Jenis-jenis Coklat untuk Membuat Cemilan Lezat


Halooo, Assalamua’laikum. Gimana nih kabarnya dan sudah ngelakuin apa? Teman-teman yang udah lama baca blog aku, pasti tau dong kalau aku lagi suka-sukanya masak. Mau itu masak kue, roti, dan juga lauk pauk.

Rasanya seru aja pas berkecimpung di dapur. Trus juga di tahun 2019 lalu, aku mengikuti Pelatihan Tata Boga di UPTLK Wilayah I Provinsi Riau. Di youtube ku pun banyak resep masakan yang aku udah aku buat.


Emang sih bersantai bersama keluarga di hari libur tidak lengkap tanpa kudapan, iya kan? Biasanya kalau adik-adik aku pulnga dari pondok, aku pasti bikinin cemilan-cemilan yang mereka suka. Senang aja gitu ngelihat mereka ngabisin makanan yang aku masak.

Salah satu menu makanan yang disukai adik-adik aku adalah yang berbahan dasar coklat seperti brownies, dan lain sebagainya. Donat dengan glaze coklat. Roti-rotian yang isinya filling coklat.

Pokoknya semua yang berbahan dasar ada coklatnya.  Coklat memang  dapat dibuat untuk berbagai macam kue yang manis dan enak. Namun, kita perlu mengetahui juga nih apa saja jenis-jenis coklat. Tujuannya apa? Ya supaya tidak salah pilih dalam pembuatan kuenya.

Apalagi bagi teman-teman  yang hendak memulai usaha membuat kue yang berbahan dasar coklat. Teman-teman wajib tahu apa saja jenis dari coklat agar hasil dari pembuatan cake atau kue dapat maksimal. Budget juga menjadi hal yang sangat penting teman-teman persiapkan.

Puisi Muthi Haura


Haloo, Assalamua’laikum . Aku lagi staycation nih di hotel. Untuk cerita selengkapnya, next post ya. Kali ini aku bakal share puisi-puisi yang aku tulis dan aku jadikan video di channel youtube aku. Oke langsung saja ya, check this out:

BERPROSES
Aku pernah jatuh.  Pernah gagal.  Pernah merasakan berada dititik terendah dalam hidup.  Pernah merasa hidup sungguh tidak adil.  Berkali-kali aku ingin menyerah.  Berkali-kali lipat Allah menunjukkan jalannya. 

proses
source: jengandrea

1000 kali aku berteriak ingin berhenti.  1001 kali pula Allah membukakan pintu untuk aku terus berjalan.  Hingga kemudian aku tersadar bahwa hidup memang seperti ini. Ada susah ada senang. Ada bahagia ada sedih.

Kalau satu jalan tertutup,  maka jalan lain terbuka lebar.  Tugasku hanya terus berproses menjadi lebih baik.  Berproses dan terus berproses hingga takdir membawaku pada apa yang aku inginkan.  Pada apa yang kau tuju.

Tentang Cinta #10


Haloo Assalamua’laikum. Gimana kabarnya nih? Hari ini aku sok-sok hetic, padahal nggak ada kerjaan yang terlalu menyita waktu. Hanya saja, hari ini kuhabiskan waktu di sekre Gagasan. Tadi juga di sekre dapat sebuah cerita dan aku nggak terlalu kaget sih dengan sosok ini.

Cuma memang kurang suka aja kalau ada orang yang nggak bisa menghargai pemberian orang lain sekecil apapun pemberian itu. Apalagi jika pemberian itu dibuat dengan susah payah. Intinya sih, jika ingin dihargai ya hargai juga orang lain.

Oke deh skip. Kali ini aku pengen share kelanjutan cerbung yang aku post. Btw, ini sebenarnya naskah novel lama yang pernah aku ajukan ke penerbit. Alhamdulillahnya nggak ACC. Jadi ketimbang mendem doang di laptop, lebih baik aku share di blog ini kan. Check this out:

Baca Juga: TENTANG CINTA #9
Baca Juga: TENTANG CINTA #8

10
            Kevin memandangi langit malam. Membiarkan tubuhnya digoda lembut oleh sang angin malam. Cowok itu merenggangkan badannya. “Pa?” ucap Kevin lirih saat melihat Angga masuk kerumah tanpa menyapanya sama sekali.

            Angga berhenti. Tangannya menenteng tas kerjanya sedangkan jaketnya ia lampirkan disebelah kanan. Alis mata Angga bertaut, seakan menunggu kalimat Kevin selanjutnya.

            “Bolehkah kita mengharapkan cinta itu terbalas?” tanya Kevin sembari menyeruput susu coklatnya. Angga mengernyit pelan. Sama sekali tak mengerti arah pembicaraan Kevin. 

tentang cinta tak berbalas
source: wikihow

            “Tentu saja boleh.” Kevin manggut-manggut mendengar jawaban singat dari Angga. “Kalau kita mencintai seseorang yang tidak berhak kita cintai?” Angga semakin bingung mendengarnya. Lelaki setengah baya itu menarik nafas tak mengerti.

            “Saya capek, mau istirahat dulu.” jawab Angga sembari berlalu meninggalkan Kevin. Kevin menghela nafas. Bahkan soal seperti ini pun Papanya tidak peduli sama sekali.

            “Lengkap ya saat semua orang nggak pernah nganggap gue ada!” Kevin menggerutu pelan sembari memasuki rumahnya dan berjalan menuju kamarnya dengan perasaan dongkol.
*@muthiiihauraa*
Karla tengah asik berkutat dengan bertumpuk-tumpuk buku referensi untuk makalahnya. Rambut ikalnya, ia ikat membentuk ekor kuda. Gadis bermata coklat itu menghela nafas pelan. sesekali direnggangkannya tangannya sembari mencoba menepis rasa bosan yang kerap kali menghantuinya.

            “Astaga! Masih banyak.” Gadis itu menggerutu pelan. Mata indahnya masih tertuju kearah laptop. “Makalah lagi ya?” Sebuah suara menghentikan pekerjaan Karla. Gadis itu menoleh kearah sumber suara seraya tersenyum kecil.

Tentang Cinta #9


Halooo Assalamua’laikum. Gimana kabarnya nih? Kemaren aku nggak ngepost karna ngerasa sok sibuk. Hari ini juga lumayan sibuk, soalnya ikut jualan bareng adik-adik di Gagasan. Beberapa teman Gagasan juga ada yang wisuda, salah satunya mbk Lin.

Aku jualan donat. Start bikin donatnya sejak malamnya, trus di frozenin, paginya baru goreng. Senang sih, walau sempat ada konflik. Oh ya, kali ini aku mau share, kelanjutan cerbung yang dulu-dulu udah pernah aku post.

Ini part 9 nya. Oke langsung saja, check this out:

Baca Juga: TENTANG CINTA #8
Baca Juga: TENTANG CINTA #7

9
            Karla tengah asik memotong-motong kentang dirumah Rica. Kali ini, Rica mengajak Karla untuk membantunya membuat sup untuk anaknya yang katanya sangat menyukai sup. “Baru kali ini Tante ngelihat ada cewek seusia kamu yang bisa memasak.”

Ngomongin Tentang Julid


Sekitar semingguan lebih ini, aku wara wiri di sosial media. Nggak! Sama sekali bukan untuk kerjaan, tapi hanya sekedar menghabiskan waktu untuk sesuatu yang menurut aku bukan prioritas. Jadi di awal Januari, aku memutuskan untuk membeli paket unlimited perharinya.

Nggak unlimited juga sih, Cuma pasti lebih deh. Biasanya aku pakai paket yang 1 gb-an perhari dan aku ngerasa itu nggak cukup buat kerjaan-kerjaan aku. Kerjaan aku memang banyaknya di sosial media dan 1 GB itu memang harus benar-benar aku hematin banget. Tapi benar-benar nggak nutup buat aku yang ngupload youtube dan blog.

Akhirnya awal tahun, aku ganti dengan yang lebih banyak ketimbang 1 GB. Niatnya ya tentu saja agar bisa lebih produktif di youtube dan blognya. Juga bisa produktif di beberapa akun yang aku kelola. Trus jadi bisa lebih ngembangin diri dengan nontonin dan baca hal-hal yang bikin skill aku nambah lewat sosial media. Iya, itu niatnya. Nyatanya, nggak kaya gitu huhu.

Sinopsis Film: Kepincut Supir Ganteng


Haloo Assalamua’laikum. Gimana kabarnya nih? Kalau aku Alhamdulillah baik. Aku lagi sibuk-sibuknya nih ngamatin sosial media, lebih tepatnya stalkerin hal-hal atau kejadian yang lagi viral. Berharap dapat ide tulisan dari hasil stalkerin ini.

Gini nih salah satu cara aku kalau lagi ngalamin kebuntuan nulis atau yang sering dikenal write's block. Salah satu tulisan dari hasil ngestalkerin ini adalah 3 Pelajaran dari Kasus Lucinta Luna vs Keanu.


Kalian pada ngikutin kasusnya nggak? Aku ngikutin sampai sekarang. Aku nggak tim siapa-siapa sih, Cuma kurang suka aja pas LL udah ngebody shamming. Menurut aku sih, cantik itu nggak harus putih. Oke deh skip bahas perkara itu.

Kali ini aku pengen sharing salah satu sinopsis yang juga Alhamdulillahnya nggak ACC melalui komunitas yang aku ikuti untuk dijadikan FTV SCTV. Kenapa Alhamdulillah, Mut? Ya berarti itu tandanya, aku harus disuruh belajar lagi. Langsung aja ya. Let’s check this out:

Ucapan Trimakasih


Akhir-akhir ini, kuakui aku tengah galau tak karuan. Aku ngerasa sedang nggak baik-baik aja. Aku nggak tau apa penyebabnya. Yang pasti aku ngerasa, aku nggak bisa jadi apa-apa. Aku terlalu pengecut untuk banyak hal.

Aku sudah menuliskan juga di postingan hello Muthi. Iya segalau itu memang. Apa karna aku berada di sindrom menjelang usia 25-an kali ya? Entahlah. Kemaren kutekadkan pada diri bahwa kemaren hari aku boleh leyeh-leyeh sesukaku. Parahnya, tadi pagi aku juga leyeh-leyeh.

Sembari leyeh-leyeh, aku membuka facebook. Jujur saja, aku nggak terlalu open dengan aplikasi satu ini. Aku punya tapi jarang dimainkan. Berbekal iseng juga, aku mendownload messenger. Iya telat memang, tapi tak apalah ya ketimbang nggak sama sekali.