Cerita Seputar Skripsi#3

07.00 Muthi Haura 4 Comments



Assalamua’laikum. Gimana kabarnya? Hari ini bawaannya sedih. Ini terkait persyaratan pengurusan SKL. Ah, aku nggak pengen sharing disini. Bukan karna apa-apa, hanya saja, aku tak ingin menunjukkan  kesedihanku didepan orang lain, kecuali mungkin orang terdekatku. Yang pasti aku kecewa.

Satu hal yang dapat aku ambil pelajaran adalah, jika ingin dihargai, maka hargailah orang lain. Jika ingin orang lain hormat padamu, maka jagalah kata-katamu. Kata-kata yang keluar dari mulutmu mencerminkan kualitas dirimu. Semakin sering kamu menyakiti orang lain, pasti bakal ada balasannya dari Allah. Allah itu nggak tidur.


Oke, pokoknya gitu deh. Kali ini aku pengen sharing lagi cerita pengalaman saat skripsi. Alhamdulillah dapat WA dari salah seorang adek Gagasan yang bilang kalau apa yang aku tulis bermanfaat. Aku jadi senang. Itu berarti tujuanku nulisin ini tercapai. Emang tujuannya apaan sih, Mut? Pengen pengalaman skripsi aku bisa bermanfaat bagi orang lain.



Dulu pas aku masih semester bawah, aku sering nanya ke senior, gimana sih skripsi itu? Gimana prosesnya? Apa-apa saja yang harus dilakuin? Senior aku pada baik-baik, mereka ngasih tau. Tapi ya itu, aku ngerasa belum puas. Makanya salah satu alasan nulisin ini secara gamplang bukan berniat pamer. Apa yang harus dipamerin dari proses skripsi yang berliku-ilku ini? Cuma pengen agar yang baca tau kaya mana sih dunia skripsi itu.

Makanya, ditiap hari pas lagi skripsi, aku tulisin dan sekarang aku share disini. Ada beberapa bagian yang aku skip untuk menjaga nama baik beberapa pihak. Selebihnya In syaa Allah aman. Oke langsung saja, check this out:




Selasa, 4 April 2017
Kemaren ngelihat Mumun dan Nazlah seminar. Akhirnya mereka seminar juga. Selamat ya guys! Hari ini  aku daftar seminar, Alhamdulillah setelah perjuangan panjang. Semoga pengujinya nanti enak. Amin!

Jum’at, 28 April 2017
Alhamdulillah hari ini berhasil ngatasin rasa malas untuk nyelesain bab gambaran umum dan angket. Memang aku menargetkan bulan ini untuk menyelesaikan kedua itu. Untuk seminar, jadwal aku hari senin tanggal 15 Mei, masih lama. Tapi tetap bersyukur, soalnya tanggal 15 Mei itu tanggal terakhir diadain seminar, setelah itu bakal dilanjut bulan Juli. Pengujinya besok itu pak Suhaimi D. Alhamdulillah, Allah semakin mempermudah.

Untuk kompre, aku diam-diam udah daftar. Memang nggak sesuai prosedur, seharusnya aku daftar kompre itu setelah seminar, tapi mau gimana lagi, ribet ngikut birokrasi. Aku pengen cepat lulus juga. Lagian apa yang diuji saat kompre dan seminar nggak saling berhubungan kok. Semangat Mut! Semangat ngejar target di 2017 ini.

Senin, 15 Mei 2017
Finally Alhamdulillah akhirnya seminar juga. Ini fristime ketemu Puspa Juliani sama Ridho. Ya, mereka teman satu seminarku. Kami udah stay di teater FDK sejak jam 7-an mendekarti jam 8 sambil harap-harap cemas supaya bapak akan hadir. Alhamdulillah bapak hadir, kami kira nggak bakal hadir soalnya besok pagi SBMPTN dan banyak kelas yang libur hari ini.
 
syarat ngurus surat
syarat ngurus surat

Aku urutan kedua dipanggil untuk seminar. Deg-degan? Pasti! Tapi aku bilang dalam hati kalau aku pasti bisa. Diantara kami bertiga, aku paling sebentar diuji dan paling sedikit revisi. Alhamdulillah. Ayo semangat Mut!

Minggu, 16 Juli 2017
Wah udah lama nggak update ini. Maafin karna nggak sesuai rencana awal. Alhamdulillah sejauh ini aku udah skripsi. Kemaren bimbingan tanggal 12 Juli revisi bab V. Banyak yang dicoret, tapi nggak apalah ya :D Nyebar angketnya seminggu mau lebaran selama dua hari, kira-kira tanggal 15-16 Juni. Hari in iaku mau revisi. Rencananya besok pagi mau jumpa pak Nurdin buat nanya cara menghitung chi-square.

Rabu, 27 September 2017
Aaak udah di akhir bulan September aja. Terakhir update bulan Juli yang berarti dua bulanan yang lalu. Padahal bulan ini aku punya target bisa ACC loh trus daftar sidang. Ternyata apa yang di targetkan tak sesuai harapan. Allah ngasih apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan. Fighting aja deh!

Sejauh ini bagaimana nasib skripsi? Kalau sama pak Nurdin udah 13 kali bimbingan, sedangkan sama pak Sudi udah 6 kali bimbingan. Semoga sekali lagi dapat ACC lah amin. Sejauh ini cukup melelahkan, apalagi pas nyari pak Sudi. Harus udah stay dikampus jam 06.30. Itupun belum tentu dia mau bimbingan atau gak. Pernah waktu itu nungguin dari jam 06.30, trus pas bapak itu datang, dia bilang jam 9. Ditungguin sampai jam 9, eh datangnya jam 11.

Pernah juga diajak bimbingan dekat cucian mobil di Kubang. Waktu itu aku sama Fatma. Pernah juga nungguin dia di kantin Faste. Pernah juga nungguin dia sampai selesai ngajar, eh pas udah selesai, dia masih nggak mau ngebimbingin. Pokoknya sesi menguji kesabaran banget deh.

Ah, semoga deh part hidup bagian skripsi ini cepat berlalu, tapi belum kompre uuh. -_- Bulan Oktober harus udah selesai segala tetek bengek skripsi dan harus daftar sidang. Amin!

Rabu, 20 Desember 2017
Wah udah lama nggak ngomongin perkara skripsi. Pasti pada nanya apa kabar dengan skripsi aku kan? Alhamdulillah hari ini sidang dengan ketua sidang Pak El. Sekretaris sidang pak Artis, dan pengujinya bu Atcieh dan pak Badri. Asli greget banget kemaren, apalagi aku urutan ketiga. Habis aku kena bantai.

(Bagian pas sidang ini banyak aku skip. Kalau mau tau cerita pengalamannya, bisa pc aku aja. Kenapa di skip Mut? Untuk menjaga nama baik beberapa pihak)

Jum’at, 5 Januari 2018
Proses skripsi aku cukup lama kan? Teman-teman yang satu seminar dengan aku justru udah lulus. Sejatinya, skripsi itu untung-untungan, kalau dapat pembimbing dan penguji baik, ya skripsi lancar. Kalau pembimbing dan pengujinya kaya aku ini. Berliku beuh, seriusan! Kadang nggak habis pikir dengan beberapa junior yang seenak-enaknya ngatain ‘kok revisi kak? Aku besok langsung lulus’ dan kata-kata sejenis lainnya, duh nggak ngerti aja dia kaya mana proses skripsi itu. Dipikir gampang kali ya? Nggak! Butuh banyak pengorbanan.

Apa kabar skripsiku? Udah revisi. Udah minta tanda tangan di lembar pengesahan juga, tapi ya gitu, penguji empat aku pak Badri lagi di Bogor sampai bulan Februari besok. Aku WA bapak itu, beliau nyuruh bimbingan sama penguji lainnya dulu. Sama penguji tiga bu Atcieh dan Penguji dua a.k.a secretaries pak Artis langsung ACC dan lembar pengesahan aku di tanda tangani.

Pak E juga mau tanda tangani, tapi dia nyuruh minta tanda tangan pak B dulu. Aku WA pak B dengan harapan pak B mau kalau aku dan Diva ngirimini kertas pengesahan ke Bogor. Pak B malah bilang kalau aku harus ngirim softfilenya, nanti beliau tanda tangan, setelah itu aku print ulang. Dan tau nggak artinya itu apa? Aku harus minta tanda tangan ulang sama ke Bu A da Pak A. Sempat protes ke pak B, tapi bapak malah marah. Akhirnya aku ikutin semua kemaun bapak. Untuk abstrak dibikinin pak Imran dengan membayar 30 ribu. Doain minggu depan aku udah jilid keras ya!

---
Gimanaaa? Panjang juga yaa prosesnya. Oke, segini dulu. Tungguin yang berikutnya ya. Salam, @muthihaura_blog.
(221225118)

#onedayonepost #odopbatch5

 

Baca Artikel Populer Lainnya

4 komentar:

  1. Wuah ... seru, menjadi mahasiswa tingkat akhir itu perjuangannya luar biasa.
    Jadi inget gimana dulu, masa kritis yang penuh surprise itu :D

    BalasHapus
  2. Aku malah disuruh ngulang nih bab Pendahuluannya.. Gila ga tuh. Semoga lulus dan membawa kebermanfaatan yah, aamiin

    BalasHapus
  3. Aku baca ini serasa flashback ke masa-masa dimana tiap nafas yang berhembus bunyinya skripsi... Doping... Sidang... Wisuda.. Wkwkwk. Semangat mbak muthi. Madamabi.blogspot.co.id

    BalasHapus
  4. Baru ngajukan judul aja ane udah di tolak :p

    BalasHapus