Kilas Balik 2017

11.41 Muthi Haura 4 Comments



Kilas Balik 2017 – Hai, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya? Tinggal hitungan jam nih 2017 akan berakhir. Tinggal hitungan hari 2017 akan berakhir. Senang? Sedih? Semua perasaan itu bercampur aduk. Aku nggak tau apa yang benar-benar aku rasain.

Terlalu cepat ya? Perasaan baru kemaren deh sibuk-sibuk bikin target untuk tahun 2017. Rasanya baru kemaren semangat-semangatnya ngewujutin target. Ya, rasanya baru kemaren. Nggak nyangka sebentar lagi 2018. Ah, semakin menua. Beranjak dewasa, beban semakin banyak.

Waktu memang nggak akan bisa berhenti saat kita memintanya berhenti. Waktu nggak akan menunggu seberapa inginpun kita membuatnya menunggu. Waktu akan terus berputar, siap tidak siap. Mau tidak mau. Namanya juga hidup.


Tapi bersyukur karna masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup sampai detik ini. Aku bersyukur karna keluargaku masih dalam keadaan sehat sampai detik ini. Dan yang paling juga aku syukuri adalah bahwa menurutku, 2017 ini adalah tahun yang sangat luar biasa. 2017 mengajarkan aku banyak hal.

Baca juga: Hai 2017



Di 2017 juga, banyak impian-impian yang aku tuliskan mewujud jadi nyata. Senang? Pasti! Fabiayyi ala irabbi kumatukadziban. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Nikmat mana lagi yang bisa aku pungkiri?

Trimakasih Allah. Trimakasih keluargaku. Kali ini aku pengen sharing kilas balik di 2017, sejak Januari sampai Desember. Bukan bermaksud ria atau niat busuk lainnya. Hanya sebagai pengingat sejarah di diary digital aku ini. Selain itu, semoga juga bisa memotivasi teman-teman bahwa impian yang kita impikan itu adalah sesuatu yang pantas untuk diperjuangkan. Sesuatu yang pantas untuk kita dapatkan.

Kuncinya sih, percaya terhadap impian tersebut dan lakukan apapun dihidup kamu dengan maksimal. Jangan lupa juga yang terpenting adalah doa. Intinya, seimbangkan doa dan usaha. Usaha tanpa doa, nggak akan mewujud. Doa tanpa usaha juga tak mewujud. Kalimat itu sih sebenarnya lebih buat ngingetin diri aku sendiri. Oke deh langsung aja kilas balik di 2017, check this out:

Januari. Dibulan ini, aku memenangkan lomba novel KKN. Memang sih Cuma dapat harapan tiga, tapi itu merupakan salah satu prestasi bagi aku. Aku selalu ngapresiasi sekecil apapun hal-hal atau sesuatu yang aku dapatkan dalam hidup. Aku pernah baca sebuah teori yang ngungkapin bahwa, kalau kamu rajin bersyukur untuk apa yang kamu dapat, walaupun itu hal-hal yang kecil, maka Allah terus-terusan ngasih.



Selain itu, di Januari ini, aku udah mulai angsur proposal skirpsi. Sempat juga judul yang aku ajukan ngalamin disposisi, hingga akhirnya, aku dapetin pembimbing Pak Nurdin dan Pak Sudianto. Tiap ditanya siapa pembimbing aku dan aku jawab, temen-temen aku yang nanya pada bergidik ngeri. Emang kedua pembimbing aku dikenal sebagai dosen yang perfectionis dan susah ditemuin. Tapi aku yakin, Allah pasti ngasih apa yang aku butuhkan, bukan yang aku inginkan. Allah tau aku sanggup ngadepin semua terkait skripsi ini.

Februari. Di tanggal 10-14nya, aku jalan-jalan ke Sumatra Barat bareng Ulan-Mumun-Yati-Yuka-Surya-Harry. Kami sempat juga nginep di Pulau Pasumpahan. Sumbar memang selalu menjadi tempat indah yang harus dikunjungi. Di bulan ini juga, Alhamudillah berlimpah job di sosial media dan blog. Kira-kira di bulan ini total fee yang didapat itu kurang lebih sejutaan.

 
Pasumpahan Sumbar
Pasumpahan Sumbar




Emang mungkin bagi blogger hits dilur sana belum seberapa, tapi bagi mahasiswa yang udah nggak dikasih uang jajan kaya aku, itu sangat berharga. Alhamdulillah Alhamdulillah.

Maret. Nah dibulan ini dapet informasi kalau adik cowok aku lulus kuliah di Madinah secara gratis. Subhanallah, maka nikmat mana lagi yang harus aku dustakan? Bulan ini juga, aku ACC untuk seminar proposal dari kedua pembimbing dan ditanggal 28-nya, aku bareng teman-teman Gagasan jalan-jalan ke air terjun koboko.

April. Bulan ini dapat kabar ACC naskah dreams dari penerbit BIP, walau masih ACC dalam bentuk e-book. Doain tahun 2018 bisa ngelihat cetakannya ya.

Baca juga: My novel Dreams


Mei. Dapat kabar kalau aku lolos pelatihan dasar perfilman di Medan untuk kelas Penulisan Script. Jadi ceritanya, aku lagi bantu teman aku skripsian, nah dia ngasih tau informasi terkait pelatihan ini. Kebetulan waktu itu H min deadline pengumpulan berkas banget. Aku ngebut dan Alhamdulillah lolos, sayangnya teman aku itu nggak lolos.

Nah, pelatihan di Medan ini semuanya free, mulai dari tiket Pulang Pergi naik pesawat sampai hotel semua ditanggung. Bahkan dapat uang saku. Alhamdulillah. Di tanggal 8 Mei juga, aku beli smartphone baru merek asus.

Juni. Bulan kelahiran aku. Bulan dimana usia aku nambah lagi. Sempat ngerasa sedih dibulan ini, soalnya anak-anak Gagasan nggak ingat hari ulang tahunku. Nggak usah muluk-muluk minta dirayain, ngucapin aja nggak. Tapi ya udah sih. Coba buat berpikir positif aja. Di bulan ini, job juga lancar dan banyak barang-barang yang aku inginkan dapat kebeli.

Baca juga:  Sahabat Gagasan


Juli. Skripsi udah sampai BAB lima. Dibulan ini pertama kali naik pesawat waktu ke Medan. Alhamdulillah pertama kali naik pesawat dan gratis pula. Memang , ayahku nggak pernah ngasih kami barang-barang mewah, tapi ia ngasih tau gimana cara mendapatkan barang-barang mewah itu dengan usaha sendiri.

Pelatihan Perfilman
Pelatihan Perfilman regional dua at Medan


  

Ayahku nggak pernah ngajak kami jalan keluar naik pesawat, tapi ia mengajarkan kami cara naik pesawat dengan gratis. Intinya, sejak kecil aku diajarin untuk nggak bangga terhadap apa yang diberi orang tua. Bangga itu saat kamu bisa ngedapetin sesuatu atas hasil kerja kerasmu sendiri.

Sehari setelah pulang dari Medan, tiba-tiba aku dapat rezeki mendadak lagi untuk berangkat ke Yogyakarta. Rezeki yang tak diduga-duga. Lagi-lagi gratis. Allah itu maha baik, padahal aku udah sering banget ngingkarin semua perintah Allah. Allah tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Allah itu baik ;’)

PTKI 2017 Yogyakarta
Bersama teman-teman PTKI di Yogya



Agustus. Sebelum berangkat ke Medan, aku diikutkan untuk jadi panitian PBAK Universitas bagian absen. Sejak aku jadi mahasiswa baru di 2013, aku selalu kagum dengan senior-senior di kepanitiaan PBAK Universitas. Aku masih ingat banget waktu itu kagum dengan Bang Gusti Kacil. Waktu jadi maba itu aku bertekad, suatu hari nanti, aku juga akan jadi panitia PBAK Universitas.

Baca juga: Panitia PBAK 2017


Allah menjawab impian kecilku. Lagi-lagi, trimakasih Allah. Trimakasih my Allah. Harusnya atas segala nikmat ini, aku makin taat kan? Duh, cambuk buat diri sendiri nih -_-

September. Novel Dreams udah ada covernya. Aku suka dengan covernya, cute dan simple menurutku. Novel dreams juga udah mulai dijualkan secara online. Ya Allah, pengen banget ngelihat dalam bentuk bukunya.

Oktober. Blog aku designya baru dan friendly. Designnya by bang Heru Arya secara gratis. Asli abang ini baik banget. Lancar terus rezekinya ya bang. Bulan ini juga, aku sempat ganti hape jadi xiomi. Aku sebenarnya bukan orang yang suka gonta ganti sesuatu kalau nggak butuh banget.

Hape menurut aku sesuatu yang sangat aku butuhin. Mengingat job-job aku semuanya berhubungan dengan hape. Untuk menjadi seorang bloggerpun butuh hape. Nah, hape yang aku beli bulan Mei itu gampang panas. Kameranya blur dan spacenya kecil. Karna butuh, aku ganti deh. Selain itu, untuk 2017 ini, aku beberapa kali menangin giveaway. Bulan ini menang giveaway dari Alo yang hadiahnya itu banyak banget skincare. Senang? Pasti!

Baca juga: Review Mask by Alo


November.  Tanggal 4 di bulan ini, aku daftar sidang. Trus juga mendekati akhir kepengurusan di LPM Gagasan.  Senengnya itu, Gagasan masuk nominasi dalam ajang PTKI dan Alhamdulillahnya dapat juara empat alias harapan satu. Rasanya segala lelah itu terbalas. Rasanya semua capek itu lunas.

Desember. Bulan ini ulang tahunnya Gagasan. Sempat yasinan sama UKK/UKM dan bakar-bakar ayam. Di tanggal 10-nya, jalan-jalan ke Desa Wisata Buluh Cina bareng anak Gagasan. Tanggal 20, Alhamdulillah berhasil nyandang gelar S.I.Kom. Alhamdulillah! Dan tanggal 22, aku resmi jadi demisioner di LPM Gagasan. Bulan ini juga menang giveaway dan dapat powerbank hebalife.



Alhamdulillah, trimakasih untuk 2017-nya yang luar biasa my Allah. Tak henti-hentinya aku mengucap syukur dan semoga 2018 nanti jauh lebih luar biasa ketimbang tahun ini. Amin! Aku selalu percaya bahwa usaha tak kan pernah mengkhianati hasil. Dimana ada kemaun, disitu pasti ada jalan.

Oke, mungkin segini dulu kilas balik 2017 aku. Sukses selalu buat kita semua. Salam sayang, @muthihaura_blog
Sabtu, 30 Desember 2017. 13.48 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

4 komentar:

  1. Walah saya coba cek ricek 2017 gk seberuntung mbak ya, paling senang bisa beli leptop kayakanya :'v

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga 2018 nya beruntung mbak :)) ayo semangat!

      Hapus
  2. Wow ... Keren deh bisa menang lomba. Semangat ya mbak Muthia. Postingannya bagus ^^

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah perjalanan 2017 nya sangat menyenangkan ya. Banyak pencapaian. Semangat terus ya

    Salam ODOPers

    BalasHapus