Tips Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga

07.00 Muthi Haura 14 Comments


Haai, Assalamua’laikum. Gimana kabarnya dan sedang ngelakuin apa? Aku turut berduka cita atas tsunami yang terjadi di Selat Sunda. Sedih ngedenger kabar ini. Berasa kiamat itu didepan mata, tapi masih banyak dosa. ;( Oya, bagaimana target-target di 2018-nya? Sudahkah banyak yang terwujud?

Sebentar lagi In syaa Allah sudah memasuki tahun 2019 loh. Udah nyiapin target belum? Atau masih melanjutkan target 2018 yang juga merupakan target 2017, 2016? Haha. 2018 ini merupakan salah satu tahun tersedih aku. 6 Juli lalu, aku kehilangan ayahku yang berarti aku dan adik-adikku resmi jadi yatim piatu. Al-Fatihah.


Tapi itu tak menyurutkan semangat kami kok. Aku tau itu semua udah digariskan Allah. Itu udah ketetapan yang Allah atur. Life must be go on. Aku dan adik-adik harus jadi orang yang sukses. Amin! Nah, karna aku anak pertama, otomatis keuangan rumah tangga, aku yang ngatur. Aku yang melist-listkan uang yang masuk dan uang yang keluar.

Alhamdulillah keuangan dibantu oleh pensiunan orang tua. Trus juga adik-adikku yang pesantren dapat keringanan biaya sekolah karna mereka juga termasuk siswa-siswa yang berprestasi disekolahnya masing-masing. Lagian, aku dan adik cowok aku yang sedang berkuliah di Madinah istilahnya sudah adalah ngasilin uang, walau ya belum banyak.

Kali ini, aku pengen sharing tips mengatur pengeluaran rumah tangga ala aku. Boleh banget ditambahi dan dikoreksi jika ada salah. Pertama, miliki buku khusus. Menurut aku ini penting banget. Beli satu buku khusus untuk mencatat segala pengeluaran dan pemasukan. Kalau aku pribadi, aku gabungin catatan pengeluaran pemasukan ini dibuku agenda yang selalu aku bawa kemana-mana.

buku agenda
source: google

Yang kedua, catat segala pemasukan dan pengeluaran dalam perbulannya. Sisihkan pengeluaran yang penting-penting, misal untuk bayar listrik, bayar sekolah adik, atau mungkin jika ada yang punya cicilan motor/mobil/cicilan apapun, dahulukan terlebih dahulu. Jangan sampai hal-hal penting kaya gitu tidak didahulukan.

Kalau yang dirumahnya pakai AC, kadang pembayaran listrik membengkak itu kan? Kalau mau hemat pakai AC inverter. Apaan tuh AC inverter, Mut? AC Inverter itu merupakan jenis AC dengan karsta tertinggi. Kompesisor AC inverter ini bisa menyesuaikan pada kebutuhan yang diinginkan. Misalnya kamu mau set suhu 24 pada remote AC inverter, maka pada awal dinyalakan AC inverter akan bekerja dengan keras untuk mendinginkan ruangan. Penggunaan awal ini menggunakan listrik yang lebih tinggi dari AC standart.

Pada saat suhu ruangan mencapai 24, maka compressor pada AC inverter akan bekerja seminimal mungkin, jatuhnya lebih hemat biaya listrik ketimbang AC jenis standart. Jika kamu berminat dengan AC Inverter, kamu boleh nyoba pakai AC LG Dual Cool withWaat Control-Deluxe Air Purifying. Ini AC keren menurutku, aku pengen juga pakai ini. Masih rencana sih, semoga bisa kebeli ditahun depan. Amin!

LG Dual Cool
source: google

Waat Control gimana maksudnya, Mut? Jadi di AC LG ini punya Watt Control yang bisa mengatur konsumsi daya listrik (watt) dalam tiga tingkatan yang dapat disesuaikan dengan situasi berbeda. Jadi nggak perlu lagi mematikan perangkat elektronik lainnya saat ingin menghidupkan AC.

AC LG ini memiliki teknologi dual inverter compressorTM AC  bisa membuat frekuensi rotasi lebih luas dan bikin daya listrik hemat dibanding kompresor biasa. Karena compressor inverter menyesuaikan terus menerus kecepatan kompresor untuk menjaga tingkat suhu yang dibutuhkan. Jadi entar kalau mau bayar listrik nggak deg-degan lagi, iya kan?

Ketiga, setelah mencatat pengeluaran, sisihkan untuk belanja rumahan. Misal untuk belanja dapur atau perlengkapan mandi. Kalau katanya mbak Windi Teguh, tips mengatur keuangan itu pakai prinsip 10-20-30-40. 10% untuk sosial, misal zakat, ngasih orang tua, sumbangan, dan lain sebagainya.

20% untuk investasi, suransi, dana darurat, termasuk dana pensiun. 30% untuk angsuran utang atau untuk pembayaran di tips nomor dua diatas. Sedangkan 40% itu untuk biaya hidup masing-masing. Tips ketiga ini termasuk kedalam 40% biaya hidup.

Pokoknya pedoman aku kaya prinsip di atas. Nggak melulu kaya gitu sih, disesuakan aja dengan kebutuhan yang ada dalam bulan itu. Untuk sekarang Alhamdulillah, aku udah bisa nabung. Semoga saja terus berlanjut.

Oke deh, mungkin tiga tips itu saja dulu. Semoga bermanfaat. Salam sayang, @muthihaura_blog.
12 Desember 2018. 00.41 WIB.

Baca Artikel Populer Lainnya

14 komentar:

  1. Asik y pake inverter Bisa hemat..impian deh

    BalasHapus
  2. Mantap deh. Memang bisa dibilang ac itu termasuk yg tertinggi konsumsi wattnya ya

    BalasHapus
  3. Semua fitur idaman ada di AC LG DualCool.
    Cucok meong sama taglinenya #HematBerlipat

    BalasHapus
  4. Klo ngomongin target mah 2018 ada target yg blm tercapai, yaitu nikah kak -_-

    BalasHapus
  5. Pengen sih pasang AC, tapi Bogor masih rada adem jadi kipas angin aja dulu.

    Caraku ngatur keuangan pun nggak jauh beda Muth. Beruntungnya sudah ada aplikasi pencatatan keuangan yang sudah ku download di handphone, jadi bisa lebih nyaman ngaturnya.

    BalasHapus
  6. Iya bener...karena kebutuhan AC jaman seksrang nyaris tiap hari jadi kalo bisa cari AC yang hemat listrik sih

    BalasHapus
  7. Masya Allah dirimu keren, Muthi, panutan sebagai anak pertama memang harus pintar mengatur ya.
    Di rumahku, hanya pakai satu ac itu juga untuk dua kamar, jadi irit :)

    BalasHapus
  8. memang ibu mah kudu bisa atur keuangan ya

    BalasHapus
  9. memang ibu mah kudu pinatr atur keuangan

    BalasHapus
  10. Harus pilih AC inverter biar bisa tetap hemat listrik ya kak.

    BalasHapus
  11. Tipsnya yang pertama aku mau coba terapin juga ah. Selama ini catatan pemasukan dan pengeluaranku masih acakadul sih kak. Butuh buku catatan pengeluaran dan pemasukan juga sepertinya nih.

    BalasHapus
  12. Fitur Watt Control-nya yang paling aku suka nih. Bisa tetap tenang karena biaya pengeluaran untuk bayar listrik terkontrol..

    BalasHapus