Food Preparation #2

14.10 Muthi Haura 1 Comments


Hai Desember, Assalamua’laikum. Hari pertama dibulan Desember yang berarti, 2018 akan benar-benar segera berakhir. 2019 di depan mata dan aku sudah menyiapkan beberapa target untuk 2019. Aku sedikit menyesali keputusan awalku di 2018 yang sama sekali tidak berusaha membuat target, padahal biasanya, tiap tahun aku bikin.

Ah, ya udahlah. Menyesali sesuatu yang udah berlalu itu sama aja dengan kesia-siaan. Mulai hari ini dan untuk tahun-tahun kedepannya, aku sedang berusaha memperbaiki diri. Sedang berusaha untuk mewujudkan cita-citaku. Banyak hal yang masih ingin diperjuangkan.

Banyak hal yang harus dikejar. Bismillah aja untuk semuanya. Nah, kali ini aku nggak ingin bahas seputar impian atau cita-cita. Aku ingin ngelanjutin terkait food preparation. Aku pernah nulisin ini di postingan lalu. Baca aja food preparation #1 untuk tau apa itu food preparation dan apa-apa saja yang harus dipersiapkan untuk ngefoodprep.



Sebelum ngebahas lebih lanjut tentang bahan makanan yang akan di food preparation kan, aku pernah tulis di postingan food preparation #1 kalau salah satu manfaat ngefoodprep ini adalah bikin kulkas jadi rapi plus terawat. Aku pengen sharing dulu deh menurut ilmu yang aku dapat bagaimana cara ngerawat kulkas:

kulkas
source: elevenia


Pertama, jangan biarkan kulkas kosong melompong. Minimal isi dengan botol air. Kedua, hindari meletakkan kulkas ditempat yang terkena sinar matahari/dekat dengan barang panas seperti kompor, oven, microwave. Ketiga, biasakan jangan lama-lama membuka pintu lemari  es.

Tiap 30 detik lemari es dibuka, ia membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit untuk kembali pada suhu semula. Keempat, atur suhu ideal. Kelima, tiap masukan makanan jadi ke kulkas, tidak dalam keadaan panas. Kenapa? Karna jika makanan panas dimasukin, dapat menyebabkan kulkas bekerja extra, soalnya suhu di dalamnya akan naik.

Keenam, isi lemari es sesuai kapasitas. Jangan berlebihan. Jika terlalu penuh, ia akan menutupi jalur aliran udara dingin (mengganggu sirkulasi udara). Dan ketujuh, rawat kulkas dengan cara ganti seal/karet pada pinggiran lemari es jika sudah longgar atau rusak.

Oke deh, lanjut cara ngefoodprep bahan makanan. Check this out:


food preparation
source: google
 
Seafood: Untuk seafood dicuci bersih, lalu simpan di dalam wadah tertutup. Jangan menyimpan seafood di dalam wadah terbuka karna akan merusak tekstur, warna, dan rasa.

Sayuran:  Sayuran disimpan di dalam wadah tertutup dan kering. Jika sayuran dicuci, tiriskan terlebih dahulu sampai kering. Menyimpan sayuran dalam keadaan basah akan membuat sayuran cepat busuk. Nah, jangan lupa juga, alasi dulu dengan tisu kertas kontainernya sebelum dimasuki sayuran biar menyerap air. Sifat sayuran mengeluarkan air.

Kenapa sayuran mengeluarkan air? Karna sayuran tetap berespirasi untuk mengeluarkan uap air. Sayuran, cabe, tomat disimpan di slide dua atau di chiller. Sebelum disimpan juga jangan dicuci karna kalau dicuci terlebih dahulu, malah cepat busuk.

Untuk makanan matang/sisa makanan yang tidak habis. Simpan dalam wadah tertutup, baru dimasukin kulkas. Tujuannya apa? Agar tidak mencemari makanan lainnya yang ada dalam kulkas. Bahan yang ditaruh di freezer, seperti misalnya ayam, kalau mau dimasak, taruh dulu disuhu ruang, setelah itu baru cuci dengan air mengalir.

Buah-buahan: Buah-buahan seperti strawberry, blueberry, mulberry sebaiknya dicuci dulu, masukin ke container dan taruh di freezer. Pisang juga. Kupas kulit, masukin freezer. Rasanya lebih creamy. Untuk jeruk, pir, apple, taruh di kulkas bagian bawah.

Bawang: Untuk bawang merah dan putih, taruh diluar kulkas. Disuhu ruang dan dijemur. Kalau bawang tersebut mau dipakai dalam waktu dekat, misal 3-5 hari kedepan, kupas bawang, cuci, tiriskan, taruh di container. Beri tisu kertas sebelum ditutup dengan tutupan container.

Nah, untuk bawang ini ada berbagai macam pendapat. Ada juga yang mengatakan, bawang yang disimpan dikulkas sebaiknya jangan dikupas dulu, karna sifat si bawang terutama bawang merah dapat menyerap bakteri yang ada disekelilingnya. Terserah mau percaya atau pakai cara yang mana. Kalau aku memang nggak dikupas dan nggak dimasukin kulkas untuk bebawangan.

Tahu: Untuk tahu juga ada berbagai macam pendapat dalam cara penyimpanannya. Ada yang bilang tahu dibersihkan terlebih dahulu, direndam air panas bisa tahan satu minggu. Ada juga yang berpendapat, tahu taruh di container, simpan dikulkas dan ganti airnya setiap hari. Kalau aku pribadi sih, setelah beli tahu, aku masukin ke container dengan air baru. Udah gitu doang sampai tahu aku pakai.

Santan: Untuk santan mentah yang baru diperas masukan ke freezer jika tidak langsung dimasak. Setelah disimpan freezer dan santan itu kemudian mau dimasak, turunin malam sebelum masak itu santannya ke kulkas bagian bawah. Santan matang yang udah dimasak/makanan yang udah dimasak pakai santan disimpan di chiller.

Kaldu: Setelah kaldu selesai dibuat, dinginkan. Lalu masukan ke wadah plastic/plastic ziplock yang food grade. Atau bisa juga dimasukin ke wadah es batu untuk meminimalisir penggunaan plastic, trus taruh di freezer.

Oke deh mungkin segini dulu untuk food preparation sesi kedua ini. Sebenarnya masih banyak lagi. Nanti akan aku lanjut lagi di next postingan. Tungguin ya. Salam sayang, @muthihaura_blog.
Sabtu, 1 Desember 2018. 15.13 WIB.


Baca Artikel Populer Lainnya

1 komentar:

  1. Thx banget ni
    Aku jadi tau perkara menyimpan santan, sering aku pakenya dikit, mau takgunakan lagi besokane uda basi, rupanya nyimpannya yang salah
    Harise nyimpan di freezer ya

    BalasHapus