The Ordinary Lactid Acid 5% + HA

15.55 Muthi Haura 2 Comments


Perempuan mana sih yang tidak ingin cantik? Rasanya, semua perempuan pasti pengen cantik. Makanya tuh berjuta-juta skincare dan make up laku keras. Salon-salon kecantikan selalu terisi penuh. Ngegym pun mulai dilakukan banyak perempuan demi apa? Tentu saja demi memiliki body bagus dan prediket cantik.

Baca juga: CANTIK ITU…?


Iya kan? Bagi perempuan, jika dia memang terlahir cantik, satu masalah hidupnya terselesaikan. Nggak usah muna bilang cantik itu dari hati. Cantik memang bisa juga dinilai dari hati, tapi manusia punya dua mata dan hanya satu hati. Lagi pula, dua mata terletak diluar organ, sedangkan hati didalam.

 


Mata akan lebih dulu menilai, baru hati. Intinya, dari mata jatuh ke hati. Tapi nyatanya cantik saja tidak cukup tanpa dirawat. Makanya butuh skincare dan pola hidup sehat untuk ngerawatnya. Selain itu, ngerawat diri adalah salah satu bentuk berterimakasih pada Tuhan yang telah memberi diri ini.

Makanya aku tergila-gila dengan skincare. Rasanya pengen nyobain semua produk skincare yang ‘kata’ beauty blogger dan vlogger rekomendasi. Aku jadi seolah ‘bucin’nya skincare. Untungnya, aku masih bisa nahan diri untuk nggak kelepasan beli ini itu. Ya, faktor hemat uang juga sih haha.

Salah satu skincare yang aku cobain karna kena ‘racun’ itu adalah the ordinary lactid acid 5% + HA. Aku makai skincare ini kurang lebih udah tiga bulanan ini dan asli aku brakeout! Iya, aku baru sadar kalau aku mulai jerawatan sana sini itu sejak aku makai ini huhu.

the ordinary lactid acid


Baca juga: NGOMONGIN JERAWAT


Akhirnya sejak semalam, aku fix berhenti makainya. Awal-awalnya aku pikir reaksi purging, lama-lama makin banyak. Seriusan, ini rasanya aku jerawatan yang lumayan banyak. Walau secara kasat mata, kalau dilihat orang masih normal, Cuma karna aku jarang jerawatan, jadinya ini termasuk parah.


the ordinary

Entah karna aku nggak pandai makainya atau karna aku kurang bersih pas bersihin wajah. Entah karna emang nggak cocok sama produknya. Sayang banget, produk mahal padahal. Aku sih nyoba-nyoba pakai tanpa ilmu. Udah jelas the ordinary ini memiliki kandungan ingredients berbahan aktif. Nggak bisa sembarangan makai gitu aja.

Ada yang bilang, habis makai ini jangan ditimpa dengan skincare lain, apapun itu. Ada juga yang bilang, boleh ditimpa skincare lain, tapi tunggu dulu selama 20 menit sampai the ordinarynya meresap banget. Entahlah yang mana yang betul. Mungkin cocok-cocokan juga kali ya.

The ordinary lactid acid 5 % + HA ini sendiri Cuma mengandung dua bahan. Lactid acid dan HA. Lactid acid berfungsi untuk mencegah kulit kering, kasar, dan bersisi.

The ordinary ini skincare termasuk chemical peeling. Chemical peeling sendiri menggunakan bahan-bahan/zat-zat kimia untuk melepaskan sel kulit mati. Biasanya, peeling memang dilakukan seminggu bisa 2-3 kali, tapi kalau the ordinary ini bisa tiap malam karna kandungan lactid acidnya sangat mild.


Sebenarnya mungkin kalau cocok makainya dan tau cara makainya, ini bisa bagus banget dikulit. Ya balik lagi, namanya juga skincare, cocok-cocokan. Untuk packaking the ordinary sendiri, aku suka. Packakingnya unyu dan ada pipetnya, jadi didalamnya tetap steril.

Warnanya bening kekuningan. Nggak berbau menurut aku. Padahal punya aku masih banyak, kalau ada yang mau prelovednya, dm instagram aku ya di @muthihaura_blog hehe.

Kalau kamu sendiri, udah pernah nyoba the ordinary? Gimana? Cocokkah? Oke deh, mungkin segini dulu review dari aku. Semoga bermanfaat. Semoga dengan aku berhenti menggunakan the ordinary ini, kulit aku kembali membaik lagi. Amin. Hehe. salam, @muthihaura_blog.
Minggu, 20 Januari 2019. 17.55 WIB.
 

Baca Artikel Populer Lainnya

2 komentar:

  1. Wah malah mau berhenti ya makenya? aku malah baru mau coba. Tapi kayaknya kudu banyak baca review dulu sebelum mencoba

    BalasHapus
  2. Aku belom pernah coba dan pengan banget coba ordinary ini 🤤

    BalasHapus