Pertanyaan Untuk Kompre Umum

14.18 Muthi Haura 3 Comments



Pertanyaanuntuk kompre umum - Haay, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya? Aku baru pulang dari pasar, biasalah calon emak-emak haha. Untuk sebulanan terakhir ini, aku lebih banyak berada dirumah, ya karna diluar juga lagi nggak ada agenda. Tapi bukan berarti aku jalan ditempat ya.

In syaa Allah ada beberapa plan yang sedang aku rencanain. Doian ya semoga semua plan aku bisa kewujud, begitu juga dengan plan kamu ;)) Nah, di part tiga skripsi yang aku tulis kemaren, perjuangannya belum selesai, tapi aku nyatat kejadian pentingnya Cuma sebatas itu.



Kali ini, aku pengen sharing pertanyaan-pertanyaan apa aja yang bakal keluar saat ujian kompre. Nah, jadi setelah kamu seminar proposal atau biasa dikenal dengan sempro, kamu bisa daftar kompre. Daftarnya dibagian kalau nggak salah tata usaha. Untuk kompre kudu bayar 75 K. Nggak ada syarat khusus sih buat daftar kompre ini.


Ohya, sekedar tau aja, kalau di fakultas aku, ujian komprenya ada dua dengan dua penguji juga. Ada kompre agama dan kompre umum, keduanya wajib! Tiap fakultas bahkan tiap universitas itu berbeda-beda ya. Oke deh, langsung saja soal-soal kompre dan jawabannya aku share disini, kebetulan kemaren itu aku punya photo copyannya. Check this out untuk kompre umum terlebih dahulu:



 
Pengertian Komunikasi? Komunikasi berasal dari bahasa latin communis yang berarti sama. Menurut Richard West dan Lynn H. Turner mengemukakan bahwa komunikasi adalah proses sosial dimana individu-individu menggunakan symbol-simbol untuk menciptakan dan menginterpretasikan makna dalam lingkungan mereka.

Pengertian Komunikasi Verbal? Merupakan bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis atau lisan. Komunikasi verbal menempati porsi besar. Ide dan pemikiran lebih mudah disampaikan secara verbal ketimbang non verbal. Komunikasi verbal melalui lisan dapat dilakukan dengan menggunakan media, contohnya seseorang yang sedang bercakap-cakap melalui telepon.

Sedangkan komunikasi verbal melalui tulisan dilakukan secara tidak langsung antara komunikator dengan komunikan, misalnya menggunakan media surat. Pengertian komunikasi non verbal? Komunikasi non verbal merupakan komunikasi yang menempati porsi penting. Banyak komunikasi verbal tidak efektif hanya karena komunikatornya tidak menggunakan komunikasi non verbal dengan baik dalam waktu bersamaan.

Komunikasi non verbal bisa membantu komunikator untuk lebih memperkuat pesan yang disampaikan sekaligus memahami reaksi komunikan saat menerima pesan. Contoh bentuk komunikasi non verbal sendiri diantaranya adalah bahasa isyarat, ekspresi wajah, sandi, symbol-simbol, pakain seragam, intonasi suara, dan sebagainya. Pengertian komunikasi politik? Komunikasi yang melibatkan pesan-pesan politik dan aktor-aktor politik. Komunikasi yang juga melibatkan sesuatu yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan pemerintah. Selain itu, komunikasi ini juga dapat dipahami sebagai komunikasi antara ‘yang memerintah’ dengan ‘yang diperintah’.

Pengertian komunikasi organisasi? Komunikasi yang terjadi didalam sebuah kelompok, baik kelompok formal ataupun informal. Pengertian komunikasi massa adalah komunikasi yang terjadi diantara orang-orang yang memiliki kebudayaan berbeda.

Jurnalistik adalah ilmu, teknik, dan proses yang berkenaan dengan penulisan berita, feature, dan artikel opini di media massa. Jurnalistik berkaitan dengan penulisan dan media. Public relations membantu proses interaksi dimana public relations menciptakan opini public sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak.

Sedangkan broadcasting adalah semua kegiatan yang memungkinkan adanya siaran radio dan televisi meliputi perangkat keras dan lunak. Broadcasting menggunakan sarana pemancaran atau transmisi baik di darat maupun diantariksa.

Sebutkan teori yang kamu ketahui? Teori S-O-R yaitu singkatan dari Stimulus Organism Response berasal dari psikologi. Lalu teori ini diterapkan dalam ilmu komunikasi karena objek dari psikologi dan komunikasi sama yaitu manusia yang memiliki tingkah laku, sikap, opini, dan efek.[1]

Teori stimulus-respons ini pada dasarnya merupakan suatu prinsip belajar yang sederhana, dimana efek merupakan reaksi terhadap stimulus tertentu. Dengan demikian, seseorang dapat menjelaskan suatu kaitan erat antara pesan-pesan media dan reaksi audience. McQuail menjelaskan elemen-elemen utama dari teori ini adalah:[2]
a. Pesan (stimulus)
b. Seorang penerima atau receiver (Organisme)
c. Efek (respons)

Prinsip stimulus-respons ini merupakan dasar dari teori jarum hipodermik, teori klasik mengenai proses terjadinya efek media massa yang sangat berpengaruh. Seperti yang telah dijelaskan diatas, teori jarum hipodermik memandang bahwa sebuah pemberitaan media massa diibaratkan sebagai obat yang disuntikkan kedalam pembuluh darah audience, yang kemudian audience akan bereaksi seperti apa yang diharapkan. Dalam masyarakat massa, dimana prinsip stimulus-respon mengasumsikan bahwa pesan informasi dipersiapkan oleh media dan didistribusikan secara sistematis dan dalam skala yang luas. Sehingga secara serempak pesan tersebut dapat diterima oleh sejumlah besar individu, bukan ditujukan pada orang perorang. Kemudian sejumlah besar individu itu akan merespon pesan informasi itu. Penggunaan teknologi telematika yang semakin luas dimaksudkan untuk reproduksi dan distribusi pesan informasi itu sehingga diharapkan dapat memaksimalkan jumlah penerima dan respons oleh audience, sekaligusmeningkatkan respons oleh audience.[3]

Dalam proses komunikasi berkenaan dengan perubahan sikap adalah aspek “How” bukan “Who” dan “Why”, jelasnya How to communicate, dalam hal ini how to change the attitude, bagaimana mengubah sikap komunikan, stimulus atau pesan yang disampaikan kepada komunikan mungkin diterima atau ditolak, setelah komunikan mengolahnya dan menerimanya, maka terjadinya kesediaan untuk mengubah sikap.[4]


Menurut stimulus respon ini efek yang ditimulkan adalah reaksi khusus terhadap stimulus khusus, sehingga seseorang dapat mengharapkan dan kesesuain antara pesan dan reaksi komunikan. Proses ini digambarkan ‘perubahan sikap’ dan bergantung pada proses yang terjadi pada individu:[1]
a. Stimulus yang diberikan pada organism dapat diterima atau dapat ditolak, maka pada proses selanjutnya terhenti. Ini berarti bahwa stimulus tidak efektif dalam mempengaruhi organisme. Jika stimulus diterima oleh organisme berarti adanya komunikasi dan adanya perhatian dari organisme. Dalam hal ini, stimulus adalah efektif dan ada reaksi.
b. Langkah berikutnya adalah jika stimulus telah mendapat perhatian dari organism, maka proses selanjutnya adalah mengerti terhadap stimulus.
c. Pada langkah selanjutnya adalah bahwa organisme dapat menerima secara baik apa yang telah diolah sehingga dapat kesediaan untuk perubahan sikap. Dalam proses perubahan sikap ini terlihat bahwa sikap berubah jika rangsangan yang diberikan benar-benar melebihi rangsangan semula.

Jelaskan tentang metodelogi penelitian kuantitatif?
Penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Penelitian kuantitatif merupakan pengukuran berdasarkan variabel yang dioperasionalkan dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Penelitian kuantitatif merupakan pengukuran berdasarkan variabel yang dioperasionalkan dan menggunakan instrument.

Penelitian kuantitatif adalah definisi pengukuran data kuantitatif dan statistic objektif melalui perhitungan ilmiah yang berasal dari sampel-sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas frekuensi dan persentase tanggapan mereka.

Jelaskan tentang metodelogi penelitian kualitatif? Penelitian ini menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah. Sumber data kualitatif adalah catatan hasil observasi, transkip interview, dan dokumen-dokumen terkait.

Jelaskan arah komunikasi dalam organisasi.  Pertama, komunikasi ke bawah (downward communication) adalah penyampain informasi dari atasan kebawahan. Penggunaan komunikasi berupa penyampain instruksi, pengarahan, pengontrolan kepada anak buah. Kedua, komunikasi ke atas (upward communication) adalah penyampain informasi dari bawahan keatasan. 

source: google


Penggunaan komunikasi berupa usulan, ide, keluhan, pengaduan, laporan, dan sebagainya. Ketiga, komunikasi diagonal adalah komunikasi yang dilakukan antar individu atau kelompok pada bagian berbeda dan tingkatan berbeda pula. Dan yang keempat itu komunikasi horizontal adalah komunikasi yang melibatkan antar individu atau kelompok level yang sama, seperti diskusi antar staff, diskusi antar manager, dan sebagainya.

Nah itu dia yang bakal ditanyain saat kompre umum oleh penguji. Sebenarnya masih ada yang berhubungan dengan konsentrasi yang diambil. Untuk public relations, pertanyaan yang ditanyain yakni: Pengaruh budaya dalam bidang PR, pentingnya protokoler dalam sebuah acara, etika professional dalam lingkungan kerja, strategi dalam menangani krisis dan contoh, pentingnya media realtions bagi sebuah perusahaan, dan hal yang harus diperhatikan dalam membuat press release.

Sedangkan tambahan pertanyaan untuk konsentrasi broadcasting berupa: hal yang harus diperhatikan dalam membuat iklan, jenis-jenis kamera angle, tugas dan tanggung jawab editor, struktur dalam manajemen penyiaran, pemahaman UU penyiaran, dan hal yang harus diperhatikan dalam melakukan wawancara.

Untuk konsentrasi jurnalistik aku belum nemu. Entar kalau udah nemu, aku bakal update. Oke mungkin segini dulu pertanyaan untuk kompre umumnya. Salam sayang, @muthihaura1
Rabu, 14 Februari 2018. 17.31 WIB


 



[1] Denish MC Quail, Teori Komunikasi Massa Suatu Pengantar, (Jakarta: Erlangga, 1989), hlm 234
[2] Burhan Bungin, Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan DiskursusTeknologi Komunikasi di masyarakat, (Jakarta: Prenada Media Group, 2006), hlm 281
[3] Ibid., hlm 281-282
[4] Onong Uchjana Effendy, Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi, (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2003), hlm 255


Baca Artikel Populer Lainnya

3 komentar: