Peeling di Aira Skin Clinic

07.00 Muthi Haura 1 Comments


Setiap perempuan, pasti ingin cantik. Bullshit kalau ada yang bilang nggak. Bullshit kalau ada yang bilang cukup cantik dari hati saja. Memang, kecantikan hati itu yang utama, tapi manusia punya mata. Manusia cenderung menilai dari mata terlebih dahulu.

Baca juga: CANTIK ITU..?


Apalagi bagi lelaki. Lelaki itu makhluk visual. Mungkin diawal lelaki itu mendekati ya karna menurutnya kamu menarik, setelah itu yang membuat lelaki itu bertahan tentu saja ‘hatimu’. Tentu saja sifat dan tingkah lakumu. Memang nggak harus cantik layaknya Barbie, karna standar ‘cantik’ tiap orang itu berbeda.



Cukup kamu bisa mencintai dirimu sendiri. Cara mencintai diri sendiri gimana? Salah satunya dengan merawat diri dan mengembangkan skill yang ada pada diri sendiri. Tentu saja dibarengi juga dengan attitude yang baik.

Baca juga: SELF LOVE


Ya, karna cantik saja tidak cukup membuat laki-laki ‘bertahan’. Kecuali kamu hanya ingin jadi ‘mainan’ laki-laki yang ketika dia telah bosan, dia pergi meninggalkanmu. Nah, sekitar semingguan yang lalu, Ulan ngajakin aku dan Mumun facial. Kebetulan Ulan dapat free facial gratis, tiga voucher.
Btw, Ulan dan Mumun ini sahabat aku sejak awal masuk kuliah. Kami menyebut diri kamu itu EMTRI. Aku dan Mumun tentu saja setuju. Kapan lagi kan facial gratis di klinik kecantikan yang bisa dibilang ‘besar’.

Baca juga: EMTRI


Akhirnya kami janjian kalau kemaren ditanggal 19 bakalan ke Aira Skin Clinic yang terletak di jalan Nangka nomor 18EF disamping living word. Berjarak sekitar 200 meter dari mall SKA. Aku dijemput Mumun, sedangkan Ulan janjian ketemu di Airanya langsung.

Nyampai di Aira, kami langsung daftar. Eh ternyata voucher facial Mumun nggak berlaku. Mumun terancam nggak bisa facial, akhirnya aku sama Ulan sepakat kalau kami sumsum juga biar Mumun bisa facial. Singkat cerita, saat aku dan Mumun dipanggil buat konsultasi dengan dokternya. 

daftar peeling
Daftar Aira

konsultasi kecantikan
Mumun konsultasi

Dokternya bilang kalau aku nggak bisa di facial karna lagi jerawatan. Iya, aku memang lagi agak jerawatan parah. Nggak parah-parah banget sih, Cuma untuk ukuran aku yang seumur hidup jarang jerawatan, ini bisa dibilang parah. Sampai Mumun aja bilang gini: “Baru kali ini aku ngelihat kamu jerawatan segitunya beb.”

Baca juga: NGOMONGIN JERAWAT


Ika juga ikutan komentar gini: “Kok jerawatan segitunya kali? Nggak perawatan lagi do dirumah?” Gitu deh intinya. Tentu saja dengan Ika aku pakai bahasa ocu, Cuma aku tulisin aja artinya langsung dalam Bahasa Indonesia.

ruang tunggu di aira
ruang tunggu di Aira

Karna aku nggak bisa facial, dokternya nyaranin untuk peeling. Biaya peeling itu 100 K. Facial 60 K. Facial plus serum, 60 K ditambah 25 K. Sedangkan peeling ditambah maskeran jadi 100 K ditambah 35 K. Sekitaran segitu deh. Dokternya juga nyaranin agar aku nggak makan mie, pedas-pedas, dan gorengan dulu. Ya ampun, itu semua kesukaan aku banget -_-
Akhirnya voucher facial aku untuk Mumun. Biaya peeling aku sendiri sumsum bareng Ulan Mumun. Total yang harus aku bayar adalah 118.000. 100 K untuk ultra peeling acne, sedangkan 18 K nya cream anti iritasi zalf.  Untuk creamnya sendiri bisa dibawa pulang. Aku dapat ukuran kecil dan harus dipakai pagi plus malam hari. 

Selama makai cream itu, untuk malam hari nggak boleh makai cream malam, Cuma pakai itu aja. Kalau pagi, cream anti iritasi ini plus sunscreen. Untuk tempat peelingnya itu dilantai dua kaya ada ruangan besar. Nah, disitu deh. Iya, digabung dengan cewek-cewek lainnya. Nggak dikasih sekat-sekat, memang tok langsung digabung gitu.

ruang perawatan
ruang perawatan
Kalau menurut aku sih kurang suka dengan ruang kaya gini. Berasa tak punya privasi wkwk. Apalagi facial kan kudu buka baju, malulah jadinya haha. Pas mulai peelingnya, aku nggak tau kulit wajah aku itu diapain. Yang penting, sakt coy. Ngeluarin komedo pastilah ya. Itu tu dipencet-pencet dengan alat yang entah apa.

Trus juga dikasih cairan yang bikin dibagian-bagian jerawat aku itu panas dan gatal. Serasa pengen aku garuk tapi nggak dibolehin sama mbak yang ngepeelingin aku. Nggak lama sih untuk peeling ini. Endingnya wajah aku dikompres dingin gitu. Kalau yang ini enak.

Baru deh setelah itu diolesin anti iritasinya dan kemudian done. Iya, peeling sebentar mah. Facial yang lumayan lama. Setelah aku di peeling, aku nungguin Ulan Mumun yang belum pada selesai. Untuk ruangannya sendiri, Aira Skin Clinic didominasi warna merah gitu. Ada banyak kursi ruang tunggu. Tentu saja ditemani televisi biar nunggu nggak ngebosenin banget.

Trus juga diruang tunggunya ada timbangan. Penting nih biar bisa nimbang wkwk. Oya, Aira Skin Clinic ini, dokternya udah punya izin praktek. Ada dokter Nyndia Weri, dokter Hudania Addina, dan dokter Tengku Rini Puspasari. Selain izin praktek dokter, Aira Skin Clinic ini juga sudah memiliki izin praktek apoteker.

Ya, bisa dibilang klinik kecantikan yang bisa dipercaya. Sayangnya, wcnya kurang menurut kami. Iya, agak kotor dan bau pesing. Mungkin bisa lebih diperhatikan lagi kedepannya dan semoga juga Aira Skin Clinic jadi jauh lebih maju lagi.

Oke deh mungkin segini dulu review singkat dari aku. Semoga bermanfaat dan kamu bisa dapat gambaran tentang Aira Skin Clinic gimana ya. Salam sayang, @muthihaura_blog.
Kamis, 20 Desember 2018. 10.10 WIB.



Baca Artikel Populer Lainnya

1 komentar:

  1. Wajah jerawat memang pantangan makannya banyak mbak, bolehnya yang sehat dan alami dulu sekalian ngebantu nyembuhin jerawat dari dalam. Lumayan nih harganya Aira skin clinic gak begitu mahal dan udah dapet cream juga

    BalasHapus