OOTD Casual Untuk Para Hijabers

Seorang hijabers juga bisa berpenampilan cantik dan menarik. Para wanita yang menggunakan kerudung terkadang merasa jenuh dengan tampilan yang itu-itu saja, misalnya hanya menggunakan kerudung, rok atau gamis saja. Padahal ada banyak cara yang bisa mereka gunakan untuk menunjang kecantikannya dan menunjukkan kepribadiannya. OOTD casual untuk wanita muslimah juga tidak terlalu berlebihan, hanya menambahkan sedikit ornamen atau membentuk pashmina nya agar terlihat lebih cantik. 

Berpakaian gamis dan menggunakan hijab sangat dianjurkan bagi wanita muslimah. Lebih baik jika seorang muslimah untuk menutup auratnya didepan banyak orang. Ada berbagai cara yang bisa kita lakukan agar terlihat cantik meskipun aurat wanita tetap tertutup.

Somethinc Ceramic Skin Savior Moisturizer Gel

Somethinc Ceramic Skin Savior Moisturizer Gel emang lagi happening akhir-akhir ini. Nggak Cuma moisturizer gel somethinc ini, tapi juga beberapa produk somethinc lainnya. Saking bikin pengennya, aku beli somethinc ceramic skin moisturizer gel ini, walau sebenarnya lebih kepengen serumnya.

Tapi karna moisturizer dirumah lagi habis dan pengen nyobain produk baru, jadilah beli ini. Aku beli di  https://shp.ee/5ynkbyd. Klik aja linknya ya. Selain itu, produk-produk dari somethinc ini merupakan produk lokal. Waw banget produk-produk lokal sekarang udah makin maju.

Udah mulai nggak kalah saing dengan produk-produk luar. Penasaran banget dengan serumnya. Next nanti semoga kebeli serumnya. Amin. Oke deh, mari kita bahas lebih detail terkait produk somethinc ceramic skin savior moisturizer ini, let’s check this out:

 

8 Fakultas di UIN Suska Riau

 

8 fakultas di UIN Suska Riau salah satunya mungkin bisa menjadi pilihan. Mengingat tahun ajaran baru 2021-2022 akan segera dibuka. Tentu adik-adik yang baru tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menginginkan untuk melanjutkan kebangku kuliah.

Bagi yang berada di daerah Riau ataupun diluar Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau bisa menjadi pilihan. Selain, berstatus universitas negeri, UIN Suska Riau juga cukup kental dengan nilai kesilamannya. Termasuk juga memiliki pelajaran-pelajaran dasar terkait keislaman seperti aqidah akhlak dan lain sebagainya. Adapun 9 fakultas di UIN Suska Riau ini adalah :

 

masjid uin suska
Masjid UIN Suska yang belum jadi


Pertama, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Fakultas ini sendiri memiliki terwujudnya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri  Sultan Syarif Kasim Riau sebagai lembaga yang unggul dalam pembelajaran berbasis integrasi ilmu, teknologi dan seni dengan Islam di Asia Tenggara pada tahun 2023.

COSRX Travel Size Review, Sebagus Apa?

COSRX travel size ini udah lumayan lama hadir di Indonesia dan parahnya, aku baru nyobain sejak Desember 2020 kayanya. Terlambat memang, walau begitu aku habis dua box COSRX favorit best seller set ini. udah lama kepengen coba, tapi nahan-nahan karna ya biasalah masalah dana haha.

Awalnya juga mikir, kenapa sih beli yang COSRX travel size, kenapa nggak aku beli langsung yang full size aja nyicil-nyicil mulai dari facial washnya atau snail mucin essensenya. Tapi mikir lagi, kalau nunggu uang kekumpul buat beli yang full size mah kagak bakal kebeli-kebeli, akhirnya beli deh yang COSRX travel size ini.

Diantara keempat rangkainnya, aku paling paling paling kepengen beli dan penasaran itu yang advanced snail 96 mucin power essense COSRX travel size. Gila sih dari review-review yang pernah aku baca, entah itu dari website atau fanbase di twitter, reviewnya bagus-bagus.

COSRX Travel Size Review
COSRX Travel Size Review

Nah kali ini, aku pengen sharing review rangkain COSRX Travel Size. Langsung saja ya. Koreksi jika ada yang salah. Check this out :

 

Tentang Mimpi #19

 

19

            Nasya mematut dirinya didepan cermin. Sesaat gadis itu tertegun saat dilihatnya pantulan dirinya dicermin. Manis dan anggun. Jilbab biru muda pemberian Davi menjuntai indah, begitu juga dengan dress panjangnya.

            Hari ini memang Nasya ingin melihat keaadan Davi, tentu saja dengan hadiah pakain pemberian Davi. Nasya berharap semoga dengan ia memakai pakain hadiah dari Davi, lelaki itu jadi semakin semangat untuk sembuh.

            Nasya merapikan jilbab birunya, lalu kemudian melangkah keluar kamar. “Waw, kak Sya cantik banget!” Teriak polos Al yang memandanginya dengan mobilan ditangan. Nasya tersenyum, lalu menghampiri Al.

            “Cantik ya? Makasih sayang!” Nasya membelai lembut rambut bocah kecil itu.

            “Subhanallah. Cantik Sya, anggun lagi.” Andi yang baru keluar dari kamarnya menatap anak gadisnya itu dengan takjub. “Kamu lebih bagus dan anggun kaya gini.” Ujar Andi lagi.

Tentang Mimpi #18

 

18

“Manusia hanya bisa berencana dan hanya Allah yang menentukan.”

            Kafta menoleh pada Atar yang duduk disampingnya. Lelaki itu tampak gagah dengan stelan putih khas baju pengantin. Hari ini adalah hari bahagia untuk Kafta, dimana ia telah resmi menjadi istri dari seorang Atar Saputra. Gadis itu sangat bersyukur karna memiliki keluarga yang mau mendukung semua keputusannya, begitu juga dengan keluarga Atar.

            Tak perlu perundingan lama untuk menentukan segala tetek-bengek pernikahan karna baik keluarga Atar ataupun keluarga Kafta mau bekerja sama dengan baik. Dan tepat ditanggal 19 Juni ini acara pernikahan mereka digelar di Indonesia, di hotel Jiraya.

            “Lo cantik hari ini.” Atar menggenggam lembut tangan kanan Kafta, diikuti senyuman tulus lelaki itu. Kafta membalas senyum Atar. “Lo juga ganteng banget hari ini.”

            Disaat teman-teman seusia mereka tengah sibuk bermain bahkan gonta-ganti pacar atau aborsi, mereka menetapkan pilihan untuk berkomitmen. Kafta menghela nafas pelan sembari matanya menatap satu persatu tamu yang tengah menikmati santap malamnya.

 

            Awal kehamilan ini, gue ngira hidup gue bakal berakhir. Semua mimpi gue hancur disebabkan oleh kenikmatan sesaat. Masa depan gue terasa suram! Tapi mungkin gue termasuk orang yang beruntung. Allah masih sayang sama gue. Gue masih punya keluarga yang mau nerima gue apa adanya. Gue punya lelaki yang mau bertanggung jawab atas tindakannya.

            Kalau nggak? Mungkin hidup gue bakal benar-benar the end! Gue berharap semoga Cuma gue yang ngerasain hamil diluar nikah gini, mudah-mudahan nggak ada gadis-gadis lainnya. Mending kejar semua impian dulu, baru mikirin nikah!

 

            “Hey ngelamun apa?” Atar menyenggol bahu Kafta, membuat gadis itu menghilangkan setiap kata-kata dibenaknya. “Eh nggak. Cuma ngerasa beruntung aja dapetin lo yang mau tanggung jawab. Kasihan cewek-cewek lain yang MBA, tapi cowoknya kabur gitu aja.”

            “Sekali lagi gue minta maaf karna udah menghancurkan setiap mimpi lo!”

            “Nggak ada yang perlu disesali. Mungkin ini udah takdir kita. Kita bisa perbaiki diri kan? Kita bisa ulang dari awal kan? Kita rajut mimpi kembali.” Kafta tersenyum bijak. Entah kenapa ia merasa sangat bijak mengatakan kata-kata barusan.

            Atar tersenyum. “Lo dewasa sekarang ya? Tentu kita akan rajut mimpi indah berdua!”

            “Kok berdua? Bertiga dong, sama yang ini!” Kafta mengelus perutnya yang mulai membuncit. Atar tersadar, lalu kemudian tersenyum dan mengangguk pasti. Ada tekad kuat dipancaran mata Atar. Tekad untuk membahagiakan orang yang amat disayang dan dicintainya. Tentu saja juga untuk memperbaiki semuanya.

 

Bully dan Kepercayaan Diri


Aku adalah gadis yang tumbuh sebagai korban bully. Sejak duduk dibangku taman kanak-kanak malah aku merasakannya dan baru kini aku sadari. Tapi dari semua momen hidupku, bully yang sangat-sangat berdampak bagi aku adalah disaat duduk dibangku SMP.

Sebenarnya, aku bukan type orang yang suka mengumbar hal-hal seperti ini. Aku lebih senang menyimpannya rapat. Seolah mengubur semua kejadian itu dalam-dalam. Dulu aku berpikir, jika hidup punya tombol delete, aku ingin sekali mendelete masa-masa itu beserta orang-orang yang terlibat didalamnya.

Tapi ini hidup. Hidup nggak pernah punya tombol delete sayangnya haha. Semakin bertambahnya umur, aku sudah mulai bisa berdamai dengan masa lalu. Tak lagi merasakan sakit yang amat seperti halnya dulu-dulu saat mengingatnya.

Bully yang aku terima saat TK, aku punya temen sebangku. Ia selalu menawarkanku untuk menulis catatanku dari apa yang guru sampaikan dipapan tulis. Bodohnya, aku tak pernah berani menolak. Guru tersebut nanya ke temen aku ini, kok nulisin dua buku.