Mengenal Diabetes

19.00 Muthi Haura 3 Comments



Mengenal diabetes- Haai, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya? Nggak nyangka ya sebentar lagi puasa. Aku pengen banget ngemaksimalin puasa tahun ini untuk jadi lebih baik lagi kedepannya. Nggak pengen nyia-nyiain momen ramadhan lagi kaya tahun-tahun sebelumnya. Doain aku konsisten ya!


Kali aku pengen sharing tentang penyakit diabetes. Bukan bermaksud apa-apa, hanya saja aku ingin lewat tulisan ini orang-orang sadar bahwa diabetes termasuk salah satu penyakit mematikan. Aku sharing ini berdasarkan apa yang aku baca dari berbagai sumber dan berdasarkan pengalaman pribadi. Sekedar tau saja, aba aku mengidap diabetes.
 

diabetes
source: google



Aku sebenarnya nggak suka sih terlalu menceritakan masalah pribadi yang memang pribadi banget di blog ini, tapi kayanya harus biar makin banyak yang sadar akan kesehatan dirinya. Aba aku diabetes udah sejak lama. Bolak-balik rumah sakit untuk rawat inap itu udah nggak kehitung jari deh. 


Baca juga: Sehat itu mahal


Dirumah sakit juga, saat aku menemani aba, orang yang menghuni kamar samping, penyakitnya juga sama dan dia terus-terusan mengerang kesakitan. Aba terkadang juga mengerang sampai menangis, membuat aku tentu saja sedih dan tak tega. Nggak hanya itu, pernah juga ditahun 2016, aba harus bolak-balik rumah sakit karna nggak bisa ngelihat dan harus operasi.

Dan semua penyakit itu bermula dari DIABETES. Saat udah diabetes, penyakit komplikasi lainnya mulai muncul, kaya Jantung, Ginjal, Asam urat, dan penyakit-penyakit lainnya. Pokoknya kalau udah diabetes, harus wajib kudu berobat dan minum obat seumur hidup. Setiap minggu wajib kontrol juga.

Walaupun kondisi membaik, tetap harus minum obat juga. Oke deh, ini sedikit tentang diabetes. Kata diabetes digunakan pertaa kali pada abad kedua oleh ahli kesehatan bernama Aretaeus Cappadocia. Diabetes berasal dari bahasa latin, yaitu dibetes yang berarti penerusan dan milletus yang berarti manis.

Diabetes sendiri termasuk penyakit yang gejala awalnya jarang disadari oleh penderitanya. Gejala awal diabetes sendiri itu berat badan turun drastic tanpa ada sebab tertentu. Mudah lapar dan haus. Sering buang air kecil, terutama dimalam hari. Mudah lelah, kesemutan, pandangan kurang jelas, gatal-gatal, impoten, dan gatal-gatal didaerah vagina.

Waspadai ya jika ada ngerasai dari salah satu tanda-tanda tersebut. Aku juga udah mulai jaga kesehatan. Kalau bisa dibilang, aku ini kurus dan lagi diet naikin berat badan. Otomatis aku harus banyak makan agar kalori yang ditimbun lebih banyak ketimbang kalori yang dikeluarkan. Jujur saja, aku itu pemakan segalanya.

Tapi aku trauma lihat orang sakit. Aku nggak kuat lihat aba merintih kesakitan. Aku juga nggak mau hal itu terjadi pada aku. Makanya, aku udah rutin bikin jadwal buat jaga kesehatan. Aku biasain olahraga dua kali seminggu. Kurang-kurangi makan diluar dan mesan teh manis kalau lagi makan diluar.

Lagi banyakin minum air putih dan sayur juga. Untuk cemilan mulai dibiasain buah. Jujur susah banget, apalagi bagi aku yang lagi program naikin berat badan. Seumpama program naikin berat badan aku berhasil dengan pola hidup sehat, aku bakal share disini. Doain ya.

Nah, saat kita memutuskan untuk mengenal diabetes dan berdamai dengannya, ada baiknya juga kita tau dua kesalahan utama yang menyebabkan seseorang mengidap diabetes. Pertama, makan dalam porsi besar dan suka ngemil makanan berkalori tinggi. Porsi besar dan sering ngemil menyebabkan lemak menumpuk, sehingga insulin sulit memasukkan sel glukosa didalam tubuh kita.

makan besar
Makan besar. Source: Tribun Bali

Yang kedua, sering mengabaikan waktu makan. Metabolisme tubuh akan terganggu kalau kita mengacaukan jadwal makan. Makanya sebisa mungkin taati jadwal makan. Dari dokter yang ngerawat ayah aku, waktu makan pagi ideal itu dari jam enam sampai Sembilan. Sedangkan waktu makan siang ideal itu dari jam 12-13. Untuk makan malam sendiri, dari jam 18-19.

Selain dua kesalahan itu, seseorang mengidap diabetes bisa juga karna keturunan. Kalau aba kayanya karna pola hidup. Soalnya dirumah nenek, setiap makan itu pasti disediain teh manis dengan gula yang bajibun. Dan tidak menutup kemungkinan juga aku dan adik-adikku bisa kena. Nauzubiilah. Jangan sampai Ya Allah.

Selain itu, kalau kita kurang aktifitas fisik ditambah pola hidup yang tidak sehat, bisa juga jadi penyebab munculnya penyakit diabetes. Ditambah lagi dizaman serba digital kaya sekarang ini. Mau mesan makananpun tinggal klik klik dihape, makanan nyampai.

Ayo guys sadar akan kesehatan diri. Mungkin disaat muda gini kita nggak ngerasai sakitnya, tapi ingat, kita nggak hanya hidup saat muda. Pikirkan kehidupan kita disaat berumur nanti. Apa gunanya enak-enak sekarang tapi menderita dikemudian hari? Ah, ini kata-kata ini juga pengingat buat diri aku sendiri.

Ayo Muth, mulai lagi hidup sehat. Kalau bukan sekarang, lantas kapan lagi? Kalau bukan saat ini, nunggu kapan lagi? Nunggu sakit baru sadar? Aku juga berencana untuk cek kadar gula darah, biar tau sedini mungkin. Oh ya, salah satu alasan aku bikin postingan mengenal diabetes ini dengan harapan banyak yang sadar akan kesehatan. Sehat itu memang mahal, tapi sakit jauh lebih  mahal.


Masih kata dokter yang ngerawat ayah aku, diabetes itu nggak bisa disembuhkan. Salah satu caranya ya berdamai dengan diabetes. Gimana cara berdamainya? Kita kenali seperti apa diabetes itu.

Mungkin tentang diabetes ini masih ada postingan lanjutannya. Tungguin ya. Oke deh salam sayang, @muthihaura_blog.
Minggu, 6 Mei 2018. 17.08 WIB.
 

Baca Artikel Populer Lainnya

3 komentar:

  1. Ibuku dulu meninggal karena diabetes, makanya aku juga jadi concern banget pada diabetes. Semoga apa yang terjadi pada Ibuku nggak terjadi padaku

    BalasHapus
  2. Makasih infonya ya, Mbak.. Bermanfaat banget..😄

    BalasHapus
  3. Sudah banyak denger ttg diabetes dan itu bikin merinding krn komplikasinya lumayan ngeri. Kata orang yg berhadapan langsung penyakit ini jahat banget krn kemana2 kenanya. Jadi, target aku gula darah sekarang klo bisa di angka 70 80 aja, krn klo di atas 100 (walau normal) itu berarti aku sudah lebih banyak makan gula dari biasanya, efeknya jangka panjang sih ya lifestyle ini Aku tunggu tulisan selanjutnya ya mba

    BalasHapus