Food Preparation#1

16.00 Muthi Haura 6 Comments


Hidup itu harus kudu belajar. Setiap waktu, setiap detik. Belajar juga tidak hanya sebatas didalam kelas. Tidak hanya sebatas lewat tatap muka. Belajar bisa darimana saja, dari apa saja, dari siapa saja. Salah satu media yang kujadikan tempat belajar adalah internet.

Kalau memang ada niat dan keinginanan, internet bakal ngajarin banyak hal. Salah satu hal yang aku pelajari dari internet itu adalah seputar food preparation atau yang biasa disingkat adalah foodprep. Foodprep sendiri adalah teknik menyiapkan makanan dalam jumlah banyak untuk beberapa kali makan.

Aku udah nerapin food preparation sendiri sejak kurang lebih lima bulan yang lalu. Sebelum membahas tentang food preparation lebih lanjut, aku akan menjabarkan manfaat-manfaat jika kita ngefood preparation bahan makanan sejauh yang aku rasain.


food preparation
source: google

Pertama, kulkas jadi lebih rapi dari tumpukan plastic-plastik. Jadi pas buka kulkas, aku jadi semangat masak gitu. Nggak susah-susah juga harus bongkar-bongkar isi plastic. Kedua, menghemat waktu. Pas ngefood preparation ini, capeknya Cuma sehari. Kalau aku biasanya kepasar hari Selasa, karna pasar dirumah aku adanya hari Selasa.

Pergi pasar sekitara jam tujuhan pagi, baleknya jam delapanan. Nyampai rumah istirahat sebentar, trus baru deh ngefood preparationkan bahan-bahan makanan. Selesainya biasanya sebelum dzuhur, setelah itu nyantai deh. Ketiga, memudahkan saat memasak. Ya jelas dong pastinya. Entar kalau mau masak, tinggal goreng. Atau pas mau masak sayur tinggal masak, nggak perlu ada adegan motong memotong deh.

Keempat, jadi bisa ngerem untuk belanja atau beli makanan diluar. Aku biasanya beli bahan makanan untuk semingguan. Nah, kalau dulu, aku sering banget belanja lauk jadi diluar, itu karna aku malas ngelihat isi kulkas yang berantakan. Selain itu, kadang ada juga bahan makanan yang keselip.

Kalau udah ngefood preparation gini, kelihatan bahan makanan yang mana saja yang masih banyak. Jadinya bisa langsung dimasak. Trus juga kalau udah ngelihat bahan makanan masih banyak dikulkas, sayang banget kalau harus belanja keluar. Sayang bahan makanannya, entar busuk. Sayang uangnya juga.

Itu empat hal utama manfaat food preparation menurut aku. Bisa jika kamu mau nambahin sendiri. Mungkin kalian pasti berpikir-pikir apa saja yang harus dipersiapkan saat food preparation kan? Yang paling utama, tentu saja kulkas. Pakai saja kulkas yang ada dirumah kalian. Nggak perlu beli baru. Sesuaikan aja dengan kebutuhan.

Dan yang nggak kalah pentingnya yang harus dipunya adalah container. Container yang bagaimana sih yang bagus untuk food preparation, Mut? Menurut sumber yang aku baca, container yang bagus itu harus bebas BPA (BPA Free). Container dengan kode PS (polystrene) tidak baik karena terbuat dari bahan yang bersifat karsinogen.  Jenis container dengan kode PC (polycarbonate) sebaiknya juga harus dihindari karena dapat membuat makanan terkontaminasi oleh kandungan BPA.

Tapi sayang, aku masih pakai container biasa. Aku masih pakai container ala kadarnya yang ada dirumah. Bukannya apa-apa, belum cukup uang untuk beli container mahal. Masih banyak keperluan yang lebih penting. Oke deh, aku bakal langsung aja sharing, apa saja sih atau bagaimana cara menyimpan bahan makanan ala-ala ‘food preparation’. Koreksi jika aku salah. Langsung saja, check this out:

Ikan : Untuk ikan, bersihkan jeroan dan sisiknya ke si penjual ikannya. Sampai dirumah, cuci bersih. Beri sedikit garam atau jeruk nifis agar tidak bau, amis, dan berlendir. Setelah itu, masukin ke container, simpan deh di freezer. Ikan mentah ini akan bertahan 2-4 minggu dikulkas dua pintu.Sedangkan jika ikan disimpan dalam suhu 4’C, maka akan bertahan 1-2 hari.

ikan
source: google

Ayam : Pisahkan daging ayam dan jeroannya. Cuci dengan air mengalir, baluri dengan jeruk nifis dan garam. Diamkan kurang lebih tiga menit, lalu kemudian cuci bersih lagi.

Daging: Untuk daging, jangan dicuci dulu sebelum dimasukin kulkas. Kalau dicuci dulu dengan menggunakan air keran, kuman-kuman akan dapat masuk dan tinggal di dalam pori-pori daging. Hal itu dapat merusak kualitas daging. Cucilah daging ketika akan dimasak.

Potong-potong daging dan simpan di dalam plastic kecil/container. Jika ingin dimasak, ambil satu wadah kecil, biarkan yang lain tetap didalam freezer. In syaa Allah daging dalam keadaan beku akan taha >1 tahun. Simpan dikulkas sejuk alias jangan freezer dulu selama 4-5 jam. Setelah dingin, baru dimasuin ke dalam freezer. Jika daging ingin dimasak, letakan daging yang masih terbungkus didalam plastic dibawah air kran.

Setelah daging kembali empuk, buka plastic, cuci daging hingga bersih, tiriskan, baru dimasak. Gitu juga saat ingin menyimpan daging Qurban. Untuk daging, cara penyimpanannya ini bersumber dari Nanung Danar Dono, Ph.D Direktur Halal Center-Fak Peternakan UGM.

Sebenarnya masih banyak, entar aku lanjutin di entry food preparation sesi dua ya. Semoga bermanfaat.  Salam sayang, @muthihaura_blog.
Senin, 19 November 2018. 15.50 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

6 komentar:

  1. wah memang sangat memudahkan ya

    BalasHapus
  2. ini lgi ngetrend buat ibu2 rumah tangga nih. food preparaton memang memudahkan. Jadi kalau mau nyiapin masakan bisa lebih cepat, tinggal cemplungkan semua ke wajan, ga ada acara motong-motong lagi

    BalasHapus
  3. Setuju nih, foodprep gini memang memudahkan urusan memasak dan bikin happy liat kulkas rapi :)

    BalasHapus
  4. Kalau saya malah sejak belum trend kayak sekarang udah selalu nyiapin bahan masakan sejak dulu.
    Maklum, saya paling gak suka lama-lama di dapur.
    Jadi setiap habis belanja, udah disiapin semua bahannya, biar kalau masak lebih praktis.
    Terlebih juga suami dan anak saya sukanya makan masakan panas atau baru di masak.
    Jadinya masak mulu :D

    BalasHapus
  5. jadi praktis ya dan kulkas keliatan bersih kalo makanannya disimpan dengan cara begini

    BalasHapus
  6. Good artikel nak Muthia, semoga segala yang diinformasikan selalu membawa manfaat yah...

    BalasHapus