Sore di Bukit Chinangkiak

07.30 Muthi Haura 2 Comments


Jika kamu ditanya apa yang paling kamu sukai dalam hidup ini, apa yang bakal kamu jawab? Jika kamu diajak keliling dunia untuk menikmati alam, apakah kamu mau? Apakah kamu selalu menargetkan untuk bisa mengunjungi tempat-tempat baru sebagai salah satu bentuk syukur pada-Nya?

Sepanjang 23 tahun aku hidup, berbagai tanda tanya muncul dibenak. Banyak pertimbangan juga tentang berbagai hal. Aku ingin begini. Aku ingin begitu. Aku ingin ngelakuin ini. Aku ingin ngelakuin itu. Aku pengen bisa ini. Aku pengen bisa itu. Dan berbagai hal lainnya.

Salah satu hal yang paling ingin aku lakukan adalah, aku ingin merasakan banyak pengalaman baru. Aku ingin bertemu teman-teman baru. Aku ingin mengunjungi banyak tempat baru. Alhamdulillah pada lebaran tahun 2018 ini, aku diberi kesempatan oleh Allah lewat tangan kakak sepupu aku. Jadi ceritanya, aku diajak lebaran dirumah mertua kakak sepupu di Sumbar.

Aku tentu saja nggak nolak dong. Untuk cerita lebaran di Sumbar, aku udah cerita di postingan ini. Waktu itu di Sumbar nggak lama, Cuma sekitar empat harian. Kalau udah ke Sumbar, nggak jalan-jalan itu rasanya nggak wah banget. Iya dong, siapa sih yang nggak kenal Sumbar dan destinasi wisatanya? Salah satu surganya Indonesia tuh.



Nah, pas mau balek ke Riau lewat kelok Sembilan, kami mampir di Solok, lebih tepatnya kami mampir di Bukik Chinangkiak. Bukik Chinangkiak sendiri terletak di Singkarak, X Koto Singkarak, Solok West Sumatera. Tempatnya itu seperti bukit yang diatasnya banyak permainan pilihan. Ada kolam renang yang pemandangannya indah banget. 

salah satu spot poto di bukik chinangkiak
source: instagram rye_hany




Ada flaying fox, rumah pohon, sepeda gantung, dan lain sebagainya. Untuk masuk ke bukik chinangkiak ini, kalau mobil dikenakan biaya 10 ribu, sedangkan motor5 ribu. Perorang 5 ribu dan anak-anak gratis.

Senang banget rasanya.  Pemandangan alamnya itu loh bikin seger. Pas nyampai ke lokasi, kakak sepupu aku, suami serta anaknya memilih berenang. Untuk masuk kekolam renangnya dikenakan biaya juga dan aku lupa berapa. Aku, Naila, dan Naufal lebih memilih untuk berkeliling.

Jadi bukik chinangkiak ini lokasi paling bawah itu letak kolam renang. Lokasi menengah tempat permainan ala-ala dipasar malam. Sedangkan lokasi paling atasnya ada rumah pohon, main motor-motoran, sepeda gantung, dan flaying fox. Kami berkeliling. Dari lokasi paling bawah kolam renang, kami kaya ngedaki gitu untuk sampai ke lokasi kedua.

Jalanan menuju dakiannya itu agak-agak. Aku aja sampai ngos-ngosan dan ngerasa nggak sanggup. Aku jadi mikir, baru daki ini aja udah nggak sanggup, gimana mau daki gunung nantinya. Naila sama Naufal anteng-anteng aja dakinya, aku yang kaya kepayahan kali. Mungkin gara-gara aku jarang olahraga kali ya.

Nyampai dilokasi kedua, kami Cuma poto-poto, trus naik lagi ke lokasi tiga. Tentu saja dengan mendaki, tapi yang ini udah ada tangganya. Ah, lebih enak nerangin lewat gambar biar yang baca bisa kebayang, tapi sayangnya semua poto aku hilang. Iya HILANG. Gara-gara hape aku kecurian pas aku mau dipasar Selasa minggu lalu.


Yah emang udah nggak rezeki. Semoga Allah ganti dengan hal yang lebih baik. Amin! Makanya, untuk poto dibukit ini, aku search dari google. Tenang, aku udah buat sumbernya kok. Oke, mungkin segini dulu. Semoga kamu bisa ke Bukit Chinangkiak ini juga ya. Dan semoga kedepannya bakal banyak hal-hal luar biasa yang akan aku alami. Oke mungkin segini dulu. Salam sayang, @muthihaura_blog.
Jum’at, 20 Juli 2018. 10.46 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

2 komentar:

  1. Kebayang nyeseknya ketika semua foto hilang. Pernah ngalamin juga saat hp kecopetan di Bogor :(

    BalasHapus
  2. Bisa ikut pedi merasakan kehilangan hape dan foto.
    Semoga dapat yang labih baik ya, sayang.
    Pas baca sampai di sini:
    "... Aku jadi mikir, baru daki ini aja udah nggak sanggup, gimana mau daki gunung nantinya."

    Kirain mau nulis:
    "... gimana mau daki hatinya."

    Hahaha... ngakak sendiri aku.

    BalasHapus