Voucher Listrik Murah dan Kiat Menghemat Pengeluaran Listrik

13.06 Muthi Haura 0 Comments


Belakangan ini banyak konsumen yang mengeluh penggunaan listrik prabayar atau listrik pintar ternyata jauh lebih boros daripada penggunaan listrik konvensional/pascabayar. Oleh sebab itu sebagian besar dari mereka memilih untuk mencari cara membeli voucher listrik murah.

Sebagian yang lainnya memilih untuk lebih bijak dalam pemakaian listrik dan selalu memantau nominal kWh yang tertera pada meteran sehingga penggunaan listrik juga dapat dikontrol. Dibandingkan dengan cara pertama, berhemat listrik memang dirasa jauh lebih bermanfaat dan lebih bijaksana. Namun terkadang banyak di antara kita yang masih bingung bagaimana caranya menghemat penggunaan dan pengeluaran listrik. Simak tips-tipsnya berikut ini:

 
source: google
  1. Cek tarif listrik.
PLN sendiri juga memiliki Tarif Dasar Listrik (TDL) yang mana seringkali berubah-ubah. Namun tenang saja, sebenarnya perubahan ini tidak dilakukan dengan diam-diam. Selain biasanya diumumkan di media massa, PLN juga akan merilis update TDL di situs resminya pada menu “Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik” PLN. Nah untuk listrik rumah tangga, dapat dicek di bagian “Tarif Rumah Tangga”. Lakukan pengecekan secara berkala, 1-2 minggu sekali.

  1. Ganti ke lampu LED.
Mengganti lampu rumah dengan lampu LED ternyata bisa menghemat konsumsi daya listrik setidaknya sampai 20-30%. Meskipun di awal harga lampu LED bisa lebih mahal daripada lampu TL atau lampu neon biasa, namun untuk jangka panjang, penggunaan lampu LED ternyata lebih menguntungkan. Selain itu lampu LED lebih tahan lama dan awet dipakai. Selain menggunakan lampu LED, Anda juga bisa mengganti beberapa perlengkapan elektronik lama dengan perangkat elektronik yang sudah menggunakan teknologi LED, sebagai contoh: ganti TV tabung di rumah Anda dengan LED TV. Penggunaan TV tabung ternyata cukup menguras konsumsi daya listrik.

  1. Beli pulsa listrik langsung banyak.
Membeli voucher listrikmurah merupakan cara lain yang bisa dilakukan untuk sedikit menghemat pengeluaran akan listrik. Akan tetapi caranya salah jika dilakukan dengan membeli pulsa atau token listrik sedikit-sedikit. Cobalah lakukan estimasi rata-rata pembelian atau kebutuhan pulsa listrik setiap bulannya, jika pada awalnya masih sering membeli pulsa listrik dengan nominal 20 ribu yang biasanya dihargai 22-23 ribu untuk pemakaian 5-7 hari sebaiknya mulailah membeli secara langsung nominal voucher listrik yang cukup banyak, misal nominal 100 ribu.

Jika dihitung-hitung untuk nominal pembelian token listrik per bulan, pembelian voucher listrik Rp 22.000 x (30:5)=Rp 132.000 sedangkan jika Anda membeli listrik dengan nominal Rp 100.000 yang harga biasanya Rp 102.000 maka Anda sama saja telah berhemat setidaknya Rp 30.000 per bulannya. Nominal yang cukup lumayan jika ditabung atau dibelikan pulsa listrik lagi.

  1. Kurangi penggunaan perangkat elektronik yang menguras konsumsi listrik.
Cara terbaik untuk menghemat listrik dan tentu saja pengeluarannya adalah dengan mengurangi pula penggunaan perangkat elektronik yang cukup banyak memakan daya listrik. Seperti misalnya hidupkan dispenser hanya pada saat membutuhkan air panas saja, kurangi penggunaan pengering pada mesin cuci saat musim kemarau tiba, gunakan AC hanya saat udara benar-benar panas dan matikan lampu atau perangkat elektronik lain jika tidak digunakan.

  1. Membeli voucher listrik saat promo.
Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran listrik adalah dengan membeli voucher listrik murah pada saat ada promo berlangsung. Biasanya yang sering mengadakan promo seperti ini adalah situs belanja online terpercaya yang ada di Indonesia. Lumayan sekali bukan jika bisa menghemat 15-20% dari harga biasanya?


Baca Artikel Populer Lainnya

0 komentar: