinya?”

How to claim


“Gampang! Pertama, Maksimal dalam 30 hari setelah peristiwa yang nggak kita inginkan terjadi, langsung aja ke website https://travellin.co.id/ trus klik menu Claim. Kedua, Isi data-data yang diperlukan yaitu nomor polis asuransi, email, nomor keterangan ID kita. Ketiga, Pilih polis yang ada, kemudian isi Form Claim yang sudah disediakan, kalau udah, cek lagi dan submit. Kelima, kalau nggak mau riber buka websitenya, bisa melalui call center di nomor 1500 456 untuk domestic dan +6221 2927 9696 untuk international. Keenam, kirim berkas-berkas pendukung ke Travellin paling lama 60 hari setelah peristiwa. Setelah semua prosedur sudah dijalani, dijamin dalam waktu maksimal 14 hari klaim sudah diproses.”


“Trus apa lagi? Makin penasaran nih dengan travellin!”

“Apa lagi apa lagi, udah ah! Capek! Ayo traktir es cream.” Tika berdiri dari bangkunya, lalu menarik pergelangan tangan Ara. “Eh, kan belum selesai.” Ara protes sembari mencoba melepaskan pergelangan tangannya dari cengkraman Tika.

Tika seolah tak peduli, gadis itu menarik lengan Ara, membuat Ara mau tak mau mengikuti langkah kaki Tika.
*@@@*
Sedangkan diwaktu yang sama, ditempat yang berbeda, Tio dan Anto tengah sama-sama berdiskusi tentang travellin dan keberangkatan Ara. “Kata teman Tio, banyak sekali manfaat jika kita memilih travellin. Website yang bisa diakses dimanapun baik melalui dekstop atau pun mobile. Banyak sekali berbagai macam pilihan paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Terjamin keamanan, kita tidak perlu khawatir jika data kita akan disalahgunakan oleh orang lain. Berbagai macam pilihan pembayaran yang memudahkan kita dalam menyelesaikan biaya premi. Harga yang ditawarkan sangat murah mulai Rp.10.000 Perhari kita sudah bisa menggunakan Asuransi Travellin. Cover asuransi yang sangat banyak bukan hanya asuransi kecelakaan namun juga kehilangan barang bahkan delay pesawat. Service 24 Jam dengan call center domestic dan international yang akan memudahkan kita jika kita memiliki kendala. Mempunyai sistem point yang dapat kita gunakan pointnya untuk hadiah atau potongan biaya asuransi. Kalau menurut aku, nggak ada salahnya kita kasih kesempatan buat Ara ngelakuin solo travelling, pa. Dia akan belajar banyak dari perjalanan itu.”

“Oke baiklah, tampaknya kalian memang berkaloborasi untuk memojokkan papa. Papa setuju, asal kita buatkan asuransi perjalanan buat Ara. Nggak Cuma buat Ara sih, buat mamamu, papa, dan kamu juga.”

Tio tersenyum mendengar jawaban Anto. Bagi Tio, Anto adalah sosok papa terbaik dan terperfect. Anto panutan dimata Tio. “Siap pa! Untuk sekarang, kita daftarkan Ara dulu ya, pa? Mumpung pulsa modem udah kebeli.” Tio meraih laptopnya yang sudah hidup dan mengconnetkannya dengan internet.

“Cara membeli asuransi domestiknya gimana?”

“Pertama bikin akun dulu pa. Isi data dengan lengkap. Trus kembali kehalaman home, trus ada tabel dibawah kata-kata ‘travel insure as easy as 123’ yang diisi. Pilih dari Pekanbaru. Karna Ara sendiri, klik aja 1 di how many person. Setelah itu pilih destinasi yang dituju yakni Yogya. Klik next.”

Pilih home dan isi


“Pilih Trip Period dan isi tanggal perjalanan. Karena Ara hanya melakukan perjalanan selama 4 hari 3 malam, jadi cukup pilih periode yang Daily. Kemudian klik Next. Pilih paket asuransi sesuai keinginan atau sesuai budget. Cek kembali ringkasan pemesanan di kiri bawah. Jika sudah sesuai, klik Go To My Quote.”


 Pilih paket asuransi


Tio meraih aqua diatas meja, lalu meneguknya dengan cepat. Setelah itu, Tio kembali berfokus dengan laptopnya. “Akan tampil detail perjalanan, mulai dari data diri, tujuan perjalanan, paket asuransi yang dipilih, sampai total harga yang harus dibayar. Klik Next. Kemudian akan muncul Review Order kita. Oiya kode promosinya bisa pakai ‘TRAVELLINYEAREND’ nih, lumayan bisa dapat diskon. Setelah itu klik Pay Now.”

Detail perjalanan


“Pilih metode pembayaran yang diinginkan. Jika sudah, klik Proceed. Done pa!” kata Tio.

*@@@*

Ara memasuki kamarnya, sesekali gadis itu merenggangkan badannya karna pegal. Tatapan mata Ara tertuju pada sebuah amplop diatas meja belajarnya. Apaan tuh? Ara membatin dan meraih Amplop itu.

Ara ternganga saat didalam amplop mendapati uang delapan juta dan secarik surat. Gadis berambut ikal itu membaca dengan teliti.

Hay sayang, papa dan mama ngizinin kamu buat solo travelling ke Yogya. Itu uang persediaan, gunakan dengan baik dan bermanfaat ya :D Kami juga udah buatkan kamu asuransi perjalanan di travellin, cek e-mailmu ya.
Papa berharap, dari perjalanan solo ini, kamu dapat ngambil banyak pelajaran. Semoga apa yang kamu impikan selama ini terwujud. Semangat ya! Dear, papa dan mama.

Ara mengusap ujung matanya yang berair. Pa, ma, bang Tio, Ara janji akan sukses. Ara janji akan belajar banyak hal dari solo travelling ini. Makasih udah ngizinin Ara untuk ngewujutin salah satu mimpi Ara. Makasih!

“I promise! Janji bakal bikin kalian bangga punya Ara.” Ara bertekad dengan sungguh-sungguh. Sebentar lagi impian untuk solo travelling ke Yogya akan terwujud. Memanglah ya, jika mimpi itu benar-benar diusahakan, pasti ada jalan. Karna usaha tak kan pernah mengkhianati hasil. Sekecil apapun usaha itu. 



Dan dalam setiap perjalanan pasti punya kisah, pasti punya pelajaran yang dapat diambil, pasti ada sesuatu yang bisa dipelajari. Begitu juga halnya dalam hidup. Karna kehidupan itu ibarat perjalanan yang nanti endingnya adalah surga atau neraka. Kata Ara didalam hati. Ara juga berjanji kepada dirinya untuk mempercayai semua impiannya. **

Baca Artikel Populer Lainnya

2 komentar: