Impian di 2018

10.56 Muthi Haura 12 Comments

Impian di 2018- Hai, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya teman-teman? Selamat datang di tahun 2018. Semoga segala resolusi dan impian yang dibuat dapat mewujud. Bukan hanya sekedar wacana diawal tahun tanpa ada tindakan nyata. Ayo gerak demi mewujudkan resolusi!

Tahun 2018 ini, aku sama sekali nggak menuliskan impian apa-apa dibuku khusus atau sekedar untuk tempelan di dinding kamarku. Memang tidak seperti tahun-tahun yang lalu. Sejak kecil, aku selalu menuliskan impian-impian saat awal tahun. Ada yang mewujud dan ada yang tidak.

Terwujud atau tidaknya sebuah impian, bukan masalah bagiku, yang penting, aku sudah melakukan yang terbaik dan sebisa aku. Bagi aku, kalau impian itu tidak mewujud di tahun itu, mungkin saja Allah ngasih di tahun-tahun yang lain. Atau, menurut Allah, impian itu tidak baik untukmu, maka Allah ganti dengan yang jauh lebih baik. Percaya deh!



Yang terpenting, usaha aja dulu. Usaha semaksimal yang dibisa. Menurut aku pribadi, menuliskan impian-impian itu membuat hidup lebih terarah. Aku jadi tau apa yang harus aku lakukan di 326 hari itu. Aku jadi tau jalan mana yang harus aku tempuh demi mewujudkan impian itu. Aku jadi tau kelebihan dan kekurangan yang ada pada diriku dan bisa membantu untuk mewujudkan impian itu.

Pokoknya, banyak hal luar biasa yang aku dapatkan selama proses mewujudkan impian-impian yang aku tuliskan itu. Banyak deh positifnya jika kita berani menuliskan impian kita. Tapi untuk tahun ini, untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku tidak menuliskan impian apa-apa.

Aku tidak menuliskan target apa-apa yang harus aku capai. Aku tidak memikirkan, apa yang ingin aku dapatkan untuk satu tahun kedepan. Bukan berarti aku ingin 2018 ini berlalu sia-sia. Sama sekali tidak! Aku ingin membandingkan antara tahun ini dan tahun-tahun lalu, apakah ada perbedaan yang signifikan dalam hidup aku saat menuliskan impian dan saat tidak menuliskan.


Jika ditengah jalan di 2018 ini, aku kembali menuliskan impian-impian yang ingin aku capai, itu berarti aku menyerah untuk tidak menuliskan. Mungkin kalian masih bingung dengan keputusanku ini bukan? Tidak perlu mengerti, karna aku tak minta kalian untuk mengerti.

impian 2018
Tahun ini gak bikin kertas impian
 Aku hanya tak menuliskan impian atau target atau resolusi apa-apa. Tapi aku akan tetap menuliskan list-list yang harus aku lakukan di tiap harinya. Menuliskan impian beda dengan menuliskan list yang harus dikerjakan perhari ya.

Kalau menulis impian itu kaya menghayal untuk sesuatu yang entah bisa didapatkan entah tidak. Sedangkan menuliskan list yang ingin dilakukan perhari itu, kita tau pasti besok paginya bisa melakukannya, tapi tergantung tingkat kemalasan lagi.

Ngerti nggak? Intinya, aku nggak nulisin impian yang ingin aku capai, tapi aku tetap akan berusaha ditiap harinya untuk survive. Aku hanya ingin menjalani tahun 2018 ini tanpa tekanan. Iya, jadi kalau biasanya aku bikin target impian di awal tahun, entah kenapa itu kaya ada tekanan yang ngebebanin aku.

Tekanan yang seolah ngatain ke diri aku sendiri kalau aku nggak boleh main-main. Kalau aku nggak boleh terlalu banyak ngelakuin hal-hal yang sia-sia. Nggak boleh terlalu banyak ngabisin waktu untuk sesuatu yang belum saatnya. Tekanan ini bikin aku kurang ‘bebas’ buat have fun dengan hidup aku sendiri.

Aku pengen banget nikmatin 2018 ini dengan hal-hal yang aku sukai. Tanpa tekanan. Tanpa hal-hal yang bikin pusing. Pokoknya free deh gitu. Ah, selamat datang 2018. Semoga semua hal luar biasa terjadi padaku dan pada kita semua. Semoga banyak hal-hal hebat yang aku dapatkan di tahun ini.

Oke, mungkin segini dulu. Apa impian di 2018-mu? Sudahkah menuliskan target impian? Atau sama sepertiku tak menuliskan target apa-apa tapi tetap berusaha survive di tiap harinya? Apapun pilihanmu, semoga itu bisa mengantarkanmu ke jenjang kesuksesan.

See you on top! Salam sayang, @muthihaura_blog.
Minggu, 31 Desember 2017. 15.40 WIB. 

Baca Artikel Populer Lainnya

12 komentar:

  1. WOHOOO that's okay ngga nulis apa-apa, Mu. Mungkin tahun ini, kamu sedang ingin 'rileks' sedikit :))
    As long as you are okay with it, make sure to stick with it. Tetap semangat di tahun ini, ya!

    xx.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha iyaaa Maaa. sukses selalu juga buat kamuuu ;))

      Hapus
  2. Berbagai tekanan itu bikin hidup gak kreatif, so yuk bebaskan hidup di tahun 2018 ini

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. Saya nulis. Tapi di buku harian saja. Trus nulis target bulanan juga. Ditulis atau tidak, semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin ya mbak :-)

    BalasHapus
  5. impianku pengen lebih produktif sih dan bisa nulis fiksi lagi

    BalasHapus
  6. Semoga impian terealisasikan satu persatu ya mbak.

    BalasHapus
  7. Aku nulis mbak.. bahkan ada beberap target untuk 4 atau 5 tahun ke depan aku harus gimana.. hehehe..
    Untuk mentarget kemampuan diri untuk terus berusaha dan berdoa.. kalo gak ditarget kog malah enak2an doank hidupku. Kayak gak ada tantangan.. dengan begini aku lbh mudah untuk intropeksi diri.. Hehe..

    Apapun impiannya.. semoga terkabul.. aamiin..

    BalasHapus
  8. Saya sudah menuliskan target saya lho :)
    Gak apa2 sih tuliskan aja, tapi mungkin gak dipaksa banget diri ini mesti dapet kali ya. Khawatirnya nanti gagal, terus sedih.
    Tapi gak nuliskan gak apa2 juga kok, semoga bisa enjoy di tahun ini

    BalasHapus