Operasi Usus Buntu


Hidup itu penuh misteri. Terkadang apa yang kita rencanakan, Allah ubah rencana itu dengan sangat mudahnya. Kita bilang A, kalau Allah nggak ngizinin, ya nggak bakal terjadi. Memang dalam hidup, manusia bebas berencana, manusia bebas membuat planning A B C dan D, tapi tetap saja, Allah yang nentuin akan seperti apanya.

Tugas kita sebagai manusia hanya bisa melakukan yang terbaik semampu kita. Tepat malam Jum’at 9 Agustus lalu, adik aku si Intan kambuh lagi penyakitnya. Diantara kami berenam, memang Intan yang bisa dibilang sejak kecil ‘berpenyakit’. Dia asma. Makanya sejak kecil, dia juga cenderung di manja.

Bahkan untuk kerjaan rumahpun, nggak banyak yang bisa dia lakuin. Pokoknya kalau nggak dituruti apa yang dia mau, dia bisa nangis. Kalau nangisnya udah kelewatan, asmanya kumat. Makanya sebisa mungkin dirumah itu, jangan sampai bikin dia nangis. Diapun jadi jarang dimarahi oleh mendiang kedua orang tuaku.

Tips Survive Untuk Maba Ilmu Komunikasi


Selesaikan apa yang telah dimulai, karna berhenti atau mundur berarti hancur. Itu yang selalu aku tanamkan dalam diri, termasuk saat harus menyelesaikan kuliah S1-ku di Jurusan Ilmu Komunikasi. Sebelumnya perkenalkan, namaku Muthi Haura.

Aku seorang introvert dan seorang yang sangat-sangat-sangat pemalu. Itu aku dulu. Saking pemalunya, aku nggak berani nyatakan pendapatku. Nyatakan apa yang aku rasa. Nyatakan semua yang ingin aku sampaikan. Iya segitunya. Tapi itu dulu, karna pada nyatanya, kalau kalian tanya sama teman-temanku yang sekarang atau teman sekelasku atau teman satu organisasi, nggak akan ada yang percaya kalau aku introvert.

Nggak akan yang percaya kalau aku pemalu. Aku yang sekarang itu cerewet, bahkan untuk sesuatu hal yang nggak pentingpun aku cerewetin. Iya segitunya. Di Jurusan Ilmu Komunikasi juga, aku belajar banyak hal. Sangat teramat banyak. Dan Alhamdulillah, April lalu, aku diwisuda dengan IPK 3,62.


Beda 0,01 dengan pemuncak Jurusan Ilmu Komunikasi. Saat kuliah juga, aku pernah dipercaya sebagai Redaktur di LPM Gagasan  dan dua periode menjabat sebagai Pimpinan Redaksi. Saat KKN juga, aku dipercaya sebagai sekretaris. 

Review Toner Cuka Apel


Hai Assalamua’laikum. Gimana kabarnya dan sedang ngelakuin apa? Akhir-akhir ini perasaan aku nggak tentu arah. Mungkin kalian udah baca dipostingan ini kalau aku itu berada diposisi galau sedih bimbang dan perasaan lainnya. Aku merasa sendiri. Merasa semua orang ninggalin aku.

Akh, emang parah banget baper aku. Nyatanya aku memang harus sadar kalau diumur segini adalah umur yang lebih berfokus terhadap diri sendiri. Terhadap apa yang ingin dituju. Terhadap impian sendiri. Ya, semakin bertambah umur kita, tanggung jawab akan semakin besar, ‘sahabat’ atau ‘teman’ hanya tinggal sekedar nama. 

Berayun di Pinggir Tebing Menggunakan Ayunan Langit Watu Jaran


Kalau membicarakan ayunan, ini sebenarnya hal yang biasa saja. Karena rata-rata orang pasti pernah bermain ayunan. Duduk di atas kursi kemudian terayun-ayunan, cukup menyenangkan bukan? Namun, apa jadinya bila ternyata ayunan yang kamu naik ada di pingir tebing, jaraknya pun jauh dari tanah. Ini bisa sangat menegangkan! Nah, bagi kamu yang ingin mencoba ayunan tersebut, kamu bisa mencobanya di Ayunan Langit Watu jaran yang ada di Jogja.

Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan ayunan yang ada di Maribaya, yang memang sedang hits. Ayunan ini dibuat tepat di pinggir jurang dan akan menawarkan sensai yang berbeda bila dibandingkan saat naik ayunan yang biasa saja. Kamu akan duduk di atas kursi ayunan kemudian diayunkan di atas jurang.

ayunan langit watu jaran
source: google

Kata Bijak For Me


Hidup itu seperti roda. Kadang di atas, tak jarang pula di bawah. Hidup berjalan sesuai porsinya. Tak mendengar kata tunggu. Tak ada siaran tunda. Semua orang bergerak diporosnya masing-masing. Sekuat apapun untuk menyamai hidup orang lain, sedikitpun tak akan pernah bisa. Kamu dengan jalan hidupmu, aku dengan jalan hidupku.

Diusia 23 tahun ini, aku ngerasai banyak hal. Galau, sedih, bimbang, gamang, dan semua perasaan negative lainnya menghampiri. Galau ngelihat teman udah wisuda atau udah nikah. Galau ngelihat teman udah punya kerjaan tetap. Galau ngelihat teman udah kesana kemari. Galau ngelihat teman yang memiliki banyak prestasi.

galau
Galau. source: google

Sedih ngelihat teman satu persatu tak ada lagi waktu untuk saling berkumpul. Sedih karna sahabat udah punya hidupnya sendiri. Bimbang dengan arah tujuan hidup. Gamang dengan kemungkinan-kemungkinan masa depan yang entah akan dibawa kemana. Gamang dengan ketidakpastian pasangan.

Toyota Venturer, Mengulas Desain dan Fitur


Mobil kerap menjadi pilihan kendaraan pribadi yang dipilih karena dapat memuat lebih banyak orang dan dapat menghindarkan penumpang serta pengendara dari hujan maupun terik matahari. Nah, jika Anda memiliki anggota keluarga antara 4 sampai 6 orang atau anak-anak Anda sudah beranjak dewasa dan mulai berangkat sekolah, Anda tentunya membutuhkan mobil yang cukup besar untuk menampung semuanya dan dapat bepergian sekeluarga. Salah satu pilihan mobil nyaman yang dapat Anda jadikan Andalan adalah Toyota vortuner. Ada lebih dari sekadar kabin yang lega yang membuat Toyota Venturer menjadi pilihan yang sangat tepat, apa saja itu? Berikut ulasannya untuk Anda.



1.   Desain
Bagi Anda yang belum tahu, Toyota Venturer memiliki desain yang sangat gagah dan sporty. Hal ini membuat mobil keluarga Anda tidak hanya dapat muat banyak dan memiliki kabin yang lega saja, tetapi lebih dari itu, Anda juga dapat berkendara dengan gaya karena desain eksterior mobil yang menawan. Tidak hanya desain eksterior, desain bagian dalam mobil juga memiliki kesan mewah dengan kursi yang masing-masing memiliki headrest yang dapat diatur sesuai dengan kenyamanan Anda. Selain itu, tersedia juga arm rest yang dapat digunakan, dan bisa juga dilipat jika sedang tidak dibutuhkan. Pada baris kedua, tersedia juga meja lipat kecil yang dapat digunakan penumpang untuk meletakkan makanan atau meletakkan laptop selama perjalanan sehingga Anda dapat makan dan bekerja dengan lebih nyaman saat dalam perjalanan.

Taman Agro Wisata Seipinang


Hidup itu bukan hanya sekedar tentang perjuangan, tapi juga tentang perjalanan. Bumi ini luas. Memiliki banyak tempat dan berbagai macam sifat orang. Keluarlah dari zona nyamanmu. Kunjungi banyak tempat dan belajarlah dari perjalanan tersebut.

Kata-kata di atas aku tujukan buat pengingat untuk diriku pribadi. Untuk aku yang sampai detik ini masih terlalu menikmati dizona nyaman. Untuk aku yang masih belum bisa memutuskan untuk keluar dari zona nyaman. Ya, aku masih terlampau pengecut untuk melakukan banyak perjalanan, terutama perjalanan sendiri atau biasa dikenal dengan solo travelling.

Salah satu plan aku tahun ini adalah, aku ingin keliling Pekanbaru sendiri. Iya, sesederhana itu. Tapi sampai detik inipun aku belum memulai. Bukan apa-apa, hal yang kalian pikir sederhana, nyatanya tak sesederhana itu bagi aku. 23 tahun hidup di Pekanbaru, tapi untuk mengingat jalanan Kota Pekanbarupun aku kalah.