kuliner

Nguliner @minichef_kantin

00.53



Hai Assalamua’laikum. Sedang apa dan bagaimana kabarnya dibulan awal 2017 ini? Sudah menjalankan target? Sudah sejauh mana melangkah? Wah, ini postingan pertama di 2017. Udah lama juga ya rasanya nggak ngepost, maklum lagi sibuk-sibuknya.

Banyak banget yang dikerjain, mulai dari deadline majalah LPM Gagasan, tugas-tugas kuliah yang numpuk, UAS, ngelengkapi persyaratan untuk ajang ISPRIMA, ngerancang bisnis jualan kue bareng ika-ijah, dan lain sebagainya. Iya sibuk deh pokoknya, tapi Alhamdulillah hari ini beberapa sudah diselesaikan.

Saatnya ngelanjut ke target-target berikutnya. Semangat Mut! Oya, hari ini sempat ngedongkol banget sama anak kelas. Jadi ceritanya, kami udah sepakat untuk poto sekelas di studio maksi dekat SMK 2. Udah direncanain dan dibooking tempatnya, tapi setelah habis sholat jum’at, satupun nggak ada yang datang kecuali aku-Ijah-Dina-Dinda-Kiki. Asli kesal! Banyak kali alasan orang itu, padahal kami udah nunggu lama.


Akhirnya kami mutusin buat makan dan nongkrong cantik di minichef kantin. Dina yang ngusulin, katanya disana ada berbagai macam makanan khas Korea. Si Ijah semangat banget mau kesana, maklum deh dia kan gila Korea banget. Aku mah ikut-ikut aja.

Karna kami dari Goba, untuk nyampai ke minichef kantin ini cukup memakan waktu yang lama. Minichef kantin terletak di Jl.Melur Panam (Melur garden m5). Untuk ukuran tempat bisa dibilang lumayan kecil, makanya mungkin dinamakan minichef kali ya. 

Tampak luar minichef kantin


Nyampai disana, aku langsung photo-photo tempatnya. Mungkin bagi yang baru kenal aku nganggapnya norak karna aku photo-photo nggak jelas, tapi aku ngelakuin itu ada alasannya kok, biar bisa update dan ngasih informasi di blog tentang minichef kantin. Mana tau bermanfaat :D

Kalau untuk tempat lumayan cutelah. Designnya bisa tuh buat tempat photo dan di post di instagram, biar dikira anak kekinian. Di minichef kantin ini, disediakan berbagai menu, ada menu Indonesia- menu Korea- menu China- menu Barat. Ijah-Dina mesan menu Korea yang akupun lupa namanya. Sedangkan Dinda-Kiki Cuma mesan minum. Kalau aku mesan milkshake, karna milkshake lagi kosong, akhirnya untuk minum aku Cuma mesan teh es.




 Daftar menu


Untuk makanan, aku sok-sokan mesak menu Korea kaya Ijah-Dina. Ada menu namanya kimchi. Dari namanya imut-imut gimana gitu, harganyapun bisa dibilang murah, Cuma 10 ribu. Aku tanya ke Ijah-Dina-Dinda-Kiki ni tentang rasa kimchi, enak apa nggak. Aku kan nggak terlalu fanatic dengan Korea, jadi nggak tau bentuk kimchi itu gimana.

Setelah minta pendapat mereka yang kata mereka kimchi itu enak, akhirnya aku pesan. Makanannya lumayan lama juga nyampai dikaminya, malah sempat kami photo-photo narsis dulu.



 narsis :D


Pas makanannya nyampai, aku kaget banget dengan bentuk kimchi yang menurut aku kaya sayuran dikasih cabe. Porsinya sedikit pula tuh dan untuk rasa beuh nggak deh pokoknya. Aku protes ke Ijah-Dina-Dinda-Kiki tentang kimchi ini, mereka Cuma pada ketawa. Duh wei, nyesal aku ngikut saran kalian untuk pesan kimchi. Mentang-mentang aku nggak ngerti Korea-Koreaan malah dikerjain gini -___-



Penampakan makanan kami. Yang kaya sayur balado itu namanya kimchi -_-

Tapi untunglah mereka mau membagi makanan Korea mereka, walau jujur saja kalau untuk rasanya nggak sesuai dengan lidah Indonesia aku. Aku mah apa cintanya yang Indonesia-Indonesia aja :D

Totally makan dan nongkrong di minichef ini lumayan happy-lah, walau agak sedikit kecewa dengan beberapa menu yang kosong. Mungkin karna banyak yang borong kali ya. Untuk harganyapun pas banget dikantong mahasiswa. Bolehlah dicoba makan disana :D

Selesai edisi makan dan photo-photo, Dina-Dinda ngajak koro-koro. Aku kurang suka dengan hal-hal yang kaya gitu. Cuma terfikir aja pas aku ngamburin duit kaya gitu, aku kasihan ngingat aba yang banting tulang untuk aku dan adik-adik.

Pas aku bilang kemereka kalau aku nggak ikut koro-koro, mereka agak kecewa. Mereka bilang dipikiran aku Cuma ada organisasi dan pelajaran, hidup aku nggak berwarna, hidup aku datar, dan lain sebagainya. Ah, apa sih ukuran berwarna tidaknya hidup seseorang. Hidup aku berwarna kok. Aku bahagia dengan semua yang aku lakuin saat ini, ketimbang happy-happy nggak jelas.

Aku senang berorganisasi, aku senang belajar, nggak salahkan? Ah sudah, jalani aja hidup menurut versi terbaik masing-masing. Trimakasih untuk waktunya Ijah-Dina-Dinda-Kiki. Mungkin ini semester terakhir kita bareng-bareng belajar dikelas. Besok-besok udah sibuk skripsian dan sibuk masing-masing. See you on the top guys! See you on the top Broadcasting C! walaupun kita nggak kompak, tapi kalian tetap bagian dari hidupku. ;)

Oke deh mungkin segitu dulu. Salam sayang, @muthiiihauraa.
Jum’at, 6 Januari 2017.


You Might Also Like

5 komentar

  1. Jadi blogger agar punya bahan untuk posting dan ada data yang mendukung emang harus tahan sama malu ya mbak, kalo datang ke suatu tempat tak lupa foto2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa mbak, harus tahan malu. dilihatin aneh gitu pas moto-moto haha

      Hapus
  2. ih enaknya yang makan abreng2 bakal tersa enak makanannya

    BalasHapus
  3. Foto jelas makanannya mana mbak? :D

    Salam,
    Gianta

    BalasHapus